Ardi Cahyadireja
STKIP Bina Mutiara Sukabumi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI MODEL EVALUASI CIPP PADA PEMBELAJARAN DARING SDIT ADZKIA 2 SUKABUMI Ardi Cahyadireja; Esmi Tsalsa Sofiawati; Ratnasari Ratnasari
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 3 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, dan Product) sebagai alat melakukan evaluasi. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu riset-evaluasi dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data pada penelitian evaluasi ini yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sumber data diperoleh dari kepala sekolah, guru, wali kelas, staff TU, staff kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan, program pembelajaran daring di SDIT Adzkia 2 Sukabumi telah mencapai hasil yang baik dalam pelaksanaannya. Hal itu dapat dilihat dari kesesuaian indikator yang dinilai dengan 4 komponen evaluasi CIPP yaitu pada komponen context terdapat landasan hukum dan tujuan dilaksanakannya program, pada komponen input, terdapat sumber daya manusia, sasaran dan sarana prasarana dalam pelaksanaan program, pada komponen process terdapat proses perencanaan, sosialisasi program dan proses monitoring, pada komponen product terdapat laporan hasil program dan ketercapaian tujuan program. Secara keseluruhan pelaksanaan program pembelajaran daring di SDIT Adzkia 2 Sukabumi dapat dikatakan telah efektif karena telah memenuhi standar kriteria yang telah ditentukan. Namun, terdapat beberapa fokus yang perlu ditingkatkan diantaranya, 1) memperbanyak program tambahan untuk mengisi waktu luang para peserta didik selama belajar di rumah, 2) kepala sekolah untuk lebih intens melakukan sosialisasi dan komunikasi dengan orang tua siswa, 3) guru untuk lebih banyak memberikan variasi dalam media pembelajaran