Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Manajemen Pendidikan dan Pelatihan Sekolah Pra Nikah Berbasis Digital di Masjid Nurul ‘Ashri Sleman Yogyakarta Muhammad; Fatah Syukur; Mustopa
Journal of Scientific Interdisciplinary Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jsi840

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan manajemen pendidikan dan pelatihan, dampak, faktor pendukung, dan hambatan dari Sekolah Pra Nikah di Masjid Nurul 'Ashri Sleman, Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan seleksi data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa:(1) Manajemen pelatihan sekolah pra nikah berbasis digital dimulai dengan identifikasi kebutuhan dan tujuan pelatihan serta menetapkan kurikulum. Perencanaan dilakukan melalui koordinasi awal tim pengelola dengan pembagian tugas untuk setiap divisi, menentukan materi dan narasumber, menjadwalkan pelaksanaan, serta menyiapkan promosi di media sosial. Pelaksanaan dimulai dengan promosi di media sosial dan pendaftaran peserta, diikuti oleh proses pembelajaran dengan metode ceramah dan media digital seperti Zoom dan YouTube. Evaluasi dilakukan dengan meminta peserta mengisi survei kepuasan dan menyelesaikan tugas berupa rangkuman materi dan kuis di Instagram.(2) Dampak dari manajemen pelatihan ini terlihat dalam peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan sikap peserta di berbagai aspek seperti agama, kesehatan fisik dan mental, pengelolaan keuangan, dan teknik komunikasi yang efektif.(3) Faktor pendukung pelatihan sekolah pra nikah meliputi akses yang luas dan mudah, dukungan dari pengurus masjid, penggunaan teknologi modern, beragam materi, dan narasumber yang ahli di bidangnya masing-masing. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan akses internet, gangguan listrik, kurangnya waktu untuk interaksi tanya jawab, ketiadaan tes awal dan tes akhir dalam pelatihan, serta belum adanya evaluasi peserta setelah menikah.
CURRICULUM REFORM 2023: BETWEEN ADAPTATION AND CONTROVERSY Loso Judijanto; Mustopa; Yadi Suryadi
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kearifan Lokal Vol. 4 No. 2 (2024): April
Publisher : CV. ADIBA ASIHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to evaluate the impact of the 2023 curriculum reform on the quality of learning in Indonesian schools. By adopting this reform, an improvement in the quality of learning covering students' cognitive, affective and psychomotor aspects is expected. This study critically examines how the implementation of the new curriculum may affect teachers' teaching methods, student participation, as well as overall learning outcomes. The study takes a multi-stakeholder perspective that includes opinions from teachers, students and parents to gain a comprehensive view of the reform. This study uses the literature research method, where data is collected through analyzing documents, journal articles and previous research reports related to the curriculum implemented in Indonesia and other countries for comparison. The results show that the 2023 curriculum reform has positive potential in improving the quality of learning in schools, both at primary and tertiary levels. The new curriculum learning system supports a more active and student-oriented learning style and enhances students' critical and creative skills. However, the biggest challenges relate to the readiness of school infrastructure and the professional development of teachers in implementing innovative teaching methods. In addition, student participation in the learning process is reported to be increasing, although there are concerns regarding access gaps especially in remote areas.
MANFAAT YANG DIPEROLEH PENERIMA BANTUAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN DI UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG Rahman, Idrus; Fahrurrozi; Mustopa; Nadhifah, Mafruhatun
AL-MANSYUR Vol 4 No 1 (2024): EKONOMI SYARIAH DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah (ES) STAI Nahdlatul Ulama (STAINU) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manfaat dalam bidang pendidikan yang didapatkan oleh penerima bantuan zakat koperasi syariah el-Zawa UIN Maulana Malaik Ibrahim Malang. Penelitian ini berkaitan dengan penelitian lapangan dalam kelompok ilmu sosial sehingga peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Data primer dalam penelitian ini didapatkan dari ketua dan anggota eL-Zawa serta ashnaf yang terdaftar sebagai penerima dari distribusi zakat. Sedangkan data sekunder diperoleh secara tidak langsung, atau data yang sudah ada sebelumnya berupa laporan keuangan, buku panduan atau profil lembaga kajian zakat dan wakaf di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Penelitian menyimpulkan bahwa: (1) Manajemen pengumpulan dana zakat profesi disosialisasikan menggunakan manajemen top-down melalui surat edaran potongan zakat yang dikeluarkan oleh Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dalam praktiknya, sebagian kecil dosen dan karyawan tidak mendaftarkan diri sebagai muzakki karena mengaku telah memiliki warga binaan sendiri dan ada pula yang pendapatannya belum mencapai nishab wajib zakat karena berdasar pada pendapat bahwa zakat dipotong ketika telah dikurangi dengan kewajiban dan kebutuhan. Selanjutnya, untuk prosedur pemotongannya menggunakan payroll yang dilakukan oleh pihak bank BTN dengan besaran 2,5% sesuai ketentuan yang berlaku. Besaran nominal yang dikumpulkan oleh BTN berbeda di setiap bulannya, dapat berkurang dan bertambah sesuai dengan peningkatan jumlah muzakki yang mendaftar. (2) Manajemen pendistribusian zakat profesi untuk pendidikan di UIN maulana Malik Ibrahim Malang berjalan sesuai dengan prinsip manajemen, mulai dari perencanaan anggaran hingga proses distribusi dan evaluasi. Dalam Program Jatim Cerdas, eL-Zawa mendanai dan memberikan subsidi bantuan biaya pendidikan muali dari tingkat TK/RA hingga Perguruan Tinggi. Pada tahap perencanaan, anggota eL-Zawa menganalisis tujuan dan mengukur seberapa besar alokasi sumber dana yang dapat dimanfaatkan guna bantuan pendidikan. Sebelum melakukan distribusi, eL-Zawa juga membentuk tim dari pihak kader yang membantu untuk penyaluran distribusi dana. Dalam melaksanakan distribusi, biasanya metode yang dilakukan ialah dengan membayarkan langsung ke lokasi distribusi (sekolah-sekolah penerima bantuan) dan untuk bantuan Non SPP dilakukan di kantor eL-Zawa secara rutin dengan memberikan bingkisan keperluan sekolah atau sembako. Untuk tahap akhir, evaluasi yang dilakukan guna menjaga agar program semakin baik ialah dengan melakukan rapat koordinasi dan evaluasi rutin setelah program terlaksana. (3) Manfaat yang dapat diambil dari eksistensi lembaga eL- Zawa sebagai lembaga pengelola dana zakat untuk bantuan pendidikan antara lain: bantuan biaya pendidikan yang dapat meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, program-program yang berjalan juga berdampak pada jenjang karir penerima bantuan serta adanya pembinaan karakter dan kaderisasi yang dapat membekali soft skill tertentu, khususnya manajerial dan public speaking.
Pemanfaatan Bunga Telang Sebagai Upaya Anti Oksidan Pada Remaja Di Lingkungan SMK Patria Gading Rejo Afikirtiani, Winda; Sugiarto; Mustopa; Simanjuntak, Betty; Larombia, Sufiana; Joko Susilo, Dwi; Endi Fernanda, Fitra; Sa'idah, Siti
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/kolaborasi.v5i1.465

