Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI INTERNET SEHAT DAN AMAN (INSAN) Rani Pratiwi; Ricco Herdiyan Saputra; Winia Waziana
Jurnal PkM Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 2 (2020): Jurnal PkM Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : LP3K Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56327/jurnalpkm.v1i2.6

Abstract

Menurut Kemkominfo, jumlah pengguna internet di indonesia mencapai 82 juta orang dan berada pada peringkat ke-8 dunia. Dari jumlah tersebut, 80 persen diantaranya adalah remaja berusia 15-19 tahun. Untuk pengguna Facebook, Indonesia berada di peringkat 4 dunia. Dengan jumlah pengguna internet yang mayoritas menggunakan jejaring sosial dan berbagai akses informasi maka sangat diperlukan edukasi yang tepat mengenai internet itu sendiri. Pengaruh konten negatif di internet berupa pornografi, perjudian, penipuan, pelecehan, pencemaran nama baik, cyberbullying, dan kejahatan dunia maya. Untuk menghindari kejahatn di dunia maya selalu ditekankan prinsip dasar yang harus diketahui dalam menggunakan internet. Prinsip dasar di dunia nyata berlaku pula di dunia maya. Penggunaan internet secara sehat dan aman perlu ditanamkan semenjak dini melalui pembelajaran etika berinternet secara sehat (cyber ethics). Hal ini perlu disampaikan untuk menghindari kebiasaan jelek di dunia nyata akan terbawa di dunia maya dan menimbulkan kembali efek negatif di dunia nyata. Menjadi alasan mengapa diperlukannya sosialisasi dan pengenalan mengenai bagaimana perlunya memperkenalkan penggunaan internet yang baik dan sesuai sehingga dapat mengatasai bahaya yang mengancam dari konten-konten negatif yang ada. Kemkominfo sendiri berusaha mengubah citra internet menjadi sepenuhnya positif. Hasil dari sosialisasi ini adalah siswa mampu membedakan bagaimana internet yang baik digunakan dan yang tidak baik digunakan, selain itu kegiatan ini juga menambah pengetahuan siswa tentang dampak-dampak penggunaan internet.
PENDAMPINGAN PEMASARAN PRODUK HOME INDUSTRI MELALUI FACEBOOK MARKETPLACE BAGI PELAKU UMKM DI ERA PANDEMI Winia Waziana
Jurnal PkM Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 2 (2021): Jurnal PkM Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : LP3K Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56327/jurnalpkm.v2i2.26

Abstract

Marketplace menjadi tempat bertemunya antara penjual dan pembeli secara online. Marketplace ini tidak hanya untuk proses transaksi jual beli barang, namun juga banyak digunakan untuk para penyedia jasa atau layanan. Media sosial saat ini menjadi alat yang sangat populer dan diminati oleh pelaku UMKM salah satunya adalah facebook yang di dalamnya terdapat fitur marketplace yang dapat menjangkau promosi dan penjualan yang tidak mengenal ruang dan waktu. Tim PKM melakukan metode pendampingan untuk para pelaku UMKM di Pekon Podosari untuk meningkatkan omset penjualan di Era pandemi. Hasil dari dampingan ini adalah para pelaku UMKM memahmi bagaimana memanfaatkan media sosial facebook markerplace sebagai media pemasaran. Memanfaatakan akun media sosial mereka dan bergabung kedalam marketplace yang telah dibuatkan oleh tim PKM. Para pelaku UMKM mendapatkan pemahaman tentang peningkatan omset penjualan dengan mengganti cara promosi, memperindah tampilan promosi dan pembuatan iklan yang menarik.