Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Waterfall Model Inventory Information System at Alvinda Store Karawang Herlina Ferliyanti; Maman Abdurahman; Tri Haryati; Al Ghazali; Ayu Azizah
INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 10 No 1 (2023): INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikanbahasa.v10i1.4480

Abstract

Stock name is a process for calculating incoming and outgoing goods by inventory bookkeeping records. Manual calculations will take a very long time, and the risk of error is very high, so the presentation of the inventory report is hampered because it does not match the predetermined time. The stock opname information system with the Waterfall method can make it easier to accurately calculate the amount of stock inventory and can minimize the counting time to be faster. So that inventory reports can be generated quickly, accurately and on time.
COMPARATIVE ANALYSIS OF K-MEANS, X-MEANS AND K-MEDOIDS IN CLASSIFYING MARRIAGE CHOICED ADMIST QUARTER-LIFE CRISIS Ariza, Disya Nurul; Ningsih, Rahayu; Muryani, Sri; Ferliyanti, Herlina; Wahidin, Ahmad Jurnaidi
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 11, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v11i1.3554

Abstract

Abstract: Bekasi Regency, being one of the key cities in Indonesia, offers a suitable setting to study the intricacies of marriage decision-making during a quarter-life crisis. This study focuses on the application of clustering algorithms to categorize individuals based on their marriage choices. Data was collected from a questionnaire completed by 110 respondents from Bekasi Regency, specifically individuals aged 18 to 30 who are single, including 80 women and 30 men. Data analysis was conducted using the RapidMiner software to evaluate the effectiveness of three clustering algorithms K-Means, X-Means, and K-Medoids in categorizing marriage decision patterns among young people experiencing a Quarter Life Crisis in Bekasi Regency. Results indicate that each algorithm has its own strengths and limitations in handling Quarter Life Crisis data.The results of the analysis show that the K-medoids algorithm provides the best clustering results with the lowest DBI value of 0.195, followed by the X-Means algorithm with a value of 0.199 and K-Means with a value of 0.207. These results can help understand the pattern of marriage decisions in the Quarter Life Crisis phase and help provide insights for policymakers in Bekasi Regency to make more effective intervention programs.            Keywords: K-Means; K-Medoids; X-Means  Abstrak: Sebagai salah satu kota besar di Indonesia, Kabupaten Bekasi memberikan konteks yang tepat untuk mempelajari kompleksitas pengambilan keputusan pernikahan di tengah krisis seperempat usia. Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan algoritma clustering untuk mengelompokkan individu berdasarkan pilihan pernikahan mereka. Data diambil dari kuesioner yang diisi oleh 110 responden di Kabupaten Bekasi, yang terdiri dari individu lajang berusia 18 hingga 30 tahun, yaitu 80 perempuan dan 30 laki-laki. Analisis data dilakukan dengan perangkat lunak RapidMiner untuk mengevaluasi efektivitas tiga algoritma pengelompokan—K-Means, X-Means, dan K-Medoids—dalam mengelompokkan pola keputusan pernikahan di kalangan pemuda yang menghadapi Quarter Life Crisis di Kabupaten Bekasi. Hasilnya menunjukkan bahwa setiap algoritma memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing dalam memproses data Quarter Life Crisis. Hasil analisis menunjukkan bahwa algoritma K-medoids memberikan hasil clustering terbaik dengan nilai DBI terendah yaitu 0.195, diikuti oleh algoritma X-Means dengan nilai 0.199 dan K-Means dengan nilai 0.207. Hasil ini dapat membantu memahami pola keputusan menikah pada fase Quarter Life Crisis dan membantu memberikan wawasan bagi pembuat kebijakan di Kabupaten Bekasi membuat program intervensi yang lebih efektif.  Kata kunci: K-Means; K-Medoids; X-Means 
PERANCANGAN SISTEM PENJUALAN SPAREPART BERBASIS DESKTOP Herlina Ferliyanti; Susanti Susanti
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 6 No. 4 (2021): November
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58487/akrabjuara.v6i4.1626

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dapat memudahkan pengelolaan data keuangan perusahaan sehinggga menghasilkan suatu informasi yang akurat, efektif dengan biaya yang lebih efisien. Sistem informasi penjualan diharapkan dapat membantu bagian penjualan dalam menghasilkan laporan penjualan yang dibutuhkan oleh perusahaan secara efektif dan efisien. Sistem penjualan sparepart berbasis desktop diadakan untuk menunjang kegiatan pencatatan penjualan, penyimpanan arsip-arsip, pencatatan stock dan pengolahan data-data penjualan secara terkomputerisasi agar dapat dihasilkan laporan penjualan yang akurat dan tepat waktu
PERANCANGAN SISTEM PERSEDIAAN BARANG JADI PADA PT.ULTRA PRIMA PLAST JAKARTA Rusanti, Karlina; Ferliyanti, Herlina
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2019)
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of the inventory of which is to meet consumer demand with rapid, to support the activities of the companies concerned. In addition to the inventory information is important to provide information about the financial position of the fair as a going concern. Inventories of goods are also very susceptible to damage, rising prices, damage and theft. To that end, the management company must perform a system for recording the inventory appropriately in accordance with the procedures specified. Because of errors in recording inventory will affect the company's income. Records with a computerized card stock will facilitate the checking of inventory directly without having to physically check into the warehouse.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENGGAJIAN DI GANESHA OPERATION CABANG KARAWANG Hakim, Lukman; Lesmana, Wawan; Ferliyanti, Herlina
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 4 No. 5 (2019)
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Payroll system is the company's operational activities in managing employees. Data processing relating to payroll is very complex because it relates to income tax whose rules often change and other allowances so that the payroll system requires continuous modification. With the making of a payroll system application can facilitate the company in calculating salaries consisting of basic salary, overtime pay, absenteeism and allowances. Information systems can launch a company's economic growth by processing data quickly and precisely can produce accurate reports that are needed by the company in decision making.
DESIGN OF THE E-ATTENDANCE APPLICATION INFORMATION SYSTEM AT PT. KUSUMA KENCANA JAYA BEKASI Herlina Ferliyanti; Rio Fanni
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Attendance is a record of a person's presence in an organizational, school or work environment. Attendance can be done manually or systematically. Manual recording has many disadvantages such as inaccurate recording, risk of loss and fraud, while systematic recording has many advantages, namely accurate recording, minimal risk of loss and fraud. A system is needed to handle employee attendance such as the E-Attendance system as a tool for HRD in processing employee data so that the goals expected by the company can be achieved in terms of salary calculations based on employee attendance and overtime activities. E-attendance (electronic attendance) is a digital recording system using electronic devices and internet technology. E-attendance can replace manual attendance recording methods such as attendance books or attendance cards. At PT. Kusuma Kencana Jaya Bekasi in recording attendance still uses a manual method that is prone to data loss, so digital attendance recording is made using E-attendance which can facilitate the recapitulation and calculation as well as the retrieval of employee data required by the company.
PENGARUH MODAL KERJA TERHADAP ROI STUDI KASUS PERUSAHAAN RITEL DI BURSA EFEK INDONESIA Herlina Ferliyanti
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 9 No. 4 (2024): November
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen modal Kerja sangat penting dalam kelangsungan hidup perusahaan. Baik manajemen modal kerja mengakibatkan keuntungan bagi perusahaan. Dana yang tersedia untuk menggunakan operasi sehari-hari disebut modal kerja. Modal kerja digunakan untuk membeli bahan baku, membayar gaji, biaya transportasi, dan sebagainya. Metode analisis yang digunakan adalah regresi berganda (Multiple Linear Regression). Hasil menunjukkan adanya unsur seperti likuiditas, aktivitas, dan risiko yang secara bersamaan mempengaruhi Return on Investment. Menunjukkan variabel likuiditas parsial dan kegiatan yang paling berpengaruh yang dapat dijelaskan oleh nilai R2 yang disesuaikan dari 77% sedangkan sisanya 23% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dijelaskan oleh model penelitian ini. Hasil analisis regresi diperoleh dalam penelitian ini adalah Y = 37,757 + 0.020X1 + 7.753X2 - 0.122X3, yang berarti bahwa variabel likuiditas dan aktivitas memiliki pengaruh positif pada laba atas analisis investment.The berdasarkan uji hipotesis menunjukkan t tes diperoleh nilai tstat 1,43, yang berarti bahwa lebih kecil likuiditas dan aktivitas, yang lebih besar pada laba atas investasi diperoleh. Hasil uji T membuktikan bahwa hipotesis terbukti benar Ha2. Hasil uji F diperoleh Fhitung> Ftabel (22,165> 2,71), artinya ada pengaruh yang signifikan antara liquidty, aktivitas, dan risiko simultan Return on Investment. Hasil uji F (Ha1). Berdasarkan analisis, elemen yang paling dominan yang mempengaruhi modal kerja adalah variabel likuiditas dan aktivitas.
THE EFFECT OF PROFITABILITY, LIQUIDITY AND ASSET STRUCTURE TOWARD DEBT POLICY IN MANUFACTURING COMPANIES Rutlan, Irwan; Adawia, Popon Rabia; Endriastuty, Yenia; Ferliyanti, Herlina; Natong, Asriani
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 8 No 2 (2024): Edisi Mei - Agustus 2024
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v8i2.4144

Abstract

Setiap penelitian memiliki tujuannya masing-masing. Tujuan diadakan penelitian ialah penguji secara empiris pengaruh profiitabilitas,likuiditas,ddan structur asset terhadap kebijakan utang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitaif statistic. Adapun yang menjadi populasi dari penelitian adalah perusahaan go public sector industry khusus produksi consumerggoods yang telah tercatat didBursa Efek Indoensia kurun waktu tahun 2019-2023. Sample diambil berdasarkan kriteria dan diperoleh sebanyak 14perusahaan. Digunakannya data skunder untuk penelitianini berupa laporan tahunan perusahaan. Variabel independen yang digunakan meliputi profitabillitas diukur dengan returrn on aset, likuidiitas diukur dengan rasio lancer dan structur aset yang diukur dengan perbandingan asset tetap terhadap total asset sedangkann kebijakannhutang diukur dengan debt to equity. Analisa data dilakukan menggunakan analisa regresi linear berganda dengan tingkt significansi alpha 0.05. Adanya ujii hipotesis dan uji koefisein determiinasi dilakukan dnegan program IBM-SPSS. Hasil penelitian menyampaikan, secara parcial bahwa profitabilitas berpengaruh tapi tidak significan pada kebijakannhutang. Sementara struktur asset dan likuditas berpengaruh signifcan terhadap kebijakannhutang.SSecara bersama-sama,profiitabilitas,likuiditas dan strktur asset berpengaruhhsignifican terhadap kebijakannhutang.
COMPARATIVE ANALYSIS OF K-MEANS, X-MEANS AND K-MEDOIDS IN CLASSIFYING MARRIAGE CHOICED ADMIST QUARTER-LIFE CRISIS Ariza, Disya Nurul; Ningsih, Rahayu; Muryani, Sri; Ferliyanti, Herlina; Wahidin, Ahmad Jurnaidi
JURTEKSI (jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol. 11 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v11i1.3554

Abstract

Abstract: Bekasi Regency, being one of the key cities in Indonesia, offers a suitable setting to study the intricacies of marriage decision-making during a quarter-life crisis. This study focuses on the application of clustering algorithms to categorize individuals based on their marriage choices. Data was collected from a questionnaire completed by 110 respondents from Bekasi Regency, specifically individuals aged 18 to 30 who are single, including 80 women and 30 men. Data analysis was conducted using the RapidMiner software to evaluate the effectiveness of three clustering algorithms K-Means, X-Means, and K-Medoids in categorizing marriage decision patterns among young people experiencing a Quarter Life Crisis in Bekasi Regency. Results indicate that each algorithm has its own strengths and limitations in handling Quarter Life Crisis data.The results of the analysis show that the K-medoids algorithm provides the best clustering results with the lowest DBI value of 0.195, followed by the X-Means algorithm with a value of 0.199 and K-Means with a value of 0.207. These results can help understand the pattern of marriage decisions in the Quarter Life Crisis phase and help provide insights for policymakers in Bekasi Regency to make more effective intervention programs.            Keywords: K-Means; K-Medoids; X-Means  Abstrak: Sebagai salah satu kota besar di Indonesia, Kabupaten Bekasi memberikan konteks yang tepat untuk mempelajari kompleksitas pengambilan keputusan pernikahan di tengah krisis seperempat usia. Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan algoritma clustering untuk mengelompokkan individu berdasarkan pilihan pernikahan mereka. Data diambil dari kuesioner yang diisi oleh 110 responden di Kabupaten Bekasi, yang terdiri dari individu lajang berusia 18 hingga 30 tahun, yaitu 80 perempuan dan 30 laki-laki. Analisis data dilakukan dengan perangkat lunak RapidMiner untuk mengevaluasi efektivitas tiga algoritma pengelompokan—K-Means, X-Means, dan K-Medoids—dalam mengelompokkan pola keputusan pernikahan di kalangan pemuda yang menghadapi Quarter Life Crisis di Kabupaten Bekasi. Hasilnya menunjukkan bahwa setiap algoritma memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing dalam memproses data Quarter Life Crisis. Hasil analisis menunjukkan bahwa algoritma K-medoids memberikan hasil clustering terbaik dengan nilai DBI terendah yaitu 0.195, diikuti oleh algoritma X-Means dengan nilai 0.199 dan K-Means dengan nilai 0.207. Hasil ini dapat membantu memahami pola keputusan menikah pada fase Quarter Life Crisis dan membantu memberikan wawasan bagi pembuat kebijakan di Kabupaten Bekasi membuat program intervensi yang lebih efektif.  Kata kunci: K-Means; K-Medoids; X-Means 
Clustering Analysis Of Productive Age Unemployment Rates Using The K-Means Algorithm In Bekasi City Ningsih, Rahayu; Suharsono, Dhiya Firyal; Muryani, Sri; Rukiastiandari, Sinta; Ferliyanti, Herlina
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unemployment among the productive-age population remains a significant issue in urban areas, particularly in Bekasi City, which recorded an open unemployment rate of 7.82% in August 2024—much higher than the national average of 4.91%. This study aims to classify productive-age unemployment using a machine learning approach with the K-Means Clustering algorithm to provide a more comprehensive understanding of unemployment patterns. This research adopts a quantitative approach with the use of SPSS version 25 and RapidMiner software. SPSS is used for validity, reliability, multicollinearity tests, optimal cluster determination, and ANOVA. Primary data were collected through a questionnaire distributed to 100 respondents, with 75 valid responses meeting the criteria (productive age, unemployed, and actively seeking employment). The research variables include age, education level, unemployment duration, perception of job opportunities, self-perception, and factors causing unemployment. The K-Means analysis resulted in three main clusters: the pessimistic cluster (low motivation), the neutral cluster (moderate perception), and the optimistic cluster (high motivation). Evaluation using ANOVA showed that the variables significantly differentiate between the clusters. These findings emphasize that productive-age unemployment is heterogeneous and requires cluster-based specific policies.