Abstract

Introduction: Telang flower (Clitoria Ternatea L.) is a type of flowering plant from the legume tribe with a purplish color that contains anthocyanin compounds as a source of antioxidants. Antioxidants play an important role in protecting the body from oxidative damage caused by free radicals that can trigger various degenerative diseases. One form of telang flower utilization is processed as a health drink. However, information regarding the utilization of telang flowers as a health drink is still very rarely known by the public, especially in teenagers. Objective: The purpose of this service was to provide knowledge and skills to adolescents in the environment of SMK Patria Gading Rejo regarding the benefits of telang flowers as antioxidants and the correct way of processing. Method: This public service was conducted by Desember 2024 with a lecture method using Project Still media and direct demonstrations to teenagers in the environment of SMK Patria Gading Rejo.  Result: The results of this activity can increase participants understanding of the benefits of telang flower tea as an anti oxidant with an average pre test score of 35 and an average post test score of 80.5. In addition, participants can directly demonstrate how to make telang flower tea properly and correctly with a total percentage reaching 65% and participants who demonstrate less well and correctly only reach 35%. Conclusion: There is an understanding of adolescents at SMK Patria Gading Rejo about the process of making and business opportunities for telang flower tea.
Metal Adsorption in Batik Liquid Waste Using Adsorbents from Duck Eggshell and Durian Skin Waste Huda, Muhammad Farkhan Fikri; Mustopa; Aktawan, Agus; Hakika, Dhias Cahya
Indonesian Journal of Chemical Engineering Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/ijce.v3i1.1419

