Ella Yulaelawati
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pendidikan Keaksaraan Orang Dewasa Ella Yulaelawati
Jurnal AKRAB Vol. 1 No. 1 (2010): Maret 2010
Publisher : Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus, Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51495/jurnalakrab.v1i1.11

Abstract

Keaksaraan merupakan prasyarat untuk berdaya secara ekonomi, sosial, dan politik. Pemerintah Indonesia menyadari hal ini dan telah membuat berbagai upaya untuk memberantas buta aksara. Untuk pemberantasan buta aksara usia 15-60 tahun, pemerintah kini sedang berupaya mengintegrasikan pemberantasan buta aksara dengan pembebasan kemiskinan dan pengangguran. Untuk mewujudkannya, keaksaraan diarahkan kepada keaksaraan usaha mandiri dan kecakapan hidup. Hingga tahun 2010, tingkat keaksaraan jauh menurun dibandingkan dengan periode awal kemerdekaan, tetapi masih banyak kelemahan dan tantangan yang dihadapi pemerintah.
Aksara Perdamaian Ella Yulaelawati
Jurnal AKRAB Vol. 1 No. 2 (2010): Juni 2010
Publisher : Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus, Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51495/jurnalakrab.v1i2.26

Abstract

Pendidikan Karakter ELLA YULAELAWATI
Jurnal AKRAB Vol. 1 No. 3 (2010): September 2010
Publisher : Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus, Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51495/jurnalakrab.v1i3.51

Abstract

Kesenjangan Gender di Indonesia: Akses terhadap Pelayanan Pendidikan, Hasil Belajar, dan Ketenagakerjaan ELLA YULAELAWATI; NFN SUHARTI
Jurnal AKRAB Vol. 1 No. 4 (2010): Desember 2010
Publisher : Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus, Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51495/jurnalakrab.v1i4.115

Abstract

1. Pendahuluan Kesenjangan gender di bidang pendidikan di Indonesia merupakan isu yang masih perlu didalami, dalam ketersediaan (akses) layanan pendidikan, hasil belajar, dan pengaruhnya terhadap lapangan kerja. Isu pertama dapat dilihat bahwa meskipun di tingkat nasional anak laki-laki dan perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti pendidikan seperti yang ditunjukkan oleh seimbangnya angka partisipasi sekolah, kesenjangan gender tetap terjadi di beberapa wilayah dan kelompok masyarakat. Kedua, orang tua memiliki pertimbangan yang berbeda dalam menyekolahkan anak laki-laki dan perempuan. Sebuah analisis perlu dilakukan untuk menguji apakah masih berlaku pandangan umum bahwa anak perempuan Indonesia selalu memiliki peluang yang lebih rendah untuk bersekolah dibanding anak laki-laki, mengingat secara internasional tren ini sudah mengalami perubahan. Ketiga, ketidaksetaraan gender dalam hasil belajar siswa juga perlu dipelajari sejalan dengan perubahan pola di tingkat internasional yaitu bahwa nilai ujian anak perempuan terus mengalami peningkatan dan bahkan mengalahkan anak laki-laki. Tulisan ini merupakan suatu upaya untuk menjelaskan berbagai fakta berkaitan dengan ketidaksetaraan gender di Indonesia dalam hal akses dan mutu pendidikan kemudian membandingkannya dengan keadaan yang terjadi di negara-negara lain, dengan titik berat jenjang pendidikan menengah pertama dan menengah atas, serta kesenjangan gender di bidang ketenagakerjaan.
PENDIDIKAN KARAKTER DAN KEPENGASUHAN ANAK Ella YULAELAWATI
Jurnal AKRAB Vol. 2 No. 2 (2011): Agustus 2011
Publisher : Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus, Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51495/jurnalakrab.v2i2.140

Abstract