This Author published in this journals
All Journal ISCO
Anak Agung Ketut Jayawarsa
Universitas Warmadewa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformasi Digital UMKM melalui QRIS, Literasi Keuangan, Pembiayaan Digital KKN Desa Siangan I Gst. B. Ngr. P. Putra; Ida Ayu Dinda Priyanka Maharani; Anak Agung Ketut Jayawarsa
Journal Inclusive Society Community Servies Vol. 4 No. 4 (2026): Agust 2026
Publisher : Yayasan Putra Adi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61402/isco.v4i4.646

Abstract

Desa Siangan, Kabupaten Gianyar, merupakan salah satu wilayah yang memiliki aktivitas ekonomi masyarakat yang didukung oleh keberadaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). UMKM memiliki peranan penting dalam menunjang perekonomian masyarakat melalui penciptaan sumber pendapatan, penyediaan lapangan pekerjaan, serta pemenuhan kebutuhan barang dan jasa bagi masyarakat. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan transformasi ekonomi digital, pelaku UMKM perlu memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan dalam pola transaksi, pengelolaan keuangan, serta akses terhadap layanan keuangan digital. Perkembangan teknologi juga telah mendorong semakin mudahnya masyarakat mengakses berbagai layanan keuangan digital, termasuk pinjaman online. Adapun permasalahan yang dihadapi oleh UMKM di Desa Siangