Juanda Astarani
Bisnis Universitas Tanjungpura, Kalimantan

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Analisis Penentuan Biaya Produksi Listrik Dengan Metode Full Costing Pada PT. PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Barat Area Pontianak Astarani, Juanda
JAAKFE UNTAN (Jurnal Audit dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura) Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Audit dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Untan
Publisher : Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jaakfe.v2i1.8991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menghitung besarnya biaya produksi listrik berdasarkan metode full costing pada PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Barat Area Pontianak. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah Bagaimana penentuan biaya produksi listrik dengan metode full costing pada PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Barat Area Pontianak. Alat analisis yang digunakan adalah mengidentifikasi, mengklasifikasi pos-pos yang menjadi bagian dari perhitungan biaya produksi, menentukan biaya produksi listrik secara total dan per KWh listrik dengan menggunakan metode full costing, membandingkan antara perhitungan yang selama ini dilakukan PLN dengan hasil yang diperoleh peneliti, menyimpulkan metode yang paling tepat. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti menunjukkan perbedaan penetapan jumlah biaya produksi karena adanya perbedaan metode penentuan biaya produksi, berdasarkan metode full costing biaya produksi listrik dengan mesin sewa adalah sebesar  Rp  46,009,169,539 atau Rp 2,532.85/ KWh, biaya produksi listrik dengan mesin sendiri adalah sebesar Rp 31,647,799,409 atau Rp 3,758.25/KWh. Sedangkan perusahaan menetapkan biaya produksi sebesar Rp 2.396,57/KWh dengan menggunakan mesin sewa, dan sebesar Rp 3.058/KWh dengan menggunakan mesin sendiri. Dengan metode full costing perhitungan biaya produksi dapat dilakukan dengan lebih akurat, karena memasukan semua komponen biaya yang terkait dengan proses produksi. Kata Kunci : Biaya Produksi, Metode full costing
Penggunaan Technology Acceptance Model dalam mengetahui tingkat Penggunaan Informasi Akuntansi pada UKM di Kota Pontianak Astarani, Juanda
JAAKFE UNTAN (Jurnal Audit dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura) Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Audit dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Untan
Publisher : Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jaakfe.v3i1.9006

Abstract

UKM (Usaha Kecil dan Menengah) pada saat krisis ekonomi tahun 1998 dipercaya sebagai tonggak ekonomi yang membantu Indonesia melewati krisis saat itu. Walaupun UKM dianggap sebagai komponen penting perekonomian Negara ini, tetapi masih banyak permasalahan yang dihadapi oleh UKM, terutama terkait kemampuan manajemen UKM. Salah satu penunjang proses manajemen di UKM adalah kemampuan untuk mengunakan informasi akuntansi. Informasi akuntansi sendiri adalah hasil dari proses Akuntansi yang memerlukan pengetahuan untuk memahaminya. Penelitian ini menggunakan model TAM dengan variabel independen mengambil variabel Persepsi atas Manfaat Akuntansi dari model TAM dan menambahkan variabel independen Pengetahuan Akuntansi. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 32 UKM yang dipilih secara acak. Hasil penelitian menunjukkan persepsi Manfaat Akuntansi memiliki pengaruh positif signifikan terhadap penggunaan informasi akuntansi, dan  pengetahuan akuntansi tidak berpengaruh terhadap penggunaan informasi akuntansi. Keywords: Persepsi Manfaat Akuntansi, Pengetahuan Akuntansi, Penggunaan Informasi Akuntansi
THE ROLE OF FIRM CHARACTERISTICS AND AUDIT COMMITTEE SIZE IN TIMELINESS OF FINANCIAL REPORTIN Merryani, Merryani; Astarani, Juanda
JAAKFE UNTAN (Jurnal Audit dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura) Vol 7, No 1 (2018): JURNAL AUDIT DAN AKUNTANSI FAKULTAS DAN BISNIS EKONOMI UNTAN
Publisher : Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jaakfe.v7i1.39043

