Haryanto
Universitas Raharja

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Algoritma K-Medoids Clustering dalam Menentukan Pendapatan Bersih Komoditas Pertanian Faisal Muhammad; Wiranti Sri Utami; Muhammad Subali; Janu Ilham Saputo; Haryanto; Martinus Gawi Tiga
Bulletin of Information Technology (BIT) Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/bit.v7i2.2682

Abstract

Agricultural products are one of the sectors that have a major role in the Indonesian economy. Currently, Indonesia is the largest producer in the world that produces Palm Oil, Cloves, Cinnamon, Nutmeg, and many others. Abundant agricultural products can be applied to research using Data Mining techniques. Data Mining is a technique that applies statistical analysis and artificial intelligence in extracting useful information from a database. In this study the author will use the K-Medoids method, K-Medoids is one of the Data Mining techniques. Analysis of K-Medoids results uses the silhouette coefficient which is used to measure the distance between clusters. The objective value using K-Medoids cluster analysis on the dataset used is 5.742047 and 5.093438. After conducting cluster analysis with the silhouette coefficient, the best results obtained are 2 clusters from 12 data and 12 attributes.
Standar Pelayanan Publik Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang Sri Rahayu; Haryanto; Nur Izzati Alzaytun
ADI Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2022): ADI Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : ADI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/adimas.v3i1.724

Abstract

Mitra penelitian ini adalah pemerintahan kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang dengan melakukan kegiatan PKM. Permasalahan Mitra adalah tentang pelayanan publik, seperti adanya pengaduan masyarakat tentang ketidakpastian jangka waktu pelayanan, pelayanan yang berlarut-larut, dan memakan waktu lama. Metode yang digunakan dalam PKM ini dikenal dengan PAR atau Participatory Action Research. Berdasarkan data yang ada, akan diadakan lokakarya untuk staf kecamatan dan perwakilan dari Delapan desa dan satu kelurahan. Hasil dari kegiatan workshop telah membantu memberikan pemahaman dan pengetahuan dalam penerapan standar pelayanan publik yang ada, dan peserta dapat mengembangkan standar pelayanan publik yang ada. Sebagai kelanjutan dari inisiatif PKM, peserta workshop akan ditugaskan untuk mengembangkan standar pelayanan publik berdasarkan ketentuan dan kaidah atau prinsip pelayanan publik, dan menerapkannya di berbagai zona kerja.