Abstract

If industrial factory waste is directly disposed of into the surrounding environment, it can cause pollution, damaging the areas affected by the waste. Therefore, it is necessary to process the waste to reduce the harmful substances contained in the waste. This study conducted an experiment to reduce the metal content in batik liquid waste (Cu and Cd) using duck egg shells and durian peels as adsorbents. Before the production of activated charcoal, the duck egg shells and durian skins were washed and then sun-dried. Next, the duck egg shells are crushed into small granules, and the durian skins are cut into small pieces to facilitate carbonization. The carbonization process is carried out using a device called a furnace at a temperature of 600 °C for 2 hours for duck egg shells, and 300 °C for 1 hour for durian peels. Then, the obtained charcoal is ground and sieved using a 140 mesh sieve, followed by activation using a 4 N H3PO4 solution for 24 hours. The adsorption process is differentiated based on variations in contact time of 30, 90, and 180 minutes as the independent variable in the study, with adsorbent weight and stirring speed as the constant variables. After being analyzed using atomic absorption spectrophotometry, a reduction in Cu metal content by 27% and Cd metal content by 19% was obtained. The pH decreased from 13 to 10.
Peran Keluarga dan Komunitas Dalam Pendidikan Agama Bagi Generasi Z Ella Khusnia Putri; Nasikhin; Mustopa
AlMaheer: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 01 (2025): Almaheer: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Azami Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63018/jpi.v3i01.181

Abstract

Generasi z tumbuh dalam era digital yang penuh tantangan dalam penguatan nilai-nilai agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran keluarga dan komunitas dalam mendukung pendidikan agama bagi generasi z. metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif berbasis deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga memegang peran utama dalam penanaman nilai-nilai agama melalui keteladanan, komunikasi positif, dan integrasi nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Komunitas juga berkontibusi dengan menciptakan lingkungan sosial yang mendukung, memperkuat literasi keagamaan, dan menyediakan wadah pembelajaran agama yang adaptif dan menarik, seperti majelis taklim online dan komunitas one day one juz. Kolaborasi antara keluarga dan komunitas menjadi kunci dalam membangun karakter religius generasi z agar mampu mengahadapi tantangan era digital tanpa kehilangan identitas keagamaannya. Penelitian ini merekomendasikan inovasi dalam metode pendidikan agama yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan generasi z.
Pendidikan Keluarga di Era Hedonistik: Tinjauan Kritis Filsafat Pendidikan Karakter Danu Hendryawan Saputra; Nasikhin; Mustopa
AlMaheer: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 01 (2025): Almaheer: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Azami Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63018/jpi.v3i01.184

Abstract

Artikel ini membahas peran pendidikan keluarga dalam era hedonistik melalui sudut pandang filsafat pendidikan karakter. Hedonistik yang mengutamakan kesenangan sesaat menjadi tantangan bagi keluarga dalam menanamkan nilai-nilai karakter yang kuat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kritis untuk menganalisis bagaimana keluarg dapat tetap efektif dalam membentuk karakter anak ditengah gaya hidup yang cenderung materialistic. Filsafat Pendidikan karakter dijadikan landasan untuk merumuskan strategi yang relevan dengan konteks masa kini. Hasil analisis menunjukan bahwa Pendidikan keluarga harus lebih menekankan pada pembiasaan nilai-nilai sederhana namun mendalam seperti kejujuran, tanggung jawab, dan empati. Artikel ini juga menyoroti pentingnya keteladanan orang tua sebagai fondasi utama dalam menangkal pengaruh negative hedonistic terhadap perkembangan karakter anak.
Integrasi Nilai Tawakal dan Rabbani dalam Pendidikan Agama Pada Remaja: Studi Q.S Al-Kahfi:10 Shonia Ismawati; Nasikhin; Mustopa
AlMaheer: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 01 (2025): Almaheer: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Azami Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63018/jpi.v3i01.191

