Asmedy Asmedy
STKIP Yapis Dompu, Nusa Tenggara Barat, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effect of Interactive Audio-Visual Learning Media on Elementary School Students' Thematic Learning Outcomes Christine Wulandari Suryaningrum; Moch. Fauzi; Neti Desrianti; Asmedy Asmedy
Jurnal Evaluasi dan Kajian Strategis Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Evaluasi dan Kajian Strategis Pendidikan Dasar
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jekas.v3i2.1370

Abstract

The continued dominance of lecture-based thematic instruction in elementary classrooms may limit students’ cognitive engagement and learning outcomes, particularly when abstract concepts are delivered mainly through verbal explanation. This study aimed to examine the effect of interactive audio-visual media on fifth-grade students’ learning outcomes in thematic learning. Interactive audio-visual media in this study refers to learning media that integrate narration, images, text, animation, and student response activities. A quantitative approach was employed using a quasi-experimental method with a nonequivalent control group design. The participants were 36 fifth-grade students of SDN 07 Dompu, consisting of 18 students in the experimental group and 18 students in the control group. Data were collected using pretest and posttest learning achievement tests and analyzed through descriptive statistics, normality and homogeneity tests, and an independent samples t-test at the 0.05 significance level. The results showed that the experimental group achieved a higher posttest mean score (M = 82.22) than the control group (M = 71.39). The learning gain in the experimental group was also higher (28.61 points) than in the control group (13.06 points). The t-test result indicated a significant difference between groups, t(34) = 3.672, p = .001. These findings suggest that interactive audio-visual media can improve students’ thematic learning outcomes by supporting concept visualization, multimodal information processing, and active participation. However, the findings should be interpreted within the limited sample and school context. This study implies that elementary teachers should design audio-visual media not merely as presentation tools, but as interactive learning resources aligned with learning objectives and assessment indicators.
Perbandingan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Pembelajaran Means Ends Analysis (MEA) dengan Model Pembelajaran Konvensional Pokok Bahasan Dimensi Tiga Asmedy Asmedy
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 2 No. 2 (2021): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v2i2.42

Abstract

Penelitian dilakukan bertujuan untuk mengetahui adakah perbedaan dan hasil belajar mana yang baik antara hasil belajar siswa yang diajar dengan model pembelajaran Means Ends Analysis dengan model pembelajaran Konvensional pada pokok bahasan dimensi tiga. Penelitian ini dilakukan di MAN 1 Dompu pada bulan April 2020. Subjek penelitian adalah 59 siswa di dua kelas yaitu kelas X-1 dan kelas X-3. Penelitian ini manggunakan design eksperimental yaitu, satu kelas eksperimen belajar dengan menggunakan pembelajaran Means Ends Analysis dan satu kelas kontrol belajar dengan menggunakan model pembelajaran Konvensional. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah terdapat perbedaan hasil pre-test antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai Z hitung < Z tabel yaitu -0,16 < 1.96. Dari hasil post-testnya terdapat perbedaan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai – ttabel < thitung > ttabel yaitu -1,19 < 5,41 > 1,19. Tidak hanya hasil dari nilai pre-test dan post-test yang dihitung, tetapi juga hasil selisih dari nilai pre-test-post-test (nilai gain) menunjukan nilai gain kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol dengan nilai thitung ˃ t tabel yaitu 3,2 ˃ 1.67. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan antara hasil belajar siswa yang diajar dengan model pembelajaran Means Ends Analysis dengan hasil belajar siswa yang diajar dengan strategi ekspositori pada pokok bahasan dimensi tiga. Dan hasil belajar siswa yang diajar dengan model pembelajaran Means Ends Analysis menunjukan lebih baik dari pada hasil belajar siswa yang diajar dengan model pembelajaran konvensional.