Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBEDAAN SIKAP SPORTIVITAS DALAM MENGIKUTI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI ANTARA SISWI SMKN DENGAN SISWA STM (STUDI PADA SISWI KELAS XI SMKN 1 DAN SISWA KELAS XI STM KRAKSAAN, PROBOLINGGO) SUJARI,
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 2 (2014): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sportivitas dalam olahraga merupakan sikap yang sangat utama untuk menjadikan dan memperindah pertandingan. Dalam berolahraga tentunya kita sering mendengar istilah sportif, penanaman sportivitas di sekolah diaplikasikan pada mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam standar kompetensi dan kompetensi dasar (SKKD). Untuk mencapai tujuan pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan dengan dasar sikap sportivitas, siswa diharapkan dapat memberikan atau memperlihatkan sikap jujur, kesatria, disiplin, dan mentaati ketentuan atau peraturan dalam proses belajar mengajar pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan.Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui perbedaan dan seberapa besar perbedaan sikap sportivitas dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani antara siswi SMKN kelas XI dengan siswa STM kelas XI Kraksaan Probolinggo. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas XI dengan jumlah masing-masing 30 siswa. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain komparatif. Dan proses pengambilan data dilakukan dengan menggunakan angket skala likert.Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Ada perbedaan sikap sportivitas siswi kelas XI SMKN 1 Kraksaan dengan siswa kelas XI STM Kraksaan  2) Hasil penghitungan prosentase beda sikap sportivitas siswi kelas XI SMKN 1 Kraksaan dengan siswa kelas XI STM Kraksaan sebesar 10,76%. Kata kunci: perbedaan, sikap sportivitas, pembelajaran penjasorkes. Abstract Sportmansip on sport is an important attitude to create and heeding a game. Certainly, in sport we often heard sportman term, the sportman plantation at school applied on phsiycal education, sport and  health subject based on the values that consisted in competence standart and basic competence (SKKD). To achieve the aim of physical education, sport and health with sportsmanship attitude basic, student expected to give or show honest, chivalrous, discipline, and obey rules or provision on physical education sport and health learning process. The aim of the this research is to find out the difference and how big the difference on sportmansip attitude in following physical  education learning between eleven grade students of SMKN and STM student  Kraksaan, Probolinggo. The object of this research are eleventh grade students with the amount of 30 students. Method in this research applying descriptive quantitative with comparative design. And data collecting process done by using likert scala questionnaire. Research result can be conclude the : 1 ) there is a difference of sportsmanship attitude between eleventh grade girls students of SMKN 1 and boys students STM Kraksaan, 2) the result of percentage calculation on sportmanhsip attitude difference between eleventh grade students of SMKN1 and STM Kraksaan  as big as 10.76%. Keywords :  difference, sportsmanship, physical education, sport and health
Analisis Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada Petugas UPTD Balai Laboratorium Kesehatan, Pemeliharaan Kalibrasi ALKES Dinkes Provinsi Bangka Belitung Wulandari, Cilvina; Mustopa; Sujari
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 5 No. 01 (2026): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v5i01.91

Abstract

Berdasarkan data di Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung didapatkan bahwa dari data Indikator Nasional Mutu Pelayanan Kesehatan terkait Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) periode bulan Januari - Juli 2024 masih dibawah target. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada Petugas UPTD Balai Laboratorium. Metode dalam penelitian ini menggunakan analitik kuantitatif, dengan desain cross sectional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh petugas Laboratorium Kesehatan sebanyak 42 orang responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis data yang digunakan adalah spearman rank test dan regresi logistik. Hasil penelitian ini didapatkan nilai p-value pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,000) dan ketersediaan APD (p=0,000) terhadap kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan nilai p<0,05 (p<α). Dalam penelitian ini terdapat variabel yang paling berhubungan yaitu ketersediaan APD dan pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di UPTD Balai Laboratorium, Pemeliharaan dan Kalibrasi Alat Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Rekomendasi bagi UPTD Balai Laboratorium agar mengevaluasi kebutuhan APD dan program penyediaan APD melalui proses pengadaan resmi (e-catalog) sesuai dengan ketersediaan APD, melakukan sosialisasi dan edukasi secara berkala terkait Standar Operasional Prosedur Penggunaan APD serta menggunakan pengingat visual (poster/stiker/banner) di area kerja yang mudah terlihat, berkoordinasi dengan Tim Manajemen Mutu Laboratorium untuk meningkatkan pengawasan dalam Penggunaan APD guna menjamin kesehatan dan keselamatan kerja (K3) bagi petugas.