Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbandingan Efektivitas Pemberian Susu Kedelai (Glycine Max (L.) Merr) dengan Rebusan Air Daun Sirsak (Annona Muricata Linn) dalam Menurunkan Kadar Asam Urat pada Wanita Menopause Filza Amalia Putri; Ilham Hariaji
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v1i1.4538

Abstract

Pendahuluan: Asam urat adalah produk akhir dari metabolisme protein dalam tubuh. Kadar asam urat normal <6 mg / dL untuk wanita dan <7 mg / dL untuk pria. Isoflavon termasuk flavonoid sering dimasukkan dalam tanaman seperti kedelai (Glycine max (L.) Merr dan daun sirsak (Annona muricata L.). Isoflavon bekerja untuk menghambat enzim xanthine oksidase. Metode: Penelitian analitik eksperimental menggunakan rancangan pretest satu kelompok. dan post test. Hasil : Dari hasil penelitian menggunakan uji Wilcoxon, diperoleh nilai susu kedelai p 0,001 dan menggunakan Paired T-Test, diperoleh nilai p daun sirsak p 0,0028 yang berarti ada pengaruh pemberian susu kedelai dan daun sirsak untuk mengurangi kadar asam urat pada wanita menopause.Setelah perbandingan antara keduanya, tidak ada perbedaan efektivitas antara susu kedelai dan sirsak air untuk mengurangi kadar asam urat pada wanita menopause p = 0,105 (p <0,05). Ada pengaruh pemberian air susu kedelai dan daun sousop terhadap kadar asam urat dan tidak ada perbedaan efektivitas antara air susu kedelai dan daun sirsak untuk menurunkan kadar asam urat pada wanita menopause Kata kunci: Menopause, Daun Sirsak, Susu Kedelai, Kadar Asam Urat