Penelitian ini disusun untuk mengetahui pengaruh dan besar deviasi dari faktor sudut bias, pelemahan dan cepat rambat gelombang suara dari sambungan las antara baja karbon dan stainless steel yang dicladding dengan nickel dan stainless steel. Penelitian ini menggunakan alat ultrasonik flaw detector sebagai peralatan pemeriksaan yang mewakili ketiga faktor diatas. Variasi ketebalan cladding pada penelitian ini sebesar 3 mm, 4 mm, 5 mm dan 6 mm pada nickel maupun stainless steel. Tebal spesimen sebesar 30 mm dengan lebar 100 mm serta panjang 200 mm. Dari hasil pengujian diketahui bahwa cladding nickel dan stainless steel berpengaruh pada pemeriksaan lubang diskontinuitas sambungan las. Pada pengujian menggunakan probe dengan frekuensi 4 MHz nilai dari pengukuran yang dihasilkan lebih akurat di bandingkan dengan menggunakan probe 2 MHz. Pada pengukuran diameter lubang diskontinuitas 2.5 mm yang menggunakan probe frekuensi 4 MHz dengan metode beam spread besar nilai deviasi pada nickel cladding 3 mm lebih besar 40 %, 4 mm lebih besar 60%, 5 mm lebih besar 60% dan 6 mm lebih besar 80% sedangkan pada stainless steel cladding 3 mm lebih besar 20%, 4 mm lebih besar 40 %, 5 mm lebih besar 60 % dan 6 mm lebih besar 80%. Nilai deviasi dari pengujian sudut bias pada nickel dengan ketebalan cladding 3 mm sebesar 1.18o, 4 mm sebesar 3.51o, 5 mm sebesar 7.21o dan 6 mm sebesar 8.28o. Pada stainless steel dengan ketebalan cladding 3 mm sebesar 1.18o, 4 mm sebesar 2.36o, 5 mm sebesar 4.52o dan 6 mm sebesar 5.85o. Nilai rata deviasi dari faktor pelemahan pada nickel sebesar 1.3 dB dan pada stainless steel sebesar 1.67 dB.