Merry Maeta Sari
Universitas Ibn Khaldun Bogor

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PERILAKU SEKS PRANIKAH DI SMA NEGERI 1 KANDANGHAUR KABUPATEN INDARAMAYU JAWA BARAT TAHUN 2018 ., Dewinur; Sari, Merry Maeta; Pertiwi, Fenti Dewi
PROMOTOR Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.314 KB) | DOI: 10.32832/pro.v1i1.1424

Abstract

Masa remaja merupakan masa transisi dari kanak-kanak menuju dewasa, meliputi perubahan biologi, psikologi dan sosial. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik remaja, tingkat pengetahuan remaja tentang perilaku seks pranikah islam di SMAN 1 Kandanghaur Indramayu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi descriptive, yang bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan remaja tentang perilaku seks pranikah.Populasi di dalam penelitian ini adalah siswa-siswi yang ada di SMAN 1 Kandanghaur, yaitu sebesar 673 orang. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan rumus slovin dan diperoleh dengan jumlah 88 sampel. teknik sampel proportionate stratified random sampling. Sampel yang diambil kelas XI dan XII sebanyak 88 responden. Hasil penelitian menjukan tingkatpengetahuan baik 60% dan 40% kurang. Sebagian besar siswa-siswi SMAN 1 Kandanghaur memiliki tingkat pengetahuan baik dalam pengetahuan seks pranikah. Untuk penelitian selanjutnya di sarankan menggunakan metode penelitian kualitatif karena mampu melihat fenomena secara lebih luas dan mendalam dengan apa yang terjadi pada situasi yang di teliti.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI PADAWANITA USIA SUBUR (WUS) BERAGAMA ISLAM DI KELURAHAN PASIR KUDA BOGOR BARAT TAHUN 2018 Febriani, Ega Gracilaria; Sari, Merry Maeta; Nasution, Andreanda
PROMOTOR Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.725 KB) | DOI: 10.32832/pro.v1i1.1426

Abstract

Alat kontrasepsi merupakkan alat, obat dan cara yang digunakan untuk mencegah kehamilan. Masyarakat mengenalnya dengan sebutan KB (Keluarga Berencana). Keluarga Berencana dalam pandangan Islam masih sering timbul perbedaan-perbedaan pendapat, ada yang memperbolehkan dan mengharamkan dengan jenis alat kontrasepsi yang dianjurkan di dalam program Keluarga Berencana. Peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan alat kontrasepsi. Populasi di dalam penelitian ini adalah Wanita Usia Subur (WUS) beragama Islam dan telah menikah yang berada di Kelurahan Pasir Kuda Bogor barat, yaitu sebesar1.448 Wanita Usia Subur (WUS). Sampel penelitian ini diambil dengan menggunakan rumus Slovin dan dengan tehnik pengambilan sampel yaitu cluster sampling, sehingga didapatkan 103 responden. Analisis data ini menggunakan analisis univariat, bivariat dan Odd Ratio. Hasil penelitian menunjukkan gambaran penggunaan alat kontrasepsi pada Wanita Usia Subur (WUS) beragama islam di Kelurahan Pasir Kuda sebesar 66 responden atau 64,1% daritotal 103 responden menggunaan alat kontrasepsi, sedangkan 37 responden atau 35,9% tidak menggunaan alat kontrasepsi. Kesimpulan menunjukkan adanya hubungan antara dukungan teman dengan penggunaan alat kontrasepsi, sedangkan pengetahuan, sikap, kepercayaan, paparan terhadap informasi Alat kontrasepsi, dukungan suami, dukungan tokoh agama tidak terdapat hubungan dalam penggunaan alat kontrasepsi di Kelurahan Pasir Kuda Bogor Barat.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM MELAKUKAN PEMERIKSAAN KEHAMILAN DI PUSKESMAS CIBUNGBULANG KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2018 Sari, Merry Maeta; Nurkamila, Nia; Mawati, Eny Dwi
PROMOTOR Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.698 KB) | DOI: 10.32832/pro.v1i2.1595

