Fatwa Amalia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mimpi menjadi Bangsa Literat Mahmud Fasya; Fatwa Amalia
Jurnal AKRAB Vol. 6 No. 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus, Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51495/jurnalakrab.v6i2.120

Abstract

The United Nations Development Program (UNDP) merilis laporan Human Development Index (HDI) tahun 2014 yang menunjukkan bahwa Indonesia berada dalam peringkat 108 dari 187 negara di dunia. Peringkat ini lebih rendah dibandingkan dengan 4 negara ASEAN lainnya, yaitu Singapura (9), Brunei (30), Malaysia (62), dan Thailand (89). Walaupun demikian, Indonesia masih lebih tinggi daripada Filipina (117), Vietnam (121), Kamboja (136), Laos (139), dan Myanmar (150). Peringkat Indonesia memang mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan tahun 2011 yang hanya menempati urutan ke-124 dari 187 negara. Namun, peningkatan tersebut belum termasuk signifi kan karena secara keseluruhan Indonesia masih belum beranjak dari kategori medium human development. Data tersebut menggambarkan sebuah fenomena klasik tentang budaya membaca masyarakat kita. Membaca belum menjadi gaya hidup masyarakat Indonesia. Membaca di kalangan masyarakat memang belum menjadi suatu kebutuhan sehingga bangsa ini belum bisa dikatakan sebagai bangsa literat. Padahal, generasi literat sangat dibutuhkan agar Indonesia bisa bangkit dari keterpurukan dan bersaing dengan bangsa lain.