Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Komunikasi Antarpribadi antara Anak dan Ibu Asuh (Studi Kasus SOS Children’s Villages Indonesia) Ivana Ivana; Yugih Setyanto
Koneksi Vol 1, No 2 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v1i2.2015

Abstract

SOS Children’s Villages merupakan organisasi sosial yang bergerak dalam hal pengasuhan anak-anak yang telah atau beresiko kehilangan pengasuhan orang tua. Organisasi ini  memberikan rumah dan keluarga berupa ibu asuh sebagai orang tua pengganti. Penelitian ini membahas mengenai komunikasi antarpribadi yang dilakukan antara anak dan ibu asuh di desa SOS Children’s Villages Jakarta. Penelitian ini dilandasi oleh beberapa teori yaitu teori komunikasi, komunikasi antarpribadi dan penetrasi sosial. Unit analisis berupa keluarga, ibu asuh dan anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dari wawancara mendalam dengan tujuh narasumber yaitu Project Director Desa SOS Cibubur dan tiga ibu asuh serta tiga anak asuh SOS, observasi, dokumentasi, penelusuran data online dan studi kepustakaan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa ibu asuh menggunakan penetrasi sosial melalui komunikasi antarpribadi untuk mendekatkan diri dengan anak asuhnya. Dari sana terbentuk hubungan antarpribadi yang dilandasi oleh ketulusan terlihat oleh adanya keterbukaan, terdapat empati yang dirasakan, sikap saling mendukung, adanya sikap positif dengan memberikan pujian atau penghargaan dan kesetaraan seperti teman dalam hubungan mereka. 
PENGARUH INTERNALIZED WEIGHT STIGMA TERHADAP KECEMASAN SOSIAL PADA MAHASISWA Ivana Ivana
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v2i1.18511

Abstract

Di masa kini, penampilan menjadi suatu hal yang sangat penting. Orang-orang yang penampilannya dinilai menarik adalah orang-orang yang memiliki massa tubuh ideal. Mereka yang dianggap bertubuh gemuk umumnya dinilai tidak cantik atau tampan. Individu yang dinilai bertubuh kegemukan ini cenderung mengalami pengalaman buruk, seperti bullying dan body shaming, oleh karena adanya stigma terkait massa tubuh. Akibatnya, mereka menjadi rentan terhadap tingkat internalized weight stigma dan kecemasan sosial yang tinggi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengukur seberapa besar pengaruh internalized weight stigma terhadap tingkat kecemasan sosial pada mahasiswa yang sedang memasuki usia emerging adulthood. Metode dalam penelitian ini adalah kuantitatif non-eksperimental, dengan teknik analisis data menggunakan regresi linear. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik convenience sampling. Sebanyak 504 data partisipan digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh internalized weight stigma yang positif dan signifikan terhadap kecemasan sosial pada mahasiswa dengan kategori usia emerging adulthood. Adapun peran internalized weight stigma terhadap kecemasan sosial diketahui sebesar 57.3%.