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kajian tafsir Al-Qur’an dan analisis pendidikan untuk mengkaji penerapan nilai tawakal (berserah diri) dan rabbani (ketuhanan) dalam Q.S Al-Kahfi:10 untuk pendidikan agama pada remaja. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kisah Ashabul Kahfi memberikan contoh nyata tentang pentingnya bersandar kepada Allah setelah berusaha semaksimal mungkin (tawakal) sekaligus menjaga kesadaran akan pengawasan-Nya (rabbani). Kedua nilai ini sangat relevan bagi remaja masa kini karena dapat membantu mereka menghadapi tekanan hidup dengan lebih tangguh. Tawakal mengajarkan remaja untuk berusaha keras kemudian percaya kepada ketetapan Allah, bukan sekedar pasrah tanpa tindakan. Sementara nilai rabbani membentuk kesadaran bahwa Allah selalu mengawasi mereka, sehingga mendorong perilaku bertanggung jawab. Untuk menerapkannya dalam pembelajaran, penelitian ini menawarkan metode kreatif seperti kisah Qur’ani, diskusi kelompok, dan praktik langsung dalam kehidupan sehari-hari. Hasilnya, remaja dapat mengembangkan ketahanan mental, mengurangi stres, dan memiliki landasan spiritual yang kuat di tengah tantangan globalisasi.
Filsafat Pendidikan Humanis dan Relevansinya Dengan Pencegahan Korupsi Siti Rokhanah; Nasikhin; Mustopa
AlMaheer: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 01 (2025): Almaheer: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Azami Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63018/jpi.v3i01.192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi filsafat pendidikan humanis dalam pencegahan korupsi dengan menekankan pada pembentukan karakter yang berbasis nilai-nilai moral dan etika dalam sistem pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif, yang mengkaji teori-teori filsafat pendidikan, prinsip pendidikan humanis, serta implikasinya terhadap pembentukan integritas peserta didik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendidikan humanis dapat membentuk kesadaran kritis, empati, dan rasa tanggung jawab sosial yang esensial dalam mencegah praktik korupsi, melalui integrasi nilai-nilai etis dalam kurikulum dan praktik pembelajaran yang dialogis. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan wawasan baru tentang pentingnya pendekatan humanis dalam pendidikan sebagai strategi preventif dalam pemberantasan korupsi, sekaligus menyarankan reformasi kurikulum dan penguatan kapasitas moral para pendidik untuk menciptakan generasi yang berintegritas dan bertanggung jawab.
Learning from Malaysia's Progressive Islamic Law Framework on Online Gambling: Insights for Indonesia Solehudin, Ending; Mustopa; Mudzakkir, Muhammad; Saepudin; Ahyani, Hisam
AL-IHKAM: Jurnal Hukum & Pranata Sosial Vol. 20 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Sharia IAIN Madura collaboration with The Islamic Law Researcher Association (APHI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/al-lhkam.v20i1.14897

Abstract

Online gambling has become a rapidly growing issue, leading to financial losses and mental health challenges. In Malaysia, online gambling is regulated under progressive Islamic law which focuses on social justice, while Indonesia struggles with weak enforcement despite existing regulations. This study discusses three main parts: first, current online gambling regulation in Indonesia and Malaysia; second, Malaysia’s progressive legal experience as a blueprint for Indonesia; and third, social justice and SDGs-based online gambling regulation for Muslim-majority countries. A qualitative approach, including case studies, in-depth interviews with legal experts, and document analysis in both countries, was employed. The findings show that Malaysia’s implementation of progressive Islamic law has been effective in managing online gambling, promoting social justice, and reducing financial and mental health impacts. In contrast, weak law enforcement in Indonesia exacerbates the social issues related to online gambling. The research concludes that Malaysia’s approach has successfully regulated online gambling and supported SDG achievement. Therefore, Indonesia should consider adopting more progressive Islamic legal principles to enhance law enforcement and reduce the social harms of online gambling.