Sari Handayani
Departemen Pembangunan Sosial Dan Kesejahteraan, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Bantuan Sosial bagi Warga Lanjut Usia di Masa Pandemi Sari Handayani
Journal of Social Development Studies Vol 1 No 2 (2020): Social Development in the Time of Crisis
Publisher : Department of Social Development and Welfare, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jsds.657

Abstract

Penduduk lanjut usia termasuk dalam kelompok rentan di masa pandemi COVID-19. Tujuan tulisan ini adalah untuk mengidentifikasi peran pemerintah baik tingkat pusat maupun daerah dalam pemberian bantuan sosial bagi lansia. Data penelitian didapatkan dari open source sejak bulan Maret hingga Juli 2020. Ditemukan bahwa pada level pusat, Kementerian Sosial dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta pada level daerah, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Timur, telah menyediakan bantuan sosial yang menyasar lansia di masa pandemi. Program bantuan ini kemudian dianalisis menggunakan konsep familisasi dan defamilisasi. Beberapa lansia sebelum masa pandemi masih mampu bekerja dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari tanpa bergantung pada keluarga (defamilisasi). Namun, selama pandemi, lansia tersebut harus bergantung kembali kepada keluarga (familisasi) karena terbatas untuk bekerja di luar rumah dan atau tidak memiliki dana pensiun. Dapat disimpulkan bahwa bantuan sosial dari pemerintah bagi lansia selama masa pendemi sangat diperlukan untuk mengurangi risiko-risiko defamilisasi.Kata Kunci: bantuan sosial; lanjut usia; COVID-19; familisasi; defamilisasi Elderly are included in the vulnerable group during the COVID-19 pandemic. This paper aims to identify the role of government at both the central and regional levels in providing social assistance for the elderly during the pandemic. This study utilizes an open-source obtained from March to July 2020. It was found that at the central level and at the regional level, have provided social assistance. This assistance is then analyzed using the concept of familization and defamilization. Some elderly before the pandemic were still able to work and fulfill their daily needs without depending on family (defamilization). However, due to the pandemic, the elderly had to depend on their families (familization) because they are limited to working outside the home and do not have a pension fund. It can be concluded that social assistance from the government during the pandemic is very much needed to reduce the risk of defamilization.Keywords: social assistance; elderly; COVID-19; familization; defamilization
Peran KKN-PPM UGM Dalam Pengembangan Kesadaran Masyarakat Untuk Penyediaan Air Bersih Dan Sanitasi Layak Di Daerah Istimewa Yogyakarta Amin Susiatmojo; Sari Handayani; Nanung Agus Fitriyanto; Djarot Heru Santosa; Rustamaji Rustamaji
TheJournalish: Social and Government Vol. 4 No. 5 (2023): Special Issue
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v4i5.602

Abstract

Indonesia sangat berkepentingan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs) untuk memastikan bahwa program-program pembangunan berjalan sesuai koridor yang telah ditetapkan. Hal tersebut mengingat SDGs turut memberikan jalan bagi upaya terwujudnya target-target pembangunan, terlebih agenda didalamnya memiliki tujuan penting untuk kesejahteraan masyarakat dunia, keadilan, dan kemakmuran. Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada (DPkM UGM) turut dilibatkan oleh UGM untuk mempercepat upaya-upaya pencapaian SDGs ini. Agenda SDGs DPkM UGM antara lain menyertakan program-program SDGs pada Kuliah Kerja Nyata (KKN PPM UGM) yang hasilnya nanti disinergikan dengan konsern DPkM UGM pada kegiatan-kegiatan pemberdayaan masyarakat, hilirisasi penelitian berbasis pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kesejahteraan sosial, dan aspek-aspek keserasian lingkungan lainnya. Salah satu agenda SDGs DPkM UGM adalah mengembangkan kesadaran air bersih dan sanitasi layak bagi masyarakat dengan sebaran di beberapa lokasi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Agenda ini diawali dengan pembuatan nota kerjasama antara DPkM UGM dan pemerintah kabupaten yang ditetapkan sebagai lokasi kegiatan KKN PPM UGM. Selama 2 bulan berada di lapangan, mahasiswa KKN PPM UGM didampingi oleh tenaga ahli dari berbagai fakultas di lingkungan UGM agar dapat menstransfer teknologi tepat guna secara efektif dan efisien. Antusiasme, kerjasama, dan partisipasi masyarakat sangat penting untuk memperbaiki lingkungan dan mewujudkan kehidupan yang bermartabat dan berkelanjutan.