Jurnal Pandu Husada
Vol 1, No 4 (2020)

Perbandingan Efektivitas Pirantel Pamoat Dengan Albendazol Terhadap Infeksi Soil Transmitted Helminth pada Siswa SD Tahun 2018

Nurhasanah Nurhasanah (Unknown)
Nelli Murlina (Unknown)



Article Info

Publish Date
24 Oct 2020

Abstract

Soil Transmitted Helminth (STH) merupakan kelompok cacing parasit nematoda yang menyebabkan infeksi pada manusia melalui kontak dengan telur parasit atau larva yang tumbuh subur di tanah yang hangat dan lembab di negara tropis dan subtropis dunia. Sebagai cacing dewasa, cacing yang ditularkan melalui tanah hidup dan di saluran pencernaan manusia. Cara yang paling aman dalam menangani infeksi STH adalah memutus lingkaran hidup cacing, yaitu dengan cara memperbaiki pengetahuan masyarakat dan penggunaan obat cacing. World Health Organization (WHO), World Bank dan Perserikatan BangsaBangsa (PBB) memberi perhatian khusus untuk memperbaiki infeksi kecacingan. Pirantel pamoate merupakan salah satu obat anti helminth yang umum digunakan di Indonesia dan Albendazol berkerja dengan cara menghambat pembentukan energi cacing sehingga dapat mengakibatkan kematian pada cacing. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Pretest Posttest Control Group Design. Jumlah sampel pada penelitian diperoleh dengan metode total sampling. Tidak terdapat perbedaan perbandingan efektivitas antara pemberian pirantel pamoat dan albendazol terhadap infeksi STH. Kesimpulan : Dari penelitian ini dijumpai bahwa pemberian pirantel pamoate dan albendazol pada infeksi STH setelah 1 minggu terdapat penurunan telur STH, namun tidak terdapat perbedaan yang bermakna.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

JPH

Publisher

Subject

Dentistry Education Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Veterinary

Description

Jurnal Pandu Husada merupakan jurnal yang di kelola oleh Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Bekerjasama dengan Divisi Karya Tulis Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Pandu Husada Terbit 4 Kali dalam Satu Tahun (Januari-April-Juli-Oktober) ...