Rifai Rifai
SMPN 17 Surakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Metode Demonstrasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Kristen Materi Pembelajaran Sakramen Perjamuan Kudus VIII SMP Negeri 17 Surakarta, Tahun 2015/2016 Rifai Rifai
DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 1, No 2 (2017): April 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Intheos Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30648/dun.v1i2.112

Abstract

This article aims to increase affective, psychomotor and cognitive domain of learning achievement with subject Sakramen Perjamuan Kudus for students grade VIII in State Junior High School 17 Surakarta at semester 2, year 2015/2016 by using demonstration method. This article used a method of clasroom action research which subject is all Christian students of grade VIII State Junior High School 17 Surakarta, year 2015/2016. The research found affective domain increasing from 14.1% at first cycle to 92.4% at second cycle. There were increasing up to 85.3% in psychomotor domain at second cycle, which means students resulted is accomplished, because it gained 0.3% over 85% achievement indicator. In cognitive domain increasing tehre were 15 (88.2%) students at second cycle accomplished, which over than 85%. Those were indicated that demonstration method usage to improve learning was success. By the result of this research, author recommends teacher will use demonstration learning method in teaching subject Sakramen Perjamuan Kudus.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar afektif, psikomotorik dan kognitif materi Sakramen Perjamuan Kudus bagi peserta didik kelas VIII SMP Negeri 17 Surakarta semester 2 Tahun 2015/2016 melalui metode demonstrasi. Metode penelitian tindakan kelas menggunakan subyek adalah siswa Kristen kelas VIII SMP Negeri 17 Surakarta tahun ajaran 2015/2016. Dari penelitian didapatkan peningkatan hasil belajar afektif dari 14,1% menjadi 92,4%. Pada hasil belajar psikomotorik siklus kedua mencapai 85,3%, yang berarti ada peningkatan sebesar 0,3% di atas indikator pencapaian 85%. Peningkatan hasil belajar kognitif pada siklus kedua mendapatkan hasil sebanyak 15 peserta didik (88,2%) tuntas. Ketuntasan ini menandakan bahwa perbaikan pembelajaran pada siklus kedua dengan menggunakan metode demonstrasi dinyatakan berhasil. Dari Hasil penelitian tindakan kelas ini maka peneliti merekomendasikan penggunaan metode demonstrasi untuk mengajarkan materi Sakramen Perjamuan Kudus.
Upaya Meningkatkan Sikap Solidaritas dan Hasil Belajar dengan Menggunakan Media Grafis “Monas Mama” Rifai Rifai
DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 3, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Intheos Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30648/dun.v3i2.196

Abstract

Abstract. This study aimed to prove the increasing of solidarity and learning outcomes in the class of Christian Religious Education and Good Character through the use of the graphical media “Monas Mama.” The strategy in this research was carried out through 2 moderate cycles to improve the attitude of solidarity and learning outcomes using the graphic media “Monas Mama.” The results obtained from this study that through the use of the graphic media “Monas Mama” there was an increase in student solidarity and student learning outcomes. From the results it could be concluded that the use of graphic media not only could stimulate students’ cognitive, but could also help foster students' character.Abstrak. Penelitian ini bertujuan membuktikan adanya peningkatan sikap solidaritas dan hasil belajar dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti melalui penggunaan media grafis “Monas Mama”.  Strategi dalam penelitian ini dilakukan melalui 2 siklus sedang untuk meningkatkan sikap solidaritas dan hasil belajar menggunakan media grafis “Monas Mama”. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini bahwa melalui penggunaan media grafis ”Monas Mama” terjadi peningkatan sikap solidaritas siswa dan hasil belajar siswa. Dari hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan media grafis tidak hanya dapat merangsang peningkatan aspek kognitif siswa, namun juga dapat membantu menumbuhkan budi pekerti siswa.
Refleksi Teologis terhadap Tingkat Stress Guru selama Pandemi Covid-19 Rifai Rifai
DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 5, No 2 (2021): April 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Intheos Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30648/dun.v5i2.458

Abstract

Abstract. This study aimed to analyze and provide theological reflection on the stress levels of Christian Religious Education teachers during the Covid-19 pandemic as a result of online learning activities. This research was conducted by using quantitative methods with simple linear regression analysis. The subjects of the research were 197 teachers of Christian Religious Education and Character in Surakarta at the primary secondary education degree, with 127 respondents as the sample. The results showed that the pandemic had indirectly increased the stress level of Christian Religious Education teachers in Surakarta. Theologically Christian Religious Education teachers need to motivate themselves according to the example of Jesus as the Great Teacher so that they can reduce stress level in teaching during the pandemic.Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan memberikan refleksi teologis terhadaa tingkat stress guru Pendidikan Agama Kristen selama pandemi Covid-19 sebagai akibat dilaksanakannya kegaitan pembelajaran secara daring. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana. Subyek penelitian adalah guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti di kota Surakarta pada jenjang pendidikan dasar menengah dengan jumlah 197 guru, dengan 127 responden digunakan sebagai sampel. Hasilnya menunjukkan bahwa pandemi secara tidak langsung meningkatkan stress guru Pendidikan Agama Kristen di Kota Surakarta. Secara teologis guru Pendidikan Agama Kristen perlu memotivasi diri sesuai keteladanan Yesus sebagai Guru Agung sehingga dapat mengurangi tingkat stress dalam mengajar selama masa pandemi.