Yohanes Suharso
IKIP Veteran Semarang

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Peran dan Tanggungjawab Guru Sebagai Tenaga Profesional Suharso, Yohanes
PAWIYATAN Vol 20, No 4 (2013)
Publisher : PAWIYATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seperti telah diketahui bahwa dalam lingkup pendidikan yang terkecil yaitu sekolah, guru memegang peran yang amat penting dan strategis. Kelancaran proses seluruh kegiatan pendidikan terutama di sekolah, sepenuhnya berada dalam tanggung jawab para guru. Guru adalah seorang pemimpin yang harus mengatur, mengawasi dan mengelola seluruh kegiatan proses pembelajaran di sekolah yang menjadi lingkup tanggungjawabnya. Dalam menghadapi tuntunan situasi perkembangan zaman dan pembangunan nasional, sistem pendidikan nasional harus dapat dilaksanakan secara tepat guna dan hasil guna dalam berbagai aspek dimensi, jenjang dan tingkat pendidikan. Keadaan semacam itu pada gilirannya akan menuntut para pelaksana dalam bidang pendidikan di berbagai jenjang untuk mampu menjawab tuntutan tersebut melalui fungsi-fungsinya sebagai guru. Guru memegang peran yang sangat penting dan strategis dalam upaya membentuk watak bangsa dan mengembangkan potensi siswa dalam kerangka pembangunan pendidikan di Indonesia. Tampaknya kehadiran guru hingga saat ini bahkan sampai akhir hayat nanti tidak akan pernah dapat digantikan oleh yang lain, terlebih pada masyarakat Indonesia yang multikultural dan multibudaya, kehadiran teknologi tidak dapat menggantikan tugas-tugas guru yang cukup kompleks dan unik. Oleh sebab itu, diperlukan guru yang memiliki kemampuan yang maksimal untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional dan diharapkan secara berkesinambungan mereka dapat meningkatkan kompetensinya, baik kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, maupun profesional. Profesional artinya dilaksanakan secara sungguh-sungguh dan didukung oleh para petugas secara profesional. Petugas yang profesional adalah petugas yang memiliki keahlian, tanggung jawab, dan rasa kesejawatan yang didukung oleh etika profesi yanng kuat. Untuk menguji kompetensi tersebut, pemerintah menerapkan sertifikasi bagi guru khususnya guru dalam jabatan. Sejumlah penelitian membuktikan bahwa guru yang profesional merupakan salah satu indikator penting dari sekolah berkualitas. Guru yang profesional akan sangat membantu proses pencapaian visi dan misi sekolah. Mengingat strategis peran yang dimiliki oleh seorang guru, usaha-usaha untuk mengenali dan mengembangkan profesionalitas guru menjadi sangat penting untuk dilakukan.  Kata Kunci :  Peran, Tanggungjawab, Tenaga Profesional.
PROSES DAN DAMPAK URBANISASI Suharso, Yohanes
PAWIYATAN Vol 21, No 2 (2014)
Publisher : PAWIYATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Urbanisasi merupakan suatu proses pindahnya penduduk desa kekota dalam rangka untuk mengubah nasib dari tidak baik menjadi baik, tidak maju menjadi maju, tidak berpengalaman menjadi berpengalaman, tidak berwawasan luas menjadi berwawasan luas. Dengan keadaan itu maka namanya urbanesasi tidak akan dapat di berhentikan karena akan membatasi hak asasi manusia untuk hidup lebih baik dan maju, kreatif dan tanggung jawab. Pindahnya penduduk desa kota memang membawa dampak baik di kota maupun di desa yang ditinggal, untuk kota misalnya perubahan demografis, poltik, ekonomi, budaya,sosial, tetapi untuk desa dampaknya, kurangnya tenaga pertanian, kerawanan didesa, terjadinya alih fungsi tanah pertanian, desa akan selalu tertinggal. Pembangunan kota akan terbantu dengan adanya Urbanisasi kalau orang yang datang kekota punya skill (keahlian), keahlian ini tidak banyak membebani kota karena oaring yang datang kekota akan memanfaatkan sarana dan prasarana, memanfaatkan kondisi yang ada di kota dengan cepat. Dampak Urbanesasi untuk Negara maju perubahan fisik kota berkembang dengan pemukiman elite di pinggiran kota yang di tunjang kemajuan teknologi. Untuk Negara berkembang secara fisik kota akan tumbuh menjadi besar dan luas dengan tingkat teknologi dan kualitas kehidupan kota yang kurang memadai.  Kata Kunci : urbanisasi, penduduk
Peran dan Tanggungjawab Guru Sebagai Tenaga Profesional Suharso, Yohanes
