This Author published in this journals
All Journal Sentra Cendekia
Ririn Linawati
Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas IVET, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Kesadaran Diri Pada Makanan Bergizi Melalui Metode “Isi Piringku” Pada Anak Usia 4-5 Tahun Di TK PGRI Payungan Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Semarang Irna Anjarsari; Peni Listyaningsih; Ririn Linawati; Radeni Sukma Indra Dewi
Sentra Cendekia Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v2i2.1765

Abstract

Anak-anak di TK PGRI Payungan mengalami kesulitan untuk membedakan atau menggelompokkan jenis makanan pokok dan lauk pauk, kurangnya kesadaran anak untuk mengomsumsi sayur atau lauk pauk yang sehat saat membawa bekal, dan anak jarang menghabiskan sayur atau buah yang tersedia saat makan bersama. Metode “Isi Piringku” merupakan kegiatan yang dilakukan dengan bermain yang menggunakan media dari piring plastik yang aman untuk anak dan divisualkan secara menarik dengan warna. Tujuan penilitian ini adalah meningkatkan kesadaran diri pada makanan bergizi dengan menggunakan metode “isi piringku” pada anak usia 4-6 tahun. Jenis penelitian ini adalah Penelitian tindakan kolaboratif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dengan kepala sekolah, teman sejawat dan wali murid, observasi kesadaran diri anak pada makanan bergizi dan dokumentasi. Data Siklus I hanya mencapai 40 % dari kriteria indikator keberhasilan 75%. Data Siklus II telah mencapai keberhasilan 75% dari 20 anak. Penelitian tindakan kolaboratif ini mampu untuk meningkatkan kesadaran diri anak pada makanan sehat yang dilakukan dengan metode “isi piringku” dimana anak dengan tanpa dipaksa untuk mengkonsumsi dan mampu menyebutkan makanan sehat tersebut.
Strategi Guru PAUD dalam Membangun Bahasa Ekspresif dan Empati Anak Melalui Cerita Islami Hanifatun Nisak; Mu'minatul Habibah; Ririn Linawati
Sentra Cendekia Vol 6 No 2 (2025): Juni
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v6i2.3938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru PAUD dalam membangun bahasa ekspresif dan empati anak melalui cerita Islami di tiga lembaga pendidikan anak usia dini di daerah Mangkang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa dari TK Tunas Rimba (29 anak, 5 guru), TK Gunung Jati Baru (28 anak, 5 guru), dan RA MANDA (80 anak, 10 guru). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi seperti storytelling interaktif, role playing, diskusi reflektif, dan penggunaan media visual dalam penyampaian cerita Islami. Strategi-strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak melalui peningkatan kosakata, kemampuan bercerita, dan komunikasi verbal. Selain itu, empati anak berkembang melalui pemahaman karakter dalam cerita, kemampuan mengenali emosi, dan perilaku prososial. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa cerita Islami menjadi media yang efektif untuk mengembangkan bahasa ekspresif dan empati anak ketika disampaikan dengan strategi yang tepat dan terintegrasi dengan nilai-nilai moral agama.
Representasi Kognitif Anak Usia Dini Terhadap Konsep Bilangan Dalam Kegiatan Bermain Berbasis Alam: Studi Etnografi Ririn Linawati; Ika Tyas Mustika Sari
Sentra Cendekia Vol 6 No 3 (2025): November
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v6i3.4324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi representasi kognitif anak usia dini terhadap konsep bilangan melalui kegiatan bermain berbasis alam menggunakan pendekatan etnografi. Penelitian dilakukan di taman kanak-kanak yang menerapkan pembelajaran berbasis alam dengan melibatkan 15 anak usia 5-6 tahun sebagai partisipan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi video selama 6 bulan. Analisis data menggunakan analisis tematik dengan pendekatan induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak mengonstruksi pemahaman bilangan melalui tiga pola representasi kognitif: pertama, representasi enaktif melalui manipulasi objek alam seperti batu, daun, dan ranting; kedua, representasi ikonik melalui pengelompokan dan pola visual dari material alam; ketiga, representasi simbolik melalui verbalisasi dan notasi informal. Temuan mengungkapkan bahwa konteks bermain alam menyediakan pengalaman matematis yang otentik dan bermakna, memfasilitasi pemahaman konsep bilangan yang lebih mendalam dibandingkan pembelajaran konvensional. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya integrasi pembelajaran berbasis alam dalam kurikulum pendidikan anak usia dini untuk mengembangkan literasi numerasi sejak dini.