Inka A. T. Sukarno
Universitas Sam Ratulangi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBANDINGAN TEKANAN DARAH ANTARA PENDUDUK YANG TINGGAL DI DATARAN TINGGI DAN DATARAN RENDAH Sukarno, Inka A. T.
eBiomedik Vol 2, No 1 (2014): eBiomedik
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ebm.2.1.2014.3700

Abstract

Abstract: Blood pressure is the pressure generated by the blood against the blood vessel. Blood pressure is affected by blood volume and elasticity of blood vessels. Increased blood pressure is caused by an increase in blood volume or blood vessel elasticity. Conversely, a decrease in blood volume will lower blood pressure. The aim of this study was to compare the profile of blood pressure among people living in the highlands and lowlands (coast). This was an analytic survey research methods using 160 samples. The data obtained through the measurement of blood pressure using sphygmomanometers ABN and Littman stethoscope. Data distribution based on blood pressure classification (WHO criteria) was tested using Chi-Square test. The results showed that the number of people with normal systole and diastole are more in the highlands (75 % and 72.5 %) than in the lowlands (55 % and 36.25 %). There are more respondents with hypertension both systolic and diastolic in the lowlands (45 % and 63.75 %) than in the highlands (25 % and 27.5 %). Furthermore, blood pressure measurement data were analyzed using the Mann Whitney U test. Based on tests, there is  a significant difference between people living in the higlands and lowlands ( α < 0.05 ), so that H1 is accepted and HO is rejected. Conclusions: There is a  significant difference in the measurement of blood pressure among people living in the highlands and lowlands. Keywords: blood pressure, highland, lowland (coast)     Abstrak: Tekanan darah adalah tekanan yang dihasilkan oleh darah terhadap pembuluh darah. Tekanan darah dipengaruhi volume darah dan elastisitas pembuluh darah. Peningkatan tekanan darah disebabkan peningkatan volume darah atau elastisitas pembuluh darah. Sebaliknya, penurunan volume darah akan menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil tekanan darah antara penduduk yang tinggal di dataran tinggi dan dataran rendah. Metode penelitian survey analitik dengan 160 sampel. Data di peroleh melalui pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter ABN dan stetoskop Littman. Distribusi data berdasarkan klasifikasi tekanan darah WHO di uji menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk dengan tekanan darah normal sistole 75% dan diastole 72,5% lebih banyak di dataran tinggi dibandingkan dengan dataran rendah berturut-turut  55% dan  36,25%. Lebih banyak ditemukan hipertensi dengan sistole 45% dan diastole 63,75% di dataran rendah di bandingkan dengan dataran tinggi masing-masing 25% dan 27,5%. Selanjutnya, data hasil pengukuran tekanan darah di analisis menggunakan uji Mann Whitney U. Berdasarkan uji statistik di dapatkan ada  perbedaan yang signifikan antara penduduk yang tinggal di dataran tinggi dan dataran rendah (α < 0.05), sehingga H1 diterima dan HO ditolak. Simpulan: terdapat perbedaan yang bermakna pada pengukuran tekanan darah antara penduduk yang tinggal di dataran tinggi dan dataran rendah. Kata Kunci: tekanan darah, dataran tinggi, dataran rendah (pesisir pantai)
Hubungan antara Kadar Vitamin D dengan Kejadian Kanker Kolorektal: Studi Kasus dengan Pendekatan Berbasis Bukti Kairupan, Timothy S.; Sukarno, Inka A. T.; Wulandari, Yohannessa; Manikam, Nurul R. M.
e-CliniC Vol. 14 No. 2 (2026): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v14i2.63120

Abstract

Abstract: Colorectal cancer is the third most common malignancy worldwide and the second leading cause of cancer-related death in developing countries. Vitamin D is known to play a role in inhibiting the progression of cancer cells. Vitamin D deficiency is prevalent in both developed and developing countries. Several studies have suggested an association between vitamin D levels and the incidence of colorectal cancer. This study aimed to determine the association between vitamin D levels and the incidence of colorectal cancer. A comprehensive literature search was conducted across PubMed, Cochrane Library, EBSCOhost, and ProQuest databases. Article selection followed predefined eligibility criteria through title and abstract screening, full-text review, and assessment of inclusion and exclusion criteria. Critical assessment tools and levels of evidence of the final articles are based on the Oxford Center for Evidence-Based Medicine. Four studies met the inclusion criteria, consisting of one meta-analysis and three cohort studies. The results showed that all studies reported an association between vitamin D levels and colorectal cancer. All studies indicated that vitamin D deficiency is associated with an increased risk of colorectal cancer. In conclusion, there is an association between vitamin D deficiency and the incidence of colorectal cancer. Keywords: adults; vitamin D; colorectal cancer   Abstrak: Kanker kolorektal merupakan kanker ketiga terbanyak didunia dan penyebab kematian kedua terbanyak yang menyebabkan kematian di negara berkembang. Vitamin D memiliki peran dalam menghambat perkembangan dari sel kanker. Defisiensi vitamin D cukup tinggi di negara maju dan berkembang. Beberapa penelitian menunjukkan hubungan vitamin D dengan kejadian kanker kolorektal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar vitamin D dengan kejadian kanker kolorektal. Pencarian literatur dilakukan pada Pubmed, Cochrane Library, EBSCOhost, dan ProQuest dengan kriteria eligibiltas yang ditentukan oleh penulis. Penyeleksi artikel dilakukan dengan penapisan judul atau abstrak, telaah teks lengkap, dan menentukan terpenuhinya kriteria inklusi dan eksklusi. Critical assessment tools and levels of evidence dari artikel terpilih mengacu pada Oxford Centre for Evidence-Based Medicine. Pencarian literatur mendapatkan empat studi yang memenuhi kriteria, yaitu satu studi meta-analisis dan tiga studi kohort. Keempatnya menunjukkan adanya hubungan kadar vitamin D dan kanker kolorektal. Hasil telaah keempat studi menunjukkan bahwa kadar vitamin D yang rendah dapat meningkatkan kejadian kanker kolorektal. Simpulan penelitian ini ialah terdapat hubungan antara kadar vitamin D dengan kejadian kanker kolorektal. Kata kunci: dewasa; vitamin D; kanker kolorektal