Abstract

This study examines the relationship of firm characteristics and audit committeesize with Timeliness of Financial Reporting (TIML) among retailer trade companies listed in Indonesian Stock Exchange. This study focuses on three variables of firm characteristics (i.e., firm size, profitability, and leverage) and one variable of corporate governance (i.e., audit committee size). A quantitative method of analysis, secondary data from annual reports for the period of 2012 to 2016, and purposive sampling, was adopted. The results revealed that both profitability and leverage are negatively associated with TIML, yet no significant association was found regarding the firm size and audit committee size with TIML. On the other hand, the results also revealed that firm size, profitability, leverage, and audit committee size could enhance TIML since those variables are found to be simultaneously associated with TIML.Keywords: Timeliness, Financial Reporting, Reporting Lag
PENCATATAN KEUANGAN MASJID YANG ADA DI KOTA PONTIANAK Astarani, Juanda
JAAKFE UNTAN (Jurnal Audit dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura) Vol 5, No 02 (2016): Jurnal Audit dan Akuntansi Fakultas dan Bisnis Ekonomi Untan
Publisher : Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jaakfe.v5i02.22812

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari informasi apakah pengurus masjid memperhatikan bahwa keuangan yang dikelola dari dana infaq ummat dikelola dengan baik dan tepat. Metode penelitian yang digunakan dalam analisis pencatatan keuangan masjid ini menggunakan pendekatan deskriftif kualitatif. Data yang dikumpulkan ialah data primer yang berasal dari 30 masjid yang ada di Pontianak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari masjid yang peneliti dapatkan informasinya, keseluruhan masjid sudah melakukan pencatatan kas masuk dan kas keluar yang baik dan transparan. Dari 15 masjid yang peneliti survey sudah mencatat asset masjid dengan lengkap, namun sisanya masih belum mencatatnya dengan berbagai alasan. Kemudian dari 30 masjid yang peneliti survey, belum semua mencatat total biaya dari pembangunan masjid tersebut. Sedangkan untuk sumber pendapatan operasional masjid, seluruh masjid menggunakan media kotak infaq dan hanya kurang dari setengahnya yang menggunakan rekening bank dan donatur tunai untuk mendapatkan dana operasional itupun di lakukan pihak pengelola masjid hanya dalam rangka pembangunan atau renovasi masjid saja.Kata Kunci : Pencatatan, Aset, Biaya operasional
PENGARUH RETURN ON ASSET (ROA) TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) Jennifer Shintauli Siregar, Juanda Astarani
JAAKFE UNTAN (Jurnal Audit dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura) Vol 5, No 01 (2016): Jurnal Audit dan Akuntansi Fakultas dan Bisnis Ekonomi Untan
Publisher : Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jaakfe.v5i01.22807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Return on Asset (ROA) terhadap nilai perusahaan yang menggunakan Tobin’s Q dan pengaruh pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai variabel moderasi terhadap hubungan antara Return on Asset (ROA) dengan nilai perusahaan.Sampel penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2011-2013 yang ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Terdapat 17 perusahaan yang digunakan sebagai sampel dengan jumlah observasi sebanyak 148 perusahaan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi sederhana dan analisis regresi berganda dengan Uji Moderated Regression Analysis (MRA).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Return on Asset (ROA) mempunyai pengaruh positif tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai variabel moderasi mempunyai pengaruh positif tidak signifikan yang berarti bahwa variabel Corporate Social Responsibility (CSR) tidak mampu memoderasi hubungan antara Return on Asset (ROA) dengan nilai perusahaan.Kata Kunci : Corporate Social Responsibility (CSR), Return on Asset (ROA)
PENGARUH CURRENT RATIO, TOTAL ASSETS TURNOVER, NET PROFIT MARGIN, DAN DEBT TO EQUITY RATIO TERHADAP PERUBAHAN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTARDI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2015 Ulandari, Fitri; Astarani, Juanda
JAAKFE UNTAN (Jurnal Audit dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura) Vol 6, No 1 (2017): JURNAL AUDIT DAN AKUNTANSI FAKULTAS DAN BISNIS EKONOMI UNTAN
Publisher : Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jaakfe.v6i1.39047

