Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP RENCANA TATA RUANG WILAYAH DI KECAMATAN KATINGAN HILIR KABUPATEN KATINGAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH JULIO RICUNATAMA; TARI BUDAYANTI USOP; THERESIA SUSI; INDRAWAN PERMANA; HERWIN SUTRISNO; PETRISLY PERKASA
Device Vol. 16 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/device.v16i1.11189

Abstract

Perubahan penggunaan lahan merupakan indikator penting dalam mengevaluasi dinamikapemanfaatan ruang dan tekanan aktivitas manusia terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis perubahan penggunaan lahan serta kesesuaiannya terhadap rencana tata ruang wilayah diKecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatifberbasis penginderaan jauh dan sistem informasi geografis dengan memanfaatkan citra Landsat 8 tahun 2015dan 2025 melalui teknik klasifikasi terbimbing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunanpenggunaan hutan sebesar 6,40% dan tubuh air sebesar 0,49%, sementara lahan terbuka, permukiman, danpertambangan mengalami peningkatan masing-masing sebesar 3,07%, 0,38%, dan 3,44%. Tingkat akurasiklasifikasi mencapai 86% dengan indeks kappa sebesar 0,79, yang menunjukkan tingkat keandalan hasil yangbaik. Analisis kesesuaian dengan pola ruang mengungkap adanya penyimpangan pemanfaatan ruang, terutamaaktivitas pertambangan pada kawasan lindung, permukiman, dan pertanian yang mengindikasikan praktikpertambangan ilegal. Penelitian ini menegaskan bahwa perubahan penggunaan lahan di wilayah studimencerminkan tekanan pembangunan yang belum sepenuhnya selaras dengan rencana tata ruang, sehinggadiperlukan pengendalian pemanfaatan ruang yang lebih efektif untuk mendukung pembangunan berkelanjutan
Socio-Economic Factors as Determinants of the Formation of Urban Slum Settlements: A Thematic Literature Review and its Implications for Settlement Planning in Central Kalimantan Yeny Haryono; Tari Budayanti Usop; Theresia Susi
AMK : Abdi Masyarakat UIKA Vol. 5 No. 3 (2026): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/amk.v5i3.3461

Abstract

Slums are a complex urban problem and cannot be separated from the underlying socio-economic problems. In Indonesia, the rate of urbanization, which is projected to reach 60 percent by 2025, has not been fully matched by the availability of decent housing for low-income communities, so that slum areas continue to grow in various cities, including Palangka Raya City, Central Kalimantan, which has a total slum area of 231.25 hectares. This study aims to identify and synthesize the socio-economic factors that are the main determinants of the formation of urban slums in Indonesia, as well as formulate their implications for settlement planning strategies in Palangka Raya City and Central Kalimantan. The method used is a thematic literature review (narrative/thematic review) of literature sources selected based on inclusion and exclusion criteria from the Google Scholar, Garuda, and SINTA databases, covering the period 2015 to 2025. The results of the study identified five themes of socio-economic determinant factors, namely: (1) poverty and low income levels, (2) uncontrolled urbanization and migration flows, (3) low levels of education and limited access to formal employment, (4) uncertainty of land ownership status, and (5) inequality in access to basic services and infrastructure. These five factors work interrelatedly in a cyclical and self-reinforcing causality pattern. These findings imply the need for an approach to handling slum settlements in Palangka Raya City that integrates economic empowerment, land legalization, urbanization management, and collaborative financing in a comprehensive planning framework, going beyond a purely physical improvement approach.
PEMETAAN SPASIAL PARTISIPATIF UNTUK PENGEMBANGAN HUTAN DESA GOHONG BERBASIS MASYARAKAT Petrisly Perkasa; Theresia Susi; Herwin Sutrisno; Singgih Hartanto; Jesica Jesica; Agung Prasetyo; Yacobus Gregory Pangalisan; Riska Ovany
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2026): Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i5.63924

Abstract

Pengelolaan Hutan Desa Gohong memerlukan informasi spasial yang memadai untuk mendukung perlindungan kawasan, pemanfaatan ruang, serta pengembangan potensi ekonomi masyarakat. Keterbatasan informasi mengenai kondisi vegetasi, badan air, kelembapan, dan tingkat stres vegetasi dapat menghambat penyusunan strategi pengelolaan kawasan yang berbasis kondisi biofisik aktual. Kegiatan ini bertujuan menghasilkan informasi dan peta tematik sebagai dasar pengelolaan serta pengembangan Hutan Desa Gohong berbasis masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dan identifikasi kebutuhan bersama LPHD Gohong, pemerintah desa, dan masyarakat; pengumpulan data spasial dan citra satelit; pengolahan citra; serta analisis Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), Normalized Difference Water Index (NDWI), Normalized Difference Moisture Index (NDMI), dan Moisture Stress Index (MSI) yang dilanjutkan dengan penyusunan peta tematik dan validasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya variasi kondisi kerapatan vegetasi, keberadaan badan air, kelembapan vegetasi, dan tingkat stres kelembapan yang dapat diidentifikasi secara spasial. Informasi tersebut menghasilkan basis data dan peta tematik yang mendukung penentuan prioritas pengelolaan kawasan. Hasil kegiatan berimplikasi pada penguatan perencanaan perlindungan, pemanfaatan ruang, pengembangan wisata alam dan edukasi, serta peluang kewirausahaan masyarakat berbasis potensi lokal.