Arbianingsih Arbianingsih
Universitas Islam Negeri Alauddin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Diare Anak Usia 3-6 Tahun di TK Raudhatul Athfal Alauddin Makassar Fatmawati Fatmawati; Arbianingsih Arbianingsih; Musdalifah Musdalifah
Journal of Islamic Nursing Vol 1 No 1 (2016): Journal Of Islamic Nursing
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.896 KB) | DOI: 10.24252/join.v1i1.3509

Abstract

Abstract Diare merupakan salah satu masalah kesehatan di Indonesia dimana merupakan penyebab kematian nomor dua pada balita, nomor tiga pada bayi dan nomor lima bagi sejumlah umur. Berdasarkan kelompok umur, penderita diare terbanyak pada kelompok umur 1-5 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian diare pada anak usia 3-6 tahun di TK Raudhatul Athfal Alauddin Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik deskriptif cross sectional dengan melibatkan 62 siswa secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan observasi. Analisis data menggunakan uji Chi Square dan Fisher Exact Test. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara perilaku cuci tangan dan kejadian diare (p = 0,000 < 0,001) dimana responden yang memiliki perilaku cuci tangan yang tidak baik mempunyai peluang 36 kali mengalami diare (OR = 36,364). Terdapat hubungan antara perilaku makan dengan kejadian diare (p = 0,000 < 0,001) dimana responden yang memiliki perilaku makan yang tidak baik mempunya peluang 23 kali mengalami diare (OR = 23, 125). Terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kejadian diare ( p = 0,000 < 0,001) dimana responden yang memiliki status gizi kurang (kurus) mempunya peluang 71 kali mengalami diare (OR = 71,111). Direkomendasikan agar orangtua lebih memperhatikan perilaku cuci tangan, perilaku makan dan status gizi anak sebagai langkah preventif dan juga sebagai satu upaya meminimalisir kejadian diare pada anak.
Hubungan Beban Kerja Dengan Turnover Pada Perawat Di Rumah Sakit Islam Faisal Makassar Arbianingsih Arbianingsih; Nur Hidayah; Taufiq Taufiq
Journal of Islamic Nursing Vol 1 No 1 (2016): Journal Of Islamic Nursing
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.746 KB) | DOI: 10.24252/join.v1i1.3515

Abstract

Abstract Kejadian turnover dapat mencapai 60 % pertahun dimana penyebab terjadinya turnover antara lain: ketidakpuasan kerja, tingginya beban kerja dan budaya organisasi. Turnover yang terjadi sangat merugikan perusahaan baik dari segi biaya, sumber daya maupun motivasi karyawan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan terjadinya turnover. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan “cross sectional study”. Sampel dalam penelitian ini adalah perawat yang ada di Rumah Sakit Islam Faisal Makassar. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang menggambarkan self report dari responden. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara beban kerja dengan keinginan perawat untuk pindah kerja (turnover) (p=0,000; α=0,05). Perawat yang memiliki beban kerja yang tinggi memiliki kecenderungan turnover dibandingkan perawat yang memiliki beban kerja standar. Oleh karenanya, untuk mencegah terjadinya turnover perawat di Rumah Sakit maka perlu adanya perhatian dari pihak manajemen keperawatan untuk memperhatikan beban kerja perawat.