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari Current Ratio, Total Assets Turnover, Net Profit Margin dan Debt to Equity Ratio terhadap perubahan laba pada perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2015, baik secara parsial maupun secara simultan. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Ada 30 perusahaan yang digunakan selama penelitian. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda dengan menggunakan SPSS 22. Hasil penelitian menunjukan bahwa Current Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perubahan Laba yang dibuktikan dengan nilai koefisien regresi sebesar 2,792, nilai t hitung (2,792) > t tabel (2,059) dan nilai signifikansi 0,01 < 0,05. Total Assets Turnover berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perubahan Laba yang dibuktikan dengan nilai koefisien regresi sebesar 2,105, nilai t hitung (2,105) > t tabel (2,059) dan nilai signifikansi 0,046 < 0,05. Net Profit Margin berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Perubahan Laba yang dibuktikan dengan nilai koefisien regresi sebesar -0,655, nilai t hitung (-0,655) < t tabel (2,059) dan nilai signifikansi 0,518 > 0,05. Debt to Equity Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perubahan Laba yang dibuktikan dengan nilai koefisien regresi sebesar 2,495, nilai t hitung (2,495) > t tabel (2,059) dan nilai signifikansi 0,020 < 0,05. Current Ratio, Total Assets Turnover, Net Profit Margin, dan Debt to Equity Ratio secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Perubahan Laba yang dibuktikan dengan nilai F hitung (3,190) > F tabel (2,76) dan nilai signifikansi 0,030 < 0,05.Kata kunci : Current Ratio, Total Assets Turnover, Net Profit Margin,Debt to Equity Ratio, Perubahan Laba
Analisis Pengaruh Peranan Badan Pengawas, Aktivitas Pengendalian, Dan Sistem Kompensasi Terhadap Kecenderungan Kecurangan Akuntansi (Studi Pada Koperasi di Kota Pontianak) Adelsi Angelita, Juanda Astarani
JAAKFE UNTAN (Jurnal Audit dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura) Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Audit dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Untan
Publisher : Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jaakfe.v3i2.9009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memberikan bukti empiris mengenai pengaruh peranan badan pengawas, aktivitas pengendalian dan sistem kompensasi terhadap adanya kecenderungan kecurangan akuntansi. Penelitian ini merupakan replikasi dari penelitian yang dilakukan oleh toyibatun (2006). Hipotesis dalam penelitian ini menyatakan bahwa pengaruh peranan badan pengawas, aktivitas pengendalian dan sistem kompensasi berpengaruh negatif terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi, Penelitian ini dilakukan pada Koperasi di kota Pontianak. Adapun responden pada penelitian ini ditetapkan sebanyak 50 (lima puluh) koperasi. Sampel diperoleh secara random sampling. Dalam penelitian ini teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dan analisis kuantitatif dengan melihat jawaban  responden melalui kuesioner, kemudian data dianalisis dengan analisis regresi berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya faktor Peranan Badan Pengawas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi, sedangkan faktor Aktivitas Pengendalian dan Sistem Kompensasi berpengaruh poitif dan tidak signifikan mempengaruhi adanya kecenderungan kecurangan akuntansi secara signifikan. Kata kunci : badan pengawas, aktivitas pengendalian, sistem kompensasi, kecenderungan kecuranngan akuntansi
THE USING OF TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL IN UNDERSTANDING THE APPLICATION PROCESS OF INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS FOR NON-PUBLICLY-ACCOUNTABLE ENTITIES IN SMEs IN PONTIANAK Astarani, Juanda; Kurniasih, Mardiana
JAAKFE UNTAN (Jurnal Audit dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura) Vol 9, No 1 (2020): JURNAL AUDIT DAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNTAN
Publisher : Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jaakfe.v9i1.41141

