Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu terhadap Angka Kejadian Infeksi Soil-Transmitted Helminth pada Siswa SD Negeri 065853 Tegal Sari Mandala Kecamatan Medan Denai Tahun 2018 Radika Fadhillah; Nelli Murlina
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v1i3.5707

Abstract

 Introduction: Helminth infection is a major public health problem of those who living in developing countries. Helminth infection on children commonly caused by soil transmitted helminth (STH). The infections are influenced by low level of mother’s knowledge will affect to poor parenting especially the parenting that can avoid her child from helminth infection. This study was aimed to find the correlation between level of mother’s knowledge towards the occurrence of STH infection on students at SDN 065853 Tegal Sari Mandala Kecamatan Medan Denai. Method: This study is descriptive analitic study and uses cross-sectional design. Subjects of this study were 109 students of SDN 065853 Tegal Sari Mandala Kecamatan Medan Denai. Data were collected using validated questionnaire and identification of feces was conducted at parasitology laboratory of Faculty of Medicine, University of Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Results: The prevalence of soil transmitted helminth infection attain 59,6% and level of mother’s knowledge which are enough level is 47 people (43,1%). Conclusion: There is meaningfull correlation between level of mother’s knowledge with prevalence of soil transmitted helminth infection in students of SDN 065853 Tegal Sari Mandala Kecamatan Medan Denai (p=0,002). 
Perbandingan Efektivitas Pirantel Pamoat Dengan Albendazol Terhadap Infeksi Soil Transmitted Helminth pada Siswa SD Tahun 2018 Nurhasanah Nurhasanah; Nelli Murlina
JURNAL PANDU HUSADA Vol 1, No 4 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v1i4.5435

Abstract

Soil Transmitted Helminth (STH) merupakan kelompok cacing parasit nematoda yang menyebabkan infeksi pada manusia melalui kontak dengan telur parasit atau larva yang tumbuh subur di tanah yang hangat dan lembab di negara tropis dan subtropis dunia. Sebagai cacing dewasa, cacing yang ditularkan melalui tanah hidup dan di saluran pencernaan manusia. Cara yang paling aman dalam menangani infeksi STH adalah memutus lingkaran hidup cacing, yaitu dengan cara memperbaiki pengetahuan masyarakat dan penggunaan obat cacing. World Health Organization (WHO), World Bank dan Perserikatan BangsaBangsa (PBB) memberi perhatian khusus untuk memperbaiki infeksi kecacingan. Pirantel pamoate merupakan salah satu obat anti helminth yang umum digunakan di Indonesia dan Albendazol berkerja dengan cara menghambat pembentukan energi cacing sehingga dapat mengakibatkan kematian pada cacing. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Pretest Posttest Control Group Design. Jumlah sampel pada penelitian diperoleh dengan metode total sampling. Tidak terdapat perbedaan perbandingan efektivitas antara pemberian pirantel pamoat dan albendazol terhadap infeksi STH. Kesimpulan : Dari penelitian ini dijumpai bahwa pemberian pirantel pamoate dan albendazol pada infeksi STH setelah 1 minggu terdapat penurunan telur STH, namun tidak terdapat perbedaan yang bermakna.