Wina Rachmania
Universitas Ibn Khaldun Bogor

Published : 21 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG IMPLAN PADA WANITA USIA SUBUR DI KELURAHAN KATULAMPA KECAMATAN BOGOR TIMUR KOTA BOGOR Rachmania, Wina; Kurniawan, Dedi; Pertiwi, Fenti Dewi
HEARTY Vol 7 No 1 (2019): FEBRUARI
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.372 KB) | DOI: 10.32832/hearty.v7i1.2304

Abstract

Keluarga Berencana merupakan upaya mewujudkan keluarga yang berkualitas dan membentuk generasi penerus yang sehat dan cerdas. Implan merupakan salah satu metode kontrasepsi yang memilikicakupan rendah dibandingkan metode kontrasepsi yang lain. Kelurahan Katulampa memiliki cakupan Implan paling rendah di wilayah Kecamatan Bogor Timur. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran tingkatpengetahuan tentang Implan pada wanita usia subur di Kelurahan Katulampa Kecamatan Bogor Timur Kota Bogor Tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan desain CrossSectional. Populasi adalah wanita usia subur yang sudah berkeluarga/menikah berjumlah 1909 orang, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah wanita usia subur yang sudah berkeluarga/menikah yang menggunakan KBImplan dan non Implan sebanyak 100 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang Implan. Diperlukan upaya program Keluarga Berencana berupaKomunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) pada para wanita usia subur yang sudah menikah dan belum mengetahui dengan baik tentang Implan yang dilakukan oleh petugas KB di lapangan ataupun yang dilakukanoleh para akademisi program studi kesehatan masyarakat khususnya peminatan Kesehatan Reproduksi/KIA.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMATIAN NEONATAL DI KABUPATEN BOGOR TAHUN 2015 (Analisis Data Sekunder Otopsi Verbal Kematian Perinatal – Neonatal Tahun 2015) Rachmania, Wina; Octaviani, Fani
PROMOTOR Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.395 KB) | DOI: 10.32832/pro.v1i2.1601

Abstract

Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan salah satu indikator status kesehatan masyarakat. Kematian neonatal di Kabupaten Bogor mengalami peningkatan pada tahun 2014 yaitu sebanyak 180 kasus (Dinkes Kab Bogor, 2015). Sedangkan pada tahun 2015 mengalami penurunan yaitu sebanyak 169kasus (seksi KIA Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi kematian neonatal di Kabupaten Bogor Tahun 2015. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kuantitatif dengan jenis penelitian potong lintang (crosssectional). Populasi yang digunakan adalah 169 neonatal yang meninggal dalam satu tahun terakhir, sampel yang digunakan merupakan keseluruhan sampel karena banyak data tidak diisi dengan lengkap sehinga sampel yang digunakan ada 103 neonatal yang meninggal dalam satu tahun terakhir.Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara kematian neonatal dengan pendidikan ibu (p value 0,017). Sedangkan Umur ibu (p value 0,534), Paritas ibu (p value 0,983), penolong persalinan (p value 0,117), tempat persalinan (p value0,469), jenis kelamin (p value 0,135) dan berat bayi lahir (p value 0,783) tidak ada hubungan dengan kematian neonatal. Dari hasil penelitian ini diperlukan upaya Program Kesehatan Ibu dan Anak untuk meningkatkan penyuluhan individu kepada ibu hamil sehingga dapat mengurangi resiko kematian neonatal.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DI PUSKESMAS TEGAL GUNDIL KOTA BOGOR JAWA BARAT TAHUN 2018 Novitasari, Yusdiana; Mawati, Eny Dwi; Rachmania, Wina
PROMOTOR Vol 2 No 4 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.52 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i4.2246

Abstract

ASI merupakan makanan tambahan bayi terbaik dan setiap bayi berhak mendapatkan ASI Eksklusif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-kaktor yang berhubungan dengan perilaku pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini menggunakan Desain Cross Sectional dengan responden ibuyang mempunyai bayi di Puskesmas Tegal Gundil sejumlah 80 orang, instrumen yang digunakan  berupa kuesioner, penelitian dilakukan pada bulan september 2018. Analisis data meliputi univariat, bivariat dan multivariat dengan menggunakan Chi Squaere, terdapat 3 (tiga) variabel yang bermaknadengan nilai P<0,05 yaitu variabel paritas P-value = 0,029, RR = 2,382 (95%CI= 1,252-4,535), Pendidikan P-value 0,035, RR= 0,460 (95%CI= 212-996), dan Pekerjaan P-value= 0,012, RR= 2,749(95%CI=1,480-5,106). Dan terdapat variabel yang tidak bermakna dengan nilai P>0,05 yaitu variabel umur P-value=0,08, RR = 1,216 (95%CI = 564-2.622), pengetahuan P-value= 1,000, RR = 1,013 (95%CI= 508-2,021), tempat bersalin P-value= 1,000, Penolong bersalin P-value= 1,000, RR = 1,411(95%CI= 1,225-1,625), dukungan petugas kesehatan P-value=0,304, RR= 0,318 (95%CI= 0482,109) dan Dukungan keluarga P-value= 0,239, RR= 1,696 (95%CI= 812-3,546). Hasil penelitian didapatkan presentase ibu yang memberi ASI Eksklusif 71,2%. Saran untuk puskesmas tegal gundil agar memberikan penyuluhan mengenai pentingnya ASI eksklusif kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan kepada anggota keluarga lainnya seperti suami dan orang tua. Sehingga diharapkan dengan adanya dukungan dari anggota keluarga sejak trimester I kehamilan dapat lebih meningkatkan pemberian ASI eksklusif.
GAMBARAN STATUS GIZI BERDASARKAN LINGKAR LENGAN ATAS DAN INDEKS MASSA TUBUH PADA MAHASISWI FIKES UIKA BOGOR TAHUN 2019 Adha, Chyntia Nurul; Prastia, Tika Noor; Rachmania, Wina
PROMOTOR Vol 2 No 5 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.988 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i5.2523

Abstract

Status gizi adalah keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi. Dampak jangka panjang dari masalah gizi pada WUS yang mengalami KEK adalah mempunyai risiko yang lebih besar untuk melahirkan bayi dengan BBLR, sedangkan dampak masalah gizi padaWUS yang mengalami obesitas adalah berisiko mengalami penyakit degeneratif. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran status gizi berdasarkan Lingkar Lengan Atas dan Indeks Massa Tubuh pada mahasiwi Fikes UIKA Bogor. Metode penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswi FikesUIKA yang berjumlah 310 orang, dan sampel pada penelitian berjumlah 107 orang dengan menggunakan tekhnik Proportional Random Sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar pengukuran dan lembar panduan pengukuran antropometri. Analisa data menggunakan software pengolah data dengan uji univariat untuk melihat distribusi frekuensi variabel yang diteliti.Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata responden berumur 20 tahun, 23,4% mengalami KEK, 20,6% mengalami status gizi kurang, dan 23,4% mengalami status gizi lebih. Kesimpulan penelitian adalah mahasiswi dengan status gizi berat badan lebih cukup banyak dibandingkan mahasiswi dengan status gizi kurus, maka dari itu disarankan untuk menerapkandeteksi status gizi secara berkala kepada seluruh mahasiswa untuk mencegah gizi kurang dan gizi lebih.
FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI SUNTIK PADA PESERTA KB AKTIF DI KELURAHAN MEKARWANGI KECAMATAN TANAH SAREAL KOTA BOGOR TAHUN 2019 Kusnadi, Nadya Resti; Rachmania, Wina; Pertiwi, Fenti Dewi
PROMOTOR Vol 2 No 5 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.744 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i5.2528

Abstract

Kontrasepsi suntik merupakan metode kontrasepsi yang mengandung hormone progestin dan esterogen yang merupakan salah satu cara atau alternative untuk mencegah ataupun menunda kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan pemilihan kontrasepsi suntik pada peserta KB aktif di Kelurahan Mekarwangi Kecamatan TanahSareal Kota Bogor tahun 2019. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, menggunakan desain studi cross sectional dengan cara penyebaran kuesioner. Sampel dalam penelitian ini adalah 110 responden yang merupakan peserta Kb aktif di wilayah Kelurahan Mekarwangi dengan metode acak sederhana(system random sampling). Hasil penelitian ini menunjukkan 72, 7% memilih memakai kontrasepsi suntik.Analisis Bivariat yang berhubungan dengan pemilihan kontrasepsi suntik adalah umur denganp value= 0,006, Jumlah anak dengan p value= 0,001, dan Biaya pelayanan dengan p value = 0,007. Berdasarkan hasil dari penelitian ini, disarankan bagi PLKB Kelurahan Mekarwangi diharapkanuntuk membuat progam yang berkaitan dengan partisipasi suami dan peran gender dengan meningkatkan akses suami terhadap informasi, konseling dan pelayanan KB
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN STATUS GIZI REMAJA DI SMK IT AN NABA KOTA BOGOR TAHUN 2019 Nurholilah, Amelia; Prastia, Tika Noor; Rachmania, Wina
PROMOTOR Vol 2 No 6 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1024.514 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i6.3135

Abstract

Pola makan adalah berbagai informasi yang memberikan gambaran mengenai macam dan jumlah bahan makanan yang dimakan setiap hari oleh satu orang dan merupakan ciri khas untuk suatu kelompok masyaraka tertentu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola makan dengan status gizi pada siswa SMK IT AN NABA Kota Bogor.Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMK IT AN NABA Kota Bogor yang berjumlah 118 siswa, dan sampel pada penelitian ini berjumlah 118 orang dengan menggunakan tekhnik Total Sampling. Penelitian ini menggunakan lembar frekuensi makan dan lembar panduan pengukuran. Analisa data dengan uji chi square. Hasil penelitian ini adanya hubungan pola makan dengan status gizi dengan nilai P Value 0,023. Kesimpulan dari penelitian ini adalah disarankan untuk mencegah melakukan pemantuan pola makan dan status gizi terhadap siswa untuk terjadnya masalah gizi diharapkan memberikan informasi terhadap siswa mengenai pola makan seimbang dan status gizi.
GAMBARAN PENGGUNA KONTRASEPSI IMPLANT PADA PUS DI KELURAHAN CIBADAK KECAMATAN TANAH SAREAL TAHUN 2018 Rahmawati, Anisa; Rachmania, Wina; Pertiwi, Fenti Dewi
PROMOTOR Vol 2 No 6 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.025 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i6.3136

Abstract

Implant adalah salah satu metode Kontrasepsi efektif, dan merupakan salah  satu sarana yang penting dalam upaya pengendalian kelahiran baik untuk tujuan menunda dan menjarangkan kehamilan maupun untuk mengakhiri kesuburan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Pengguna Kontraseosi Implant pada PUS di Kelurahan Cibadak Kecamatan Tanah Sareal tahun 2019. Penelitian menggunakan Metode penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional dengan menggunkan Data PK BKKBN periode Agustus -Desember 2018 . Sampel penelitian menggunkan Jumlah Populasi Pengguna Kontrasepsi Implant yaitu 129 sampel. Software pengolah data dengan uji univariat untuk melihat distribusi frekuensi variabel yang diteliti Berdasarkan hasil penelitian menujukan 5,96% Pengguna Kontrasepsi Implant di kelurahan Cibadak 84,5% Istri berumur diatas 35 tahun 90,7% Suami berumur diatas 35 tahun pendidikan Istri 38,8% tamat  perguruan tinggi pendidikan suami 45% tamat perguruan tinggi 37,2% istri tidak bekerja, 41,9% suami bekerja pegawai swasta 88,4% paritas multipara 90,7% beragama islam 52,7% berjumlah 2 anak 42,6% tempat pelayanan KB di Praktek Dokter. Diharapkan bagi pasangan usia subur menggunakan Kontrasepsi Implant karena salah satu kontrasepsi efektif dengan efek samping yang kecil bagi tubuh Bagi tenaga kesehatan, perlu ditingkatkanya pelaksanaan penyuluhan kepada masyarakat perpendidikan rendah tentang KB dan meningkatkan kinerja para PLKB dalam memberikan penjelasan tentang isu-isu kontroversial yang berkembang di masyarakat terhadap efek samping yang ditimbulkan dari pemakaian alat kontrasepsi  terutama implan.
GAMBARAN FAKTOR SOSIO DEMOGRAFI PADA AKSEPTOR KB MKJP DI KELURAHAN CIBOGOR KECAMATAN BOGOR TENGAH TAHUN 2019 Andriyani, Rini; Prastia, Tika Noor; Rachmania, Wina
PROMOTOR Vol 2 No 6 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.511 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i6.3139

Abstract

Ledakan penduduk merupakan masalah penting yang dialami oleh negara berkembang terutama di Indonesia. Besarnya jumlah dan laju pertumbuhan penduduk mengakibatkan tingkat kesehatan memburuk, tingkat pendidikan rendah, dan pengangguran meningkat. Untuk menekan laju pertumbuhan penduduk dilaksanakan program KB untuk mengatur kelahiran anak dan mewujudkan keluarga yang berkualitas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode cross-sectional. Populasi yaitu pasangan usia subur yang menggunakan KB MKJP berjumlah 91 orang. Besar sampel penelitian sama dengan total populasi. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan data sekunder dari PK BKKBN. Teknik analisis yaitu univariat dengan menggunakan software pengolah data statistik. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa mayoritas masyarakat di Kelurahan Cibogor menggunakan IUD (84,6%), tingkat pendidikan istri tamat SMA (45,1%), tingkat pendidikan suami tamat SMA (52,7%), pekerjaan istri paling banyak lain-lain (39,6), pekerjaan suami pegawai swasta (38,5%), usia kawin pertama yaitu usia ≥ 21 tahun, paritas 2 anak (58,2%), dan tempat pelayanan di puskesmas (59,3%). Mayoritas masyarakat di Kelurahan Cibogor menggunakan kontrasepsi IUD dibanding MOW, MOP dan implan maka disarankan perlu analisis lebih lanjut untuk mengetahui hubungan sosio demografi dengan  penggunaan KB MKJP.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (MKJP) PADA PESERTA KB AKTIF DI KELURAHAN MEKAR WANGI KECAMATAN TANAH SAREAL TAHUN 2019 Ariyani Lubis, Fitriya; Rachmania, Wina; Noor Prastia, Tika
PROMOTOR Vol 3 No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.352 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i3.4174

Abstract

Laju pertumbuhan penduduk Indonesia cukup tinggi, sehingga penggunaan MKJP sangat diperlukan. Penggunaan MKJP di Kelurahan Mekar Wangi cenderung menurun, dan sangat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan MKJP di Kelurahan Mekar Wangi. Jenis penelitian adalah analitik dengan desain Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah peserta KB aktif di Kelurahan Mekar Wangi. Subyek sejumlah 110 orang peserta KB aktif MKJP dan non MKJP, dipilih secara simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder, dan dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi. Analisis bivariate dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan 26.36 % responden yang menggunakan MKJP, Analisis bivariat didapatkan ada hubungan dukungan suami dengan penggunaan alat kontrasepsi (p=0.003),sementara kepercayaan (p=0.653), sikap (p=0.519), dan dukungan teman (p=1.00) tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan penggunaan MKJP. Kesimpulan penelitian adalah penggunaan MKJP lebih rendah dibandingkan non MKJP, maka dari itu disarankan untuk lebih meningkatkan pelayanan MKJP kepada seluruh PUS.
GAMBARAN KARAKTERISTIK PADA AKSEPTOR KB NON MKJP DI KELURAHAN CIBOGOR KECAMATAN BOGOR TENGAH KOTA BOGOR TAHUN 2019 Zakiyyatun Nafsiah, Mutiara; Noor Prastia, Tika; Rachmania, Wina
PROMOTOR Vol 3 No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.242 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i3.4180

Abstract

Tingginya laju pertambahan penduduk di Indonesia menjadikan pemerintah terus berupaya untuk menekan laju pertumbuhan dengan program Keluarga Berencana (KB). Penggunaan KB MKJP masih tinggi. Program KB bertujuan untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk sehingga meningkatkan keluarga yang berkualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran karakteristik pada akseptor KB Non MKJP di Kelurahan Cibogor Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor Tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif kuantitatif dengan metode cross sectional, data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, sampel pada penelitian ini berjumlah 326 orang dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis yaitu univariat dengan menggunakan software pengolah data statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat di Kelurahan Cibogor paling banyak menggunakan KB Suntik (74,2%), berumur ≥36 tahun (58%), tingkat pendidikan akseptor KB tamat SLTA (49,7%), pendidikan suami tamat SLTA (56,1%). Pekerjaan akseptor KB paling banyak tidak bekerja (47,2%), pekerjaan suami wiraswasta (35,5%), Paritas 0-2 anak (72,4%), tempat pelayanan KB di Puskesmas (48,5%), usia kawin pertama ≥22 tahun (53,4%). Kesimpulan gambaran karakteristik pada akseptor KB Non MKJP di Kelurahan Cibogor paling banyak menggunakan KB suntik dibandingkan dengan pil dan kondom maka disarankan perlu uji analisis untuk mengetahui antara hubungan pemelihan jenis KB dengan karakteristik yang ada.