Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Joong-Ki

Pemanfaatan Media Digital dalam Rekrutmen Tutor di Bimbel dengan LinkedIn Helmy Syakh Alam; Anak Agung Gede Adi Mega Putra; Adelia Devananda, Ni Made; Triana Putri, I Gusti Agung; Yoga Pradnyana, I Putu Gede
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3: Mei 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i3.8881

Abstract

Perkembangan teknologi telah memberikan dampak signifikan terhadap efektivitas dan kemudahan berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam proses perekrutan tenaga kerja. Penyebaran informasi lowongan pekerjaan melalui platform digital terbukti mampu meningkatkan aksesibilitas bagi pencari kerja serta membantu institusi dalam memperoleh kandidat yang sesuai. Studi ini berfokus pada pemanfaatan media sosial sebagai platform perekrutan tenaga pengajar di Bimbingan Belajar (Bimbel) Cheerful Course, yang menghadapi kendala dalam mencari tutor full-time. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Design Thinking dan Social Business Model Canvas dengan melibatkan pemilik bimbel serta para tutor yang telah bekerja di sana. Implementasi dilakukan melalui pelatihan penggunaan LinkedIn sebagai media perekrutan digital. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial, khususnya LinkedIn, mendapat tanggapan positif dari pihak Bimbel. Fitur-fitur LinkedIn, seperti pembuatan profil perusahaan, pemostingan lowongan pekerjaan, dan jangkauan profesional yang lebih luas, memungkinkan proses rekrutmen menjadi lebih efektif dan efisien. Oleh karena itu, penggunaan media sosial sebagai platform perekrutan tenaga kerja dapat menjadi solusi inovatif yang membantu Bimbel Cheerful Course dalam menjangkau kandidat potensial secara lebih luas dan sistematis.
Edukasi Pemanfaatan Ecobrick: Tingkatkan Kesadaran dan Perilaku Siswa dalam Pengelolaan Sampah Plastik Helmy Syakh Alam; Anak Agung Gede Adi Mega Putra; I Gusti Ngurah Krysna Devananda; I Gusti Ngurah Agung Aryamada; Kowal, Julius Freedrich
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3: Mei 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i3.9124

Abstract

Indonesia adalah negara ketiga terbesar penghasil sampah plastik di dunia dengan produksi sekitar 63 juta ton per tahun. Sampah plastik ini mencemari lingkungan dan merusak ekosistem serta kesehatan manusia. Meskipun ada upaya pengurangan, seperti larangan plastik sekali pakai, implementasinya masih kurang optimal. Solusi yang lebih efektif, seperti menerapkan prinsip 3R yaittu Reduce (mengurangi), Reuse (Menggunakan kembali), dan Recycle (Mendaur ulang) selayaknya kita terapkan dalam mengatasi sampah plastik dan solusi dari masalah ini yaitu dengan melakukan kegiatan ecobrick. Dan khusunya dibali Pada tahun Denpasar sebagai penyumbang terbesar. Sampah organik mendominasi komposisi sampah, namun sampah plastik tetap menjadi ancaman serius, terutama dengan meningkatnya jumlah wisatawan dan penggunaan plastik sekali pakai. Beberapa pantai di Bali mengalami peningkatan sampah plastik yang terdampar, menunjukkan bahwa pengelolaan sampah masih memerlukan perhatian lebih. Circular Economy Waste Management di sekolah khususnya di SMA Negeri 4 Denpasar. Hasil kegiatan yang diperoleh adalah masyarakat dapat memahami pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan dengan memilah sampah dengan baik, serta mampu menyediakan produk ecobrick berupa kursi, baik sebagai kebutuhan pribadi maupun masyarakat.
Pentingnya Keamanan Digital dan Internet Sehat di SMP Negeri 3 Bangli Anak Agung Gede Adi Mega Putra; Helmy Syakh Alam; Surya Adi Prayoga; Gusti Ngurah Fajar Aditya Darma Putra; Christian Junior Lenggu
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3: Mei 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i3.9693

Abstract

Pengembangan teknologi digital memiliki efek yang signifikan, termasuk peningkatan ancaman keamanan cyber. Artikel ini bertujuan untuk mencari tau pemahaman siswa SMP Negeri 3 Bangli mengenai keamanan digital dan penggunaan internet sehat melalui survei. Metode survei termasuk menyediakan tahap persiapan, tahap pelaksaan, tahap evaluasi. Hasilnya menunjukkan tingkat pemahaman terhadap pentingnya memahami apa itu phishing (87%), pentingnya menggunakan kata sandi yang kuat (93%), pentingnya kemampuan membedakan informasi hoax (92%), pentingnya berhati-hati terhadap link dari sumber yang tidak dikenal (95%), dan menyadari bahaya jejak digital (92%). Program ini menunjukkan pendekatan holistik dalam membentuk literasi digital dan menciptakan generasi yang cerdas dan bertanggung jawab di era digital.
Peningkatan Literasi Dan Keamanan Digital Siswa SMP Negeri 3 Bangli Melalui Pelatihan Interaktif Helmy Syakh Alam; Anak Agung Gede Adi Mega Putra; Anak Agung Gede Bagus Abi Wiguna; I Gede Ade Hendra Juniantara Putra; I Komang Swastika Adnyana
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i4.10487

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi telah membawa dampak positif dan negatif bagi remaja, terutama dalam penggunaan internet. Minimnya pemahaman terkait keamanan digital dan etika berselancar menyebabkan remaja rentan terhadap risiko seperti penyalahgunaan data pribadi, cyberbullying, dan paparan konten negatif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kesadaran akan pentingnya penggunaan internet secara sehat dan bertanggung jawab di kalangan siswa SMP Negeri 3 Bangli. Metode yang digunakan adalah pendekatan Design Thinking dengan lima tahapan: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Pelatihan diberikan melalui metode interaktif seperti diskusi, kuis, dan simulasi kasus nyata. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman siswa berdasarkan tingkat keberhasilan quiz, dengan rata-rata hasil sebesar 84,5%. Kegiatan ini berhasil membangun kesadaran siswa terhadap keamanan digital serta memberikan wawasan praktis untuk bersikap bijak dalam menggunakan internet. Edukasi semacam ini penting untuk dilaksanakan secara berkelanjutan guna menciptakan generasi muda yang cakap digital dan beretika dalam dunia maya.