PAWIYATAN Vol 20 No 4 (2013)
Publisher : PAWIYATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seperti telah diketahui bahwa dalam lingkup pendidikan yang terkecil yaitu sekolah, guru memegang peran yang amat penting dan strategis. Kelancaran proses seluruh kegiatan pendidikan terutama di sekolah, sepenuhnya berada dalam tanggung jawab para guru. Guru adalah seorang pemimpin yang harus mengatur, mengawasi dan mengelola seluruh kegiatan proses pembelajaran di sekolah yang menjadi lingkup tanggungjawabnya. Dalam menghadapi tuntunan situasi perkembangan zaman dan pembangunan nasional, sistem pendidikan nasional harus dapat dilaksanakan secara tepat guna dan hasil guna dalam berbagai aspek dimensi, jenjang dan tingkat pendidikan. Keadaan semacam itu pada gilirannya akan menuntut para pelaksana dalam bidang pendidikan di berbagai jenjang untuk mampu menjawab tuntutan tersebut melalui fungsi-fungsinya sebagai guru. Guru memegang peran yang sangat penting dan strategis dalam upaya membentuk watak bangsa dan mengembangkan potensi siswa dalam kerangka pembangunan pendidikan di Indonesia. Tampaknya kehadiran guru hingga saat ini bahkan sampai akhir hayat nanti tidak akan pernah dapat digantikan oleh yang lain, terlebih pada masyarakat Indonesia yang multikultural dan multibudaya, kehadiran teknologi tidak dapat menggantikan tugas-tugas guru yang cukup kompleks dan unik. Oleh sebab itu, diperlukan guru yang memiliki kemampuan yang maksimal untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional dan diharapkan secara berkesinambungan mereka dapat meningkatkan kompetensinya, baik kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, maupun profesional. Profesional artinya dilaksanakan secara sungguh-sungguh dan didukung oleh para petugas secara profesional. Petugas yang profesional adalah petugas yang memiliki keahlian, tanggung jawab, dan rasa kesejawatan yang didukung oleh etika profesi yanng kuat. Untuk menguji kompetensi tersebut, pemerintah menerapkan sertifikasi bagi guru khususnya guru dalam jabatan. Sejumlah penelitian membuktikan bahwa guru yang profesional merupakan salah satu indikator penting dari sekolah berkualitas. Guru yang profesional akan sangat membantu proses pencapaian visi dan misi sekolah. Mengingat strategis peran yang dimiliki oleh seorang guru, usaha-usaha untuk mengenali dan mengembangkan profesionalitas guru menjadi sangat penting untuk dilakukan.  Kata Kunci :  Peran, Tanggungjawab, Tenaga Profesional.
PROSES DAN DAMPAK URBANISASI Suharso, Yohanes
PAWIYATAN Vol 21 No 2 (2014)
Publisher : PAWIYATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Urbanisasi merupakan suatu proses pindahnya penduduk desa kekota dalam rangka untuk mengubah nasib dari tidak baik menjadi baik, tidak maju menjadi maju, tidak berpengalaman menjadi berpengalaman, tidak berwawasan luas menjadi berwawasan luas. Dengan keadaan itu maka namanya urbanesasi tidak akan dapat di berhentikan karena akan membatasi hak asasi manusia untuk hidup lebih baik dan maju, kreatif dan tanggung jawab. Pindahnya penduduk desa kota memang membawa dampak baik di kota maupun di desa yang ditinggal, untuk kota misalnya perubahan demografis, poltik, ekonomi, budaya,sosial, tetapi untuk desa dampaknya, kurangnya tenaga pertanian, kerawanan didesa, terjadinya alih fungsi tanah pertanian, desa akan selalu tertinggal. Pembangunan kota akan terbantu dengan adanya Urbanisasi kalau orang yang datang kekota punya skill (keahlian), keahlian ini tidak banyak membebani kota karena oaring yang datang kekota akan memanfaatkan sarana dan prasarana, memanfaatkan kondisi yang ada di kota dengan cepat. Dampak Urbanesasi untuk Negara maju perubahan fisik kota berkembang dengan pemukiman elite di pinggiran kota yang di tunjang kemajuan teknologi. Untuk Negara berkembang secara fisik kota akan tumbuh menjadi besar dan luas dengan tingkat teknologi dan kualitas kehidupan kota yang kurang memadai.  Kata Kunci : urbanisasi, penduduk
PENYELAMATAN HUTAN: PERAN DAN FUNGSINYA BAGI PARU-PARU KOTA Suharso, Yohanes
PAWIYATAN Vol 23 No 1 (2016)