Abstract

This study aims to analyze the application of Indonesian Accounting Standards for Non-Publicly-Accountable Entities in SMEs in Pontianak City using Technology Acceptance Model (TAM). This study was conducted in the Pontianak City area using primer data in a form of questionnaire. The total sample in this research was 50 SMEs that were randomly selected. Statistic test used in the data management was Partial Least Square (smartPLS 3.0). The finding of this research shows that the perceived ease of use significantly affects the perceived usefulness and attitude toward using the Indonesian Accounting Standards for Non-Publicly-Accountable Entities, while the perceived usefulness significantly affects the attitude towards using IndonesianAccounting Standards for Non-Publicly-Accountable Entities. Moreover, the attitude toward using the Indonesian Accounting Standards for Non-Publicly-Accountable Entities significantly affects the behavioural intention to use Indonesian Accounting Standards for Non-Publicly-Accountable Entities.Keywords : Technology Acceptance Model (TAM), Indonesian Accounting Standards for Non-Publicly-Accountable Entities, SMEs
PERSEPSI LEMBAGA PEMBERI MODAL TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN UMKM (KOTA PONTIANAK) 2) Yosica, 1) Juanda Astarani
JAAKFE UNTAN (Jurnal Audit dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura) Vol 4, No 01 (2015): Jurnal Audit dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Untan
Publisher : Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jaakfe.v4i01.22756

Abstract

Peliknya persoalan perekonomian yang mendera negeri ini dimana kebutuhan akan pekerjaan meningkat setiap tahunnya, untuk menyesuaikan diri terhadap adanya perubahan perekonomian yang drastis tersebut, pemerintah membentuk sebuah usaha yang kemudian kita kenal dengan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah), untuk dapat mendukung usaha tersebut pemerintah daerah Kota Pontianak bekerja sama dengan dinas pemerintah dan bank umum untuk mengeluarkan suatu kebijakan dengan membentuk suatu lembaga yaitu lembaga permodalan yang berfungsi sebagai penyalur kredit modal usaha yang dibutuhkan oleh sektor UMKM. Lembaga permodalan tersebut terbagi menjadi dua yaitu lembaga keuangan bank dan lembaga keuangan bukan bank. Tujuan utama adanya penelitian ini adalah menguji bagaimanakah laporan keuangan yang dibuat oleh UMKM dan bagaimanakah persepsi dari lembaga permodalan akan kualitas dari laporan keuangan UMKM Kota Pontianak. Penelitian diperoleh berdasarkan analisis deskriptif kualitatif, berdasarkan hasil akhir penelitian diketahui bahwa sebagian besar UMKM yang ada di Kota Pontianak ini sudah dapat membuat laporan keuangan sederhana yang berkualitas, hal ini dapat diketahui berdasarkan hasil wawancara dan pembagian kuesioner yang dilakukan terhadap 30 lembaga permodalan dan 10 UMKM, dimana sebesar 91,4% persepsi lembaga permodalan terhadap laporan keuangan UMKM Kota Pontianak termasuk kedalam kategori berkualitas. Oleh karna itu, adanya penelitian ini diharapkan dapat lebih meningkatkan kualitas dari laporan keuangan yang telah dibuat oleh UMKM saat ini khususnya di Kota Pontianak.Kata Kunci : UMKM, Lembaga Permodalan, Laporan, Persepsi, Kualitas
Risk Disclosures in Bank Reporting: Sustainable Finance Roadmap Era Nina Febriana Dosinta; Juanda Astarani
Journal of Accounting Research, Organization and Economics Vol 4, No 3 (2021): JAROE Vol. 4 No. 3 December 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.262 KB) | DOI: 10.24815/jaroe.v4i3.22906

Abstract

AbstractObjective – This research aims to investigate risk disclosures in bank reporting in the era of the sustainable finance roadmap.Methodology – This research uses a content analysis approach with 252 annual reports and 85 stand-alone sustainability reports on banks listed on the Indonesia Stock Exchange for 2014-2020.Results – The research results indicate that risk disclosures contained in 36 bank reports listed on the Indonesia Stock Exchange in the era of the sustainable finance roadmap as an effort to detect risks and anticipate sustainable finance risks in the annual reports and the stand-alone sustainability reports. In line with the Sustainable Finance Action Plan, the banking companies’ effort to provide long-term value creation for sustainable competitive advantage and society and environment and strengthening resilience because they have managed all economic, social, and environmental risks.Research Implications – Strengthening sustainable finance that focuses on the basic regulatory framework and reporting system by anticipating sustainable finance risks can maintain the company's continuity and improve the community's welfare to support the Government in achieving the Sustainable Development Goals.