Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan hasil belajar connected mathematics project dengan pembelajaran konvensional pada siswa sma 1Moch. Fauzi, 2Fahmi Abdul Halim, 3Ibnu Toib Moch. Fauzi; Fahmi Abdul Halim; Ibnu Toib
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v12i3.10148

Abstract

Background of the research is teaching learning process that usually make students as passive learners. So that, in mathematics teaching and learning process would be apllied syncron model of Connected Mathematics Projects that make student became active learners. The objective of the research is to know whether any differences between students who have taught Connected Mathematics Project  with Conventional teaching and learning process on the geometry topics. Subject of the research 70 students of two classes they are X IPA 2 and X IPA 3. This research is quasy experiment, which one class of experimental group uses  Connected Mathematics Project and satu one class of control group uses conventional teaching and learning process. The research result from pretest between experimental and control group is there is no differences between pretest score of experimental and control group which Z count with score of Z count < Z table is 0,31 < 1.96. From post-test has been known if ther is any differences between post-test score with analysing it using score of Z table is 2,26 > 1,96, and the result from experimental group is better than control group with score of Z table is 2,26 > 1,645. By reviewing the result above it has been conclude that there is any differences between the result of teaching and learning process using Connected Mathematics Project (CMP) with conventional teaching and learning on geometry topics on X IPA SMA Negeri 02 Tanggul - Jember 2020/2021 academic year. And the result of Connected Mathematics Project (CMP) is better than conventional teaching and learning process on the geometry topics on the X IPA SMA Negeri 02 Tanggul - Jember   2020/2021 academic year.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN DESAIN PEMBELAJARAN DIGITAL BERBASIS GOOGLE APPS SCRIPT DAN LUMI EDUCATION Moch. Fauzi; Mohammad Ridho’i; Gati Ayu Likasari; Ana Rokhmawati; Naily Rizqi Amaliyah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57080

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat menuntut guru untuk memiliki kompetensi dalam merancang pembelajaran digital yang inovatif dan interaktif. Namun demikian, masih banyak pendidik yang menghadapi tantangan dalam mengembangkan media pembelajaran digital yang adaptif, interaktif, serta mudah terintegrasi dengan platform pembelajaran yang sudah ada. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran digital melalui pelatihan dan pendampingan dengan memanfaatkan Google Apps Script dan Lumi Education. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu analisis kebutuhan, workshop pelatihan, praktik langsung, sesi pendampingan, serta evaluasi kegiatan. Dalam pelatihan tersebut, peserta diperkenalkan pada dasar-dasar desain pembelajaran digital, pemanfaatan Google Apps Script untuk mengotomatisasi dan mengintegrasikan berbagai sumber belajar dalam ekosistem Google, serta pengembangan konten pembelajaran interaktif menggunakan Lumi Education berbasis kerangka kerja H5P. Proses pendampingan memungkinkan peserta untuk secara langsung merancang dan mengembangkan media pembelajaran digital yang relevan dengan mata pelajaran yang mereka ampu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam mengembangkan media pembelajaran digital yang interaktif. Selain itu, peserta memberikan respons yang positif terhadap pelaksanaan kegiatan pelatihan dan pendampingan ini karena dinilai praktis, mudah diakses, serta dapat diterapkan dalam praktik pembelajaran di kelas. Dengan demikian, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berkontribusi dalam memperkuat kompetensi pedagogik digital guru serta mendukung implementasi pembelajaran terintegrasi teknologi di era digital.