Publisher : PAWIYATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber daya alam (SDA) yang berpengaruh pada kondisi bumi dan kehidupan makhluk hidup adalah hutan, karena sebagai  paru-paru dunia. Setiap hutan yang ada pada daerah berbeda, memiliki perbedaan jenis tumbuhan dan hewan yang tidak dapat ditemukan di hutan lain. Atau dalam kata lain, setiap hutan yang ada di beberapa daerah memiliki karakteristik masing-masing. Hal ini sangat dipengaruhi oleh perbedaan iklim, tanah, dan bentuk bentang lahan di setiap daerah tersebut. Meskipun karakteristik setiap hutan berbeda, namun pada dasarnya hutan di seluruh dunia memiliki 3 (tiga) bagian yang sama. Pertama  adalah bagian atas tanah hutan. Bagian  ini dapat ditemui berbagai macam tumbuhan, hewan dan pepohonan yang memiliki daun-daun lebar dan lebat serta batang kayu dengan lingkar batang yang luas. Kedua adalah bagian permukaan tanah. Bagian ini di tumbuhi dengan semak belukar dan rerumputan yang hijau. Selain itu tampak juga hewan-hewan melata, serangga-serangga yang hinggap di dedaunan, dan serasah (guguran segala batang, cabang, daun, ranting, bunga, dan buah yang sudah kering). Ketiga adalah bagian bawah hutan. Bagian ini berada di bawah permukaan serasah atau lapisan tanah paling atas sampai di dalam permukaan bumi, bagian ini dapat terlihat akar dari berbagai tumbuhan dengan berbagai bentuk dan ukuran, mulai dari ukuran kecil, sedang dan besar. Melihat bahwa unsur-unsur yang ada dalam lingkungan hidup tidak secara tersendiri melainkan secara terintegrasi sebagai komponen yang berkaitan dalam suatu sistem. Wajar jika dengan menyelamatkan hutan berarti menyelamatkan lingkungan, hutan yang mempunyai multi fungsi akan menyelamatkan semua komponen kehidupan di bumi ini bila kita melestrikan. Secara global hutan merupakan paru-paru dunia dan dapat mengurangi pemanasan suhu bumi, mencegah kekeringan saat kemarau dan mencegah banjir serta longsor saat musim hujan. Kata Kunci: Penyelamatan hutan, peran, fungsi.
MEMAHAMI PEMANASAN GLOBAL DAN PERUBAHAN IKLIM Samidjo, Jacobus; Suharso, Yohanes
PAWIYATAN Vol 24 No 2 (2017)
Publisher : PAWIYATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pamanasan gblobal terjadi karena peningkatan jumlah Gas Rumah Kaca (GRK) di lapisan udara dekat muka bumi (atmosfer). Gas tersebut memerangkap panas dari matahari sehingga menebarkan suhu bumi dan air laut semakin panas dan akhirnya lebih panas dari pada suhu normal. Dengan terjadinya pemanasan global, berbagai parameter iklim akan terganggu, sehingga dalam jangka panjang akan mengalami perubahan yang bersifat tetap. Perubahan iklim akan menimbulkan perubahan pada musim sehingga menjadi sulit diperkirakan. Pada beberapa bagian wilayah akan terjadi peningkatan intensitas curah hujan yang berpotensi memicu terjadinya banjir dan tanah longsor, sedang di bagian lain bisa mengalami musim kering yang berkepanjangan, karena kenaikan suhu dan turunnya kelembaban. Dampak perubahan iklim pada kehidupan di antaranya: ketahanan pangan terancam, kelangkaan air, ancaman kesehatan, degradasi lingkungan, dampak ekonomi dan dampak pada sosial politik serta budaya.
MEMAHAMI PEMANASAN GLOBAL DAN PERUBAHAN IKLIM Samidjo, Jacobus; Suharso, Yohanes
Pawiyatan Vol 24 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.201 KB)

Abstract

Pamanasan gblobal terjadi karena peningkatan jumlah Gas Rumah Kaca (GRK) di lapisan udara dekat muka bumi (atmosfer). Gas tersebut memerangkap panas dari matahari sehingga menebarkan suhu bumi dan air laut semakin panas dan akhirnya lebih panas dari pada suhu normal. Dengan terjadinya pemanasan global, berbagai parameter iklim akan terganggu, sehingga dalam jangka panjang akan mengalami perubahan yang bersifat tetap. Perubahan iklim akan menimbulkan perubahan pada musim sehingga menjadi sulit diperkirakan. Pada beberapa bagian wilayah akan terjadi peningkatan intensitas curah hujan yang berpotensi memicu terjadinya banjir dan tanah longsor, sedang di bagian lain bisa mengalami musim kering yang berkepanjangan, karena kenaikan suhu dan turunnya kelembaban. Dampak perubahan iklim pada kehidupan di antaranya: ketahanan pangan terancam, kelangkaan air, ancaman kesehatan, degradasi lingkungan, dampak ekonomi dan dampak pada sosial politik serta budaya.