Nanik Mujiati
sekolah tinggi agama islam sabilul muttaqin mojokerto

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PERENCANAAN STRATEGI KOMUNIKASI DAKWAH MASJID AGUNG AMPEL SURABAYA DALAM PERSPEKTIF SISTEM Nanik Mujiati
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perencanaan strategikomunikasi dakwah Masjid Ampeldenta atau dikenal sebagai Masjid Agung Ampel Surabaya. Melalui penelitian ini dapat memberikan pemahaman dakwaholeh peran salah satu wali Sembilan (wali songo), Raden Mohammad Ali Rahmatullah atau dikenal sebagai Sunan Ampel. Dalam berdakwah, beliau bersama sahabat karibnya yakni Mbah Sholeh dan Mbah Sonhaji dibantu para santri mendirikan pesantren yang selanjutnya direnovasi menjadi Masjid Ampel yang berlokasi di Surabaya. Seiring perkembangan zaman, Masjid Ampel atau Masjid Agung Ampel Surabaya mengalami transformasi proses dakwah salah satunya dengan menentukan perencanaan strategi komunikasi dakwah, terutama disertai perubahan kepengurusan Masjid. Hasil penelitian menunjukkanperencanaan strategi komunikasi dakwah Masjid Agung Ampel Surabaya yaitu menentukan komunikator (da’i), rancangan pesan dakwah (maddah), media yang dipilih dan khalayak atau komunikan yang dituju (mad’u). Komunikator yang dipilih ialah mereka yang mempunyai kredibilitas dan pengetahuan akan keagamaan khususnya menyangkut program dakwah yang dilakukan, menyangkut kitab-kitab yang dipelajari salah satunya seperti kitab kuning. Terkait pesan dakwah, pengurus masjid memilih beberapa kitab yang penting untuk pengetahuan-pengetahuan tentang fiqih, serta memberikan pembelajaran tafsir yang dilakukan setiap hari selasa yang diisi oleh salah satu imam besar di Masjid Ampel yakni Kyai Zulmi. Selain itu, terdapat program lainnya seperti pembacaan diba’ setelah shalat subuh, pengajian fathul qorib dan riyadhus shalihin. Sedangkan setelah shalat magrib diadakan pembacaan ratibul haddad. Media dakwahnya adalah media cetak berupa kitab, media elektronik berupa instagram, facebook dan radio Ampel Denta 9.04 FM, dan media langsung (tatap muka) seperti pengajian dan kajian kitab. Sedangkan Target audien atau khalayak dalam dakwah Masjid Agung Ampel Surabaya adalah masyarakat umum khususnya umat Islam.
KONVERGENSI DAN DIGITALISASI MEDIA: TANTANGAN INDUSTRI MEDIA (Konvergensi Media MNC Grup dan Kompas Gramedia di Indonesia) Nanik Mujiati
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of information technology and communication requires the media industry to adapt to new media presence. New media has created a convergence process between digital technology and network interconnectivity. This article focuses on how a media industry deals with the challenges of convergence and digitalization. Among other features of the new media’s convergence and digitalization of the media is the MNC Group and Kompas Group (Gramedia’s Kompas) in Indonesia. The MNC group and the Kompas group seek to optimize the media to be distributed to the masses or the viewers. It is necessary to organize production in multiplatforms. This article, underlies a study of how media convergence affected the production of these two media industries. Keywords: Convergence, Digitalization, Media Industry
Problematika Dakwah Komunitas Kegiatan Cakap Membawa Berkah “Kecambah” dalam Memberdayakan Pesantren di Kabupaten Mojokerto Nanik Mujiati
Jurnal Kopis: Kajian Penelitian dan Pemikiran Komunikasi Penyiaran Islam Vol. 5 No. 1 (2022): Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Kopis: Kajian Penelitian dan Pemikiran Komunikasi P
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/kpi.v5i1.2398

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan berbasis keagamaan Islam yang telah ada sejak masa Kolonial. Namun seiring perkembangan zaman, posisi pesantren dianggap masyarakat bukan menjadi prioritas utama dalam pendidikan, berbeda dengan pendidikan formal seperti sekolah. Padahal pada dasarnya pesantren merupakan bagian dari penggerak perubahan sosial di masyarakat. Dalam penyelenggaraannya, pesantren tidak lepas dari yang namanya permasalahan terutama pada pesantren di wilayah kabupaten Mojokerto. Untuk mengatasi permasalahan tersebut muncul komunitas dakwah yang disebut KECAMBAH atau Kegiatan Cakap Membawa Berkah dengan tujuan memberdayakan pesantren di kabupaten Mojokerto. Metode penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil data menunjukkan bahwa problem yang dihadapi pesantren di kabupaten Mojokerto adalah dari perspektif ekonomi, mitra dakwah, persepsi masyarakat terhadap kiai “bermodal”, pesantren sebagai alternatif sementara, serta sarana dan prasarana yang masih kurang memadai. Mengetahui situasi ini menunjukkan bahwa masih diperlukan adanya kesadaran masyarakat akan kesejahteraan dan perhatian bagi pesantren.
THE INFLUENCE OF THE MOTIVE FOR THE USE OF AUDIO-VISUAL DA'WAH MEDIA ON INCREASING THE SATISFACTION OF DA'WAH MESSAGES IN SURABAYA ISLAMIC STUDENTS Nanik Mujiati
Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Darullughah Waddawah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/wasilatuna.v5i1.563

Abstract

The studies background of audio-visual media use as the da’wah media often accessed by Surabaya Islamic students. The study aims to see how the motive of the use of audio-visual da’wah media on the increasing satisfaction of the da’wah message on Surabaya Islamic students has been. Research answer the problems, 1) what was the motive behind the use of audio-visual da’wah media toward the increasing satisfaction of the da’wah message on Surabaya Islamic students? 2) what percentage of the motive behind the use of audio-visual da’wah media on the increasing satisfaction of the da’wah message on Surabaya Islamic students?. Data collection techniques this research through questionnaires, observation, interviews, and documentation. The technical data analysis is done in statistical quantitative. Based on research, it is known that there has been a significant influence on the use of audio-visual da’wah media toward the increased satisfaction of the da’wah message on Surabaya Islamic students. The motive for the use of audio-visual da’wah media on raising the satisfaction of the da’wah message on Surabaya Islamic students is 10,8 %.   Keywords: Da’wah, Audio-visual Media, Da’wah Message.
Pola Asuh Orang Tua Dalam Membentuk Kepribadian Anak Di Desa Warugunung Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto Nanik Mujiati
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana pola asuh orang tua dalam membentuk kepribadian anak di desa Warugunung kecamatan Pacet kabupaten Mojokerto yang ditinjau dari kepribadian sosial analytics Erich Fromm. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualiatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua dalam membentuk kepribadian anak di desa Warugunung ialah terdiri dari berbagai cara, Pertama, mengajarkan etika berbicara dan pekerjaan rumah. Kedua, membiarkan anak bermain namun dengan pengawasan. Ketiga, memberi arahan. Keempat, membantu anak berkreativitas. Terakhir, mendidik dengan nasihat. Pola asuh orang tua terhadap anak berperan penting dalam membentuk kepribadian anak terutama dalam menghadapi masa depan.
Media Dakwah di Era MIlenial Tinjauan Tafsir Al-Qur'an dan Hadits: Studi Penggunaan Media Dakwah pada Komunitas Sentra Kajian Pribadi Nabi Nanik Mujiati; Nila Audini Oktavia
Jurnal Mediakita : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Mediakita :Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/mediakita.v7i1.876

Abstract

This study aims to find out how the use of da’wah media in the community of Sentra Kajian Pribadi Nabi by Ustaz Ainul Yaqin  Lc. MA in the millenials, according to the Qur’an and hadiths commentation. Da’wah activity was in the Shohihuddin islamic boarding 2 interpretations of hadith, Prapen, Surabaya. This method of research uses descriptive qualitative research. The result of research that the da’wah media used consisted of four types, including the first, the media auditif was directly to the public. Such as recitation and lecture activities that have become a routine on Friday nights at the Shohihuddin 2 Tafsir Hadith islamic boarding. Second, visual media giving insight into the book of the da’wah material. Usually visual media dan auditif occur at the same time, such as from the chant together. Third, audio-visual media is a blend of visual media with media auditif one of them is through instagram. That instagram account is a community of Sentra Kajian Pribadi Nabi. Fourth, moral media is a way of delivery that is directly shown in the form of real actions. Ustaz Ainul Yaqin not only spoke in da’wah, but also behaved according to the prophet teachings. He once invited the students he mentored in class to pray in congregation in the mushalla that had been provided in the room.