Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL MEDICAL

Qualitative And Quantitative Analysis Medical Record Documents Of Inpatients Sectio Caesarea In General Hospital Anna Medika Madura The First Quarter 2018 Angga Ferdianto
JURNAL MEDICAL P-ISSN : 2685-7960 e-ISSN : 2685-7979 Vol 1 No 1 (2019): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis dokumen rekam medis secara kualitatif dan kuantitatif sangat diperlukan untuk pembuatan isi rekam medis yang dilindungi dari masukan-masukan yang tidak tegak / konsisten serta pelanggaran pencatatan yang berdampak pada hasil yang tidak akurat dan lengkap. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Perolehan data dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara terbuka. Populasi Pasien DRM Rawat Inap Sectio Caesarea di RSU Anna Medika Madura, jumlah populasi sama dengan jumlah sampel sebanyak 36 dokumen rekam medis kasus Sectio Caesarea. Instrumen yang digunakan adalah check list peneliti dan Wawancara . Data yang diperoleh diolah, kemudian dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan observasi pada pasien terhadap dokumen rekam medis, diperoleh analisis review kualitatif dan kuantitatif. Ketidaklengkapan terdapat pada 15 DRM lengkap dan 21 DRM tidak lengkap. Hasil analisis kualitatif total 28 akhir konsisten / akurat dan 8 tidak lengkap / tidak konsisten. Kesimpulan dari penelitian ini Di RSU Anna Medika Madura adalah pelayanan yang kurang baik. Pasalnya, hasil analisis kualitatif dan kuantitatif kasus Sectio Caesarea banyak dalam pengisian rekam medis yang tidak lengkap.
Analysis Qualitative Administrative Medical Records Documents Of Inpatients With Typhoid In Regional Hospital Dr. Soebandi Jember 2018 Angga Ferdianto
JURNAL MEDICAL P-ISSN : 2685-7960 e-ISSN : 2685-7979 Vol 1 No 2 (2019): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analysis Qualitative Administrative of medical record documents are indispensable for the creation of the content of health records which are protected from inputs that are not erect/consistent as well as violation of the recordings that have an impact on the inaccurate and incomplete results. The purpose of this research was to determine completeness of the description of contents medical records document of hospitalization in patients with Typhoid in RSD dr. Soebandi Jember Year 2018. The type of this research was qualitative descriptive research. Data acquisition of this research were observation. Results obtained from medical record document observation in RSD dr. Soebandi Jember, incomplete filling of informed consent are as many as 34 files. Assessing the recording as much as 6 files on aspects of writing unreadable no writing illegible physician.
Analisa Faktor Ketidaktepatan Penyimpanan Dokumen Rekam Medis Pasien Rawat Jalan (Misfile) Di Unit Filing Rsud dr.Mohammad Zyn Kabupaten Sampang Ferdianto, Angga
JURNAL MEDICAL P-ISSN : 2685-7960 e-ISSN : 2685-7979 Vol 2 No 1 (2020): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/jm.v2i1.302

Abstract

Penyimpanan dokumen rekam medis yang tepat(misfile)mengakibatkan pelayanan kesehatan menjadi terhambat kualitas mutu pelayanan kesehatan serta dalam manajemen unit kerja rekam medis akan menurun. Oleh karena itu perlu adanya menganalisa faktor ketidaktepatan penyimpanan dokumen rekam medis pasien rawat jalan (misfile) diunit filingguna mengetahui faktor penyebab terjadinya misfile di RSUD dr. Mohammad Zyn Kabupaten Sampang. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Menggunakan metode 5M untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya (misfile) diunitFilingRSUD dr. Muhammad Zyn Kabupaten Sampang Tahun 2020.Populasi yang digunakan adalah 3.600 dokumen rekam medis, dengan pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin, sehingga sampel yang digunakan sejumlah 97 dokumen rekam medis pasien rawat jalan. Hasil penelitian diperoleh presentase kejadian Misfile diunit FilingRSUD dr. Muhammad Zyn Kabupaten Sampang Tahun 2020 adalah 10 dokumen rekam medis atau 10%. Sedangkan dokumen yang tepat dalam penyimpanan sejumlah 87 dokumen rekam medis dengan presentase 90%. Disarankan untuk menambah petugas penyimpanan minimal DIII Rekam Medis, melaksanakan pelatihan mengenai manajemen unit kerja rekam medis, dibuatkan Standar Operasional Prosedur (SOP) tertulis pengembalian dokumen rekam medis pasien rawat jalan, dilaksanakannya penggunaan tracer, menggunakan sistem kode warna pada map/folder rekam medis.
TINJAUAN KESIAPAN IMPLEMENTASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI PUSKESMAS KLAMPIS Nurul Fitrian, Audinar; Ferdianto, Angga
JURNAL MEDICAL P-ISSN : 2685-7960 e-ISSN : 2685-7979 Vol 3 No 1 (2023): APRIL
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/jm.v3i1.2290

Abstract

Based on Republic of Indonesia Government Regulation Number 24 of 2022 concerning Medical Records, it is explained that every health service facility is required to maintain electronic medical records no later than December 31, 2023. At the Klampis Health Center, they still use manual medical records, but are planning to switch to electronic medical records. The purpose of study is to identify readiness for implementation. Electronic medical records at the Klampis Health Center. The method used in this research was quantitative descriptive. The population of this study were all officers at the Klampis Health Center who were involved in using and filling in medical records. Sampling method used a total sampling technique with a total of 60 respondents. Based on the analysis results in terms of the DOQ - IT method, the human resources aspect was in the very ready category with an average value of 4.11. In terms of organizational work culture was in the very ready category with an average score of 4.14. In the governance aspect, leadership was in the very ready category with an average score of 4.13. The IT infrastructure aspect was in the very ready category with an average value of 4.09. Using medical records will be easier by harmonizing technology such as electronic medical records. Health workers must be able to balance their competencies during the transition period. The implementation of EMR will speed up and facilitate information accessibility