Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

OPTIMALISASI KOMPOSISI PASIR CETAK GREEN SAND SEBAGAI UPAYA MENGHILANGKAN CACAT BLOW HOLES Hariningsih Hariningsih; Nofi Lia; Yusuf Umardani
JURNAL FOUNDRY Vol. 5 No. 2 (2022): JURNAL FOUNDRY
Publisher : LPPM Politeknik Manufaktur Ceper

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62944/jf.v5i2.53

Abstract

Presentase cacat blow holes yang terjadi pada produk wing nut sebesar 41.67%. Produk wing nut tersebut diproduksi dengan menggunakan pasir cetak green sand. Permeabilitas dari pasir cetak yang tidak optimum merupakan salah satu penyebab terjadinya blow holes. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan komposisi pasir cetak yang tepat, yang dapat mencapai nilai permeabilitas optimum untuk mengurangi cacat blow holes. Permeabilitas diperbaiki dengan menambahkan pasir baru dengan grain fineness number (GFN) yang lebih rendah. Komposisi awal pasir cetak green sand menggunakan 1 % pasir silika baru dengan GFN 69.75, sedangkan komposisi baru menggunakan 1.2 % pasir silika baru dengan GFN 46.85. Pengujian pasir cetak yang dilakukan meliputi pengujian moisture, compactibility, permeability, green compression strength (GCS), dry compression strength (DCS), wet tensile strength (WTS), active clay, clay content, grain fineness number (GFN), volitile combustible material (VCM), dan loss on ignations (LOI). Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan pasir silika baru dengan GFN yang lebih rendah dapat meningkatkan permeabilitas dan menurunkan moisture pasir cetak. Penurunan moisture mengurangi jumlah gas yang dihasilkan oleh cetakan dan peningkatan permeabilitas dapat mengalirkan gas ke luar sehingga tidak terjebak dalam rongga cetak. Hal ini dibuktikan dengan data produksi yang menunjukkan persentase cacat blow holes menurun hingga menjadi 2.37 %.
PENGARUH PENGGUNAAN STARCH TAPIOKA SEBAGAI ADITIF PADA PASIR CETAK GREENSAND Hariningsih Hariningsih; Dimas Aditya Priandana; Muhammad Awaludin
JURNAL FOUNDRY Vol. 6 No. 1 (2023): JURNAL FOUNDRY
Publisher : LPPM Politeknik Manufaktur Ceper

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62944/jf.v6i1.65

Abstract

Kualitas pasir cetak adalah salah satu faktor terpenting dalam menghasilkan coran berkualitas tinggi. Greensand merupakan salah satu metode pasir cetak yang sering digunakan di industri pengecoran logam. Salah satu metode untuk meningkatkan kualitas greensand yaitu dengan penambahan starch tapioka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan starch tapioka sebagai aditif pada pasir cetak greensand, serta mendapatkan persentase penggunaan starch yang tepat untuk mencapai karakteristik yang optimal dan memenuhi standar. Komposisi utama pasir cetak greensand yang digunakan yaitu pasir silika baru, 10% bentonit, dan 3%. Starch ditambahkan pada pasir cetak greensand dengan variasi 0%, 0,5%, 1% dan 1,5%. Pengujian pasir cetak yang dilakukan meliputi uji moisture, permeability, compactability, green compression strength (GCS), dry compressive strength (DCS), dan wet tensile strength (WTS). Hasil pengujian menunjukkan semakin banyak starch tapioka yang ditambahkan dengan komposisi air yang tetap, menyebabkan nilai compactibility dan moisture menurun sehingga mengakibatkan permeability, GCS, DCS dan WTS juga menurun. Semakin banyak starch tapioka yang ditambahkan dengan komposisi air yang meningkat dan nilai compactibility yang tetap mengakibatkan moisture, DCS, dan WTS meningkat tetapi permeability dan GCS menurun. Penambahan starch 0,5% dengan air 3% menghasilkan nilai GCS dan WTS yang paling optimal yaitu GCS sebesar 8,6 N/cm² dan WTS sebesar 0,224 N/cm². Penggunaan starch tapioka sangat mempengaruhi moisture dan compactibility, dengan kata lain starch tapioka secara tidak langsung mempengaruhi GCS, DCS, dan WTS. Kata kunci: starch tapioka, aditif, greensand, moisture, compactibility
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Mendeley Sebagai Manajemen Referensi Bagi Mahasiswa Teknologi Pengecoran Logam Polman Ceper Untuk Bekal Magang Kerja dan Penulisan Tugas Akhir Hariningsih Hariningsih; Danis Aditya Mardani
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 4 (2023): Desember : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : AMIK Veteran Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v3i4.2434

Abstract

Students must be able to manage citations from various scientific journals and books in the final semester. Citation management is vital in writing internship reports, final assignments and journals. However, most students still need help citing and writing a bibliography. Therefore, this PKM activity aims to train students to use the Mendeley application to cite and write a bibliography automatically. There are two stages of training: the explanation or demonstration stage and the practice stage. The presenter accompanies the training participants in practising the use of Mendeley. The improvement in participants' skills was measured using a questionnaire method. The participant's ability to operate Mendeley has increased, as evidenced by the average pre-test score of 51.57 and post-test of 79.57. The training evaluation results showed that 71.4% of participants stated that the quality of the material presented was excellent and could equip students to write scientific papers.
Analisa Pengaruh Penambahan Seacoal Terhadap Karakteristik Pasir Cetak Greensand Lutiyatmi Lutiyatmi; Rustam Sidiq; Hariningsih Hariningsih; Akhmad Nurdin
Perwira Journal of Science & Engineering Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Perwira Purbalingga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjse.v4i1.266

Abstract

Pengecoran logam adalah proses yang menghasilkan produk, dengan menggunakan media cetakan pasir greensand. Cetakan pasir greensand mudah dibuat dan dapat didaur ulang serta lebih murah. Komposisi pasir grensand utamanya adalah pasir silika, air, bentonite dan bahan aditif. Bahan aditif memiliki peranan penting dalam perubahan sifat pasir cetak greensand, salah satu bahan tersebut adalah seacoal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penambahan bahan aditif seacoal terhadap karakteristik cetakan greensand, sedangkan komposisi dengan menambahkan variasi seacoal sebesar 0,4%, 0,9 %, dan 1,8 %. Pengujian pasir cetak yang dilakukan meliputi pengujian kadar air, kadar clay, kuat tekan dan GFN. Komposisi standar pasir greensand diuji sebagai standar utama yaitu 0% (tanpa menggunakan seacoal) dibandingkan dengan variasi pasir greensand dengan penambahan seacoal. Hasil pengujian menunjukkan perubahan nilai uji kadar air dan kadar clay yang mengalami kenaikan sebelum ditambah seacoal dibanding setelah penambahan variasi 0,4%, namun selanjutnya terjadi kenaikan pada variasi  penambahan 4%, 0,9% dan 1,8%.  Untuk GFN hasil uji terjadi penurunan dari semua variasi. Pengujian permeabilitas terjadi peningkatan nilai uji awal, namun pada variasi 4%, 0,9% dan 1,8% nilai uji mengalami penurunan. 
The Effect of dust on the mechanical properties of greensand molds with new silica sand as the base material: Pengaruh penggunaan debu terhadap sifat mekanik pasir cetak greensand dengan bahan dasar pasir silika baru Hariningsih Hariningsih; Tasha Rizka
Perwira Journal of Science & Engineering Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Perwira Purbalingga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjse.v5i1.483

Abstract

Debu yang berasal dari dust collector di area cetakan greensand dalam industri pengecoran logam memiliki kadar silika dan lempung yang tinggi. Kandungan ini berasal dari komposisi penyusun pasir cetakan greensand, yaitu bentonit dan pasir silika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan debu dust colector terhadap sifat mekanik pasir cetak greensand baru, yakni pasir cetak greensand yang menggunakan bahan dasar pasir silika baru, serta mendapatkan presentase penggunaan debu yang tepat untuk mencapai nilai green compressive strength (GCS) yang optimal. Variasi debu yang digunakan adalah 0%, 0,5%, 1% dan 1%. Pengujian pasir yang dilakukan meliputi pengujian compactibility, moisture, permeability, green compression strength (GCS), dry compression strength (DCS), wet tensile strength (WTS). Hasil pengujian menunjukan bahwa kekuatan tekan cetakan meningkat seiring dengan meningkatnya presentase penggunaan debu. Apabila kadar air bertambah, kekuatan tekan dan permeabilitasnya akan betambah atau naik sampai pada titik maksimal. Sedangkan jika kadar airnya bertambah terus maka kekuatan tekan dan permeabilitasnya akan menurun. Penggunaan debu yang optimal pada pasir cetak greensand baru yaitu dengan presentase debu 1%.