Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERUBAHAN SOSIAL MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH (MBR) KONSUMEN PERUMAHAN BERSUBSIDI SEBAGAI SASARAN PROGRAM PENGADAAN PERUMAHAN DAN PENGEMBANGAN KAWASAN PERMUKIMAN DI KABUPATEN SORONG Joseph E. Lopulalan; Natasha V. Leuwol
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 4 No 4 (2019): November
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted with the underlying reasons behind the development carried out to address the population problem through the construction of low-cost housing for low-income people (MBR) and the construction of residential areas in Sorong Regency based on Law Number 01 of 2011 concerning Housing and Settlement Development that has been developed Starting with the Government of Sorong Regency, cooperating with entrepreneurs in the housing sector cannot yet be carried out with the help of improving the target community of the Sorong community in general. The method used in this study is a qualitative research method with MBR research subjects subsidized housing consumers in the area of ​​Sorong Regency which already has housing units. The results of the study found that the social changes occurring in the MBR need not be sufficient to support the sustainability of development programs in the field of public housing with the MBR as a target of improving people's welfare.
Analisis Indeks Desa Membangun Di Kampung Klayili Distrik Klayili Kabupaten Sorong Aram Palilu; Joseph E. Lopulalan; Ratna R. Pakpahan
Jurnal Jendela Ilmu Vol 2, No 1 (2021): Juni
Publisher : LPMI Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.135 KB) | DOI: 10.34124/ji.v2i1.81

Abstract

Model pembangunan pinggiran lebih menekankan pada keterkaitan pembangunan antara pusat dan pinggiran akan menciptakan daya sebar (spread effects), yakni efek sebar dari pusat ke pinggiran dan daya serap balik (back wash effects), yakni efek serap balik dari pinggiran ke pusat. Dengan demikian, upaya pemberdayaan masyarakat harus sesuai dengan kondisi dan situasi objektif di desa sehinga menuju desa mandiri. Pertanyaan risetnya adalah bagaimanakah klasifikasi status dari Kampung Klayili berdasarkan IDM. Sedangkan tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui klasifikasi status dari Kampung Klayili berdasarkan IDM. Teknik pengumpulan data, meliputi observasi, wawancara, dan dokumen. Untuk keperluan pengumpulan data dan pengolahan data, maka sampel ditentukan berdasarkan purposive sampling. Jenis penelitian yang dugunakan adalah kuantitatif. Alat analisis data yang dipakai, yaitu IDM. Hasil penelitian menunjukkan Indeks dari masing-masing ketiga variabel di Kampung Klayili adalah 0,485 untuk ketahanan sosial; 0,490 untuk indeks ketahanan ekonomi, dan 0,543 untuk ketahanan lingkungan. Dengan demikian, hasil indeks dari ketiga variabel tersebut diatas maka diperoleh hasil akhir rata-rata dari IDM di Kampung Klayili adalah sebesar 0,506. Hasil akhir ini, bila dikonsultasikan maka ada diantara kisaran range > 0,491dan < 0,599 sehingga klasifikasi status Kampung Klayili adalah merupakan desa tertinggal.