Abstract

Kepatuhan pemeriksaan kehamilan adalah perilaku pengawasan yang sesuai aturan dengan mempersiapkan kehamilan, persalinan dan masa nifas sehingga selalu dalam keadaan sehat dan normal. Peneliti menggunakanmetode kuantitatif dengan desain cross sectional, bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan kehamilan. Populasi dalam penelitian iniibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan sebesar 1.410 ibu hamil. Dalam sampel penelitian menggunakan rumus slovin didapatkan 94 responden dengan teknik random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan ibu hamil yang patuhterhadap pemeriksaan kehamilan sebesar 88,3% dan tidak patuh terhadap pemeriksaan kehamilan sebesar 11,7%, adapun faktor yang mempengaruhi adalah variabel pengetahuan diperoleh hasil bivariat (p value =0,019), (Relatif Risk = 4,171), dan (95 % Confident Interval Lower-Upper 1,412-12,321) dengan persentase ibu berpengetahuan tinggi sebesar 77,7% dan ibu berpengetahuan rendah 22,3%. Dan diperoleh hasil multivariat (p value = 0,011), (Relatif Risk = 5,440), dan (95 % Confident Interval Lower-Upper 1,465-20,200). Kesimpulan menunjukkan adanya pengaruh yang bermakna antara variabel pengetahuan terhadap kepatuhan pemeriksaan kehamilan. Disarankan kepada Puskesmas Cibungbulang untuk meningkatkan program pemeriksaan kehamilan yaitu Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K)agar dapat menurunkan angka kematian ibu.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEMPUR KOTA BOGOR TAHUN 2018 Bakri, Indriyani; Sari, Merry Maeta; Pertiwi, Fenti Dewi
PROMOTOR Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.234 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i1.1786

Abstract

ASI eksklusif merupakan cara yang sempurna untuk memberikan makanan terbaik untuk bayi pada masa enam bulan pertama kehidupan untuk pertumbuhan dan perkembangan yang sehat. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi pemberian ASI eksklusif salah satunya dukungan suami.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan dukungan suami dengan pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Sempur Kota Bogor. Sampel penelitian yang digunakan adalah ibu yang memiliki balita usia 6 – 24 bulan sebanyak 83 orang.Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah chi square dengan bantuanprogram aplikasi statistik. Hasil penelitian ini yang menunjukkan bahwa ibu yang memberikan ASI eksklusif sebanyak 65,1% serta ibu yang mendapat dukungan suami yang baik sebanyak 59%. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara dukungan suami dengan pemberian ASIeksklusif dengan p value sebesar 0,220 dan Odd Ratio sebesar 1,97. Diharapkan suami dapat mendampingi ibu dalam kegiatan posyandu atau pemeriksaan kesehatan ibu dan anak sehingga dapat menambah informasi terutama untuk suami dalam mendukung istrinya memberikan ASIeksklusif kepada anaknya
HUBUNGAN FAKTOR SOSIODEMOGRAFI DENGAN STATUS GIZI PADA SISWA DI SDN CIASMARA 05 KECAMATAN PAMIJAHAN KABUPATEN BOGOR TAHUN 2018 Adawiah, Nur Jubaidah; Avianty, Ichayuen; Sari, Merry Maeta
PROMOTOR Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.135 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i1.1789

Abstract

Gizi memiliki peranan penting mempertahankan kesehatan anak. Prevalensi anak kurus di Indonesiasebesar 10,5%. Pada Provinsi Jawa Barat status gizi anak Kabupaten Bogor lebih rendah dibandingkan status gizi anak di Kota Bogor. Status gizi sendiri dapat dipengaruhi oleh beberapa hal, salah satunya adalah status demografi. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya observasionel analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi yaitu siswa-siswi SD Ciasmara 05 KecamatanPamijahan Kabupaten Bogor, dengan besar sampel 120 orang. Uji statistik digunakan uji chi-square. Hasil analisis uivariat diperoleh status gizi normal (70,2%), umur 6-9 tahun (55,0%), berjenis kelaminlaki-laki (61,7%), ibu berpendidikan tinggi (74,2%), pekerjaan ayah adalah buruh (50,8%), orang tua memiliki pendapatan rendah(<Rp.2.975.000) (53,3%). Hasil analisis bivariat diperoleh adanya hubungan antara tingkat pendidikam ibu (p-value=0,000) dan status pekerjaan ayah (p-value=0,022)dengan status gizi anak. Sedangkan tidak ada hubungan antara penghasilan keluarga (p-value=0,123), umur (p-value=0,190) dan jenis kelamin (p-value=0,973) dengan status gizi pada anak. Diharapkan pihak sekolah dapat berkoordinasi dengan petugas kesehatan dalam melakukan pengawasan terhadap status gizi anak didiknya.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, KESEHATAN LINGKUNGAN DAN POLA PEMBERIAN MAKANAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS CIBINONG TAHUN 2018 Fauzia, Sarah Hesti; Pertiwi, Fenti Dewi; Sari, Merry Maeta
PROMOTOR Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.886 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i1.1791

Abstract

Penyakit diare merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di indonesia. Hal ini dikarenakan masih tingginya angka kesakitan diare yang menimbulkan kematian terutama pada balita. Faktor pola pemberian makanan dan lingkungan yang buruk dapat menyebabkan seorang balita terkena diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu,pola pemberian makanan dan kebersihan lingkungan terhadap kejadian diare pada balita di puskesmas cibinong Rancangan penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain studi cross sectional dengan jumlah responden 61 orang. Data primer dikumpulkan dengancara penyebaran kuesioner dengan sasaran ibu yang memiliki balita di wilayah kerja puskesmas cibinong. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan responden yang baik dengan pengetahuan responden yang tidak baik (p=9,907), tidak terdapat hubunganantara kebersihan lingkungan responden yang baik dengan kebersihan lingkungan yang tidak baik (p=7,736), tidak terdapat hubungan antara pola pemberian makanan responden yang baik dan polapemberian makan yang tidak baik (p=1,546). Disarankan pada masyarakat untuk memperhatikan pengetahuan, kebersihan lingkungan dan pola pemberian makanan sebagai upaya pencegahanterjadinya diare pada balita
GAMBARAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA UMUR 24-60 BULAN DI KELURAHAN TANAH BARU BOGOR TAHUN 2018 chairani, Leila siti; sari, Merry maeta; nasution, Andreanda; prastia, Tika noor
PROMOTOR Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.417 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i2.1797

Abstract

Stunting merupakan kondisi kekurangan gizi secara kronis dimulai dari 1000 hari pertama kehidupan sehingga anak mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang terlihat dari tinggi badan menurut umur di bawah batas normal. Stunting diakibatkan oleh asupan nutrisi yang tidak adekuat, praktek makan yang buruk dan seringnya terkena penyakit. Asupan nutrisi terbaik didapatkan dari pemberian ASI secara eksklusif. Tujuan penelitian ini adalah melihat gambaran karakteristik ibu dan balita, pemberian ASI eksklusif dan kejadian stunting pada balita umur 24-60 bulan di Kelurahan Tanah Baru Kota Bogor tahun 2018. Metode penelitian ini adalah studi deskriptif dengan teknik pengambilan data secara purposive sampling. Penelitian ini menggunakanuji univariat untuk melihat gambaran variabel. Hasil penelitian didapatkan ibu sebagian besar berada di sekitar umur 29 tahun, pendidikan terakhir ibu paling banyak adalah tamat SD sebesar 34,8%, pekerjaan ibu paling banyak sebagai ibu rumah tangga sebanyak 92,4%. Sebanyak 52,2%balita berjenis kelamin perempuan dan sebagian besar berumur di sekitar usia 39 bulan. Didapatkan cakupan pemberian ASI eksklusif sebesar 31,5% dan angka kejadian stunting sebesar 33,7% yangberarti kejadian stunting di Kelurahan Tanah Baru sudah menjadi masalah kesehatan masyarakat.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMK ANALISIS KIMIA NUSA BANGSA KOTA BOGOR TAHUN 2018 Dieniyah, Prawira; Sari, Merry Maeta; Avianti, Ichayuen
PROMOTOR Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.515 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i2.1801

Abstract

Anemia gizi besi adalah kekurangan kadar haemoglobin (Hb) dalam darah yang disebabkan karena kekurangan zat gizi yang diperlukan untuk pembentukan Hb. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang anemia dengan kejadian anemia pada remajaputri di SMK Analsisis Kimia Nusa Bangsa Kota Bogor tahun 2018. Penelitian ini mengggunakan desain Cross Sectional dengan populasi sebanyak 301 siswi. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 78 responden dengan teknik sampling yaitu Simple Random Sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner dengan analisa data menggunakan perangkat lunak aplikasi statistik. Hasilpenelitian menunjukan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan anemia dengan kejadian anemia (p = 1.000). Perlu adanya program pendidikan kesehatan khususnya untukpencegahan anemia pada remaja putri di SMK Analisis Kimia Nusa Bangsa
PENGARUH MEDIA LEAFLET MENGENAI GIZI BALITA TERHADAP PENGETAHUAN IBU DI DESA GUNUNG SARI KECAMATAN PAMIJAHAN KABUPATEN BOGOR TAHUN 2018 Ariyani, Ludya Devi; Pertiwi, Fenti Dewi; Sari, Merry Maeta
PROMOTOR Vol 2 No 3 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.365 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i3.1937

Abstract

Balita termasuk dalam golongan masyarakat rentan gizi, sedangkan pada saat ini mereka sedang  mengalami proses pertumbuhan yang relatif pesat, pengetahuan ibu merupakan salah satu faktor terpenting dalam pemenuhan gizi pada balita, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanyapengaruh penyuluhan menggunakan media leaflet mengenai gizi balita terhadap pengetahuan ibu tentang gizi balita di Posyandu Dahlia Desa Gunung Sari Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Pre Eksperimen dengan rancangan One Group Pre Test-Post Test Design. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner danmedia. Tekhnik pengambilan sampel dengan metode Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan pengetahuan yang signifikan pada ibu balita (p value) = 0,000 sebelum dan setelah diberikan penyuluhan dengan media leaflet menggunakan uji t test dependen.Berdasarkan hasil penelitian ini, saran yang dapat diberikan adalah Puskesmas Pamijahan dapat memberikan pelatihan kepada para kader agar kader terintervensi dengan baik. serta mampu meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi balita. Bagi peneliti lain disarankan melakukanpenelitian menggunakan metode dan media lain yang lebih inovatif.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TERHADAP KEBERSIHAN ORGAN GENITAL DI PONDOK PESANTREN DARUSSALAM KABUPATEN BOGOR TAHUN 2018 Dewi Pertiwi, Fenti; Maeta Sari, Merry; Sismayanti, Elyana
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2020): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.833 KB)

Abstract

Rendahnya pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi memungkinkan remaja tidak berprilaku higienis dalam menjaga kebersihan organ genital. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat pengetahuan remaja putri terhadap kebersihan organ genital di Pondok Pesantren Darussalam Kabupaten Bogor Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini 137 responden dengan teknik sampel simple random sampling. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara interaksi teman sebaya (p-value = 0,030) dengan OR = 2,356. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara interaksi teman sebaya dengan tingkat pengetahuan remaja putri mengenai kebersihan organ genital. Saran yang dapat diberikan ialah pondok pesantren perlu meningkatkan sistem pembelajaran mengenai kesehatan reproduksi, karena dewasa ini masih banyak remaja putri yang belum mengetahui secara pasti dan menerapkan untuk kebiasaan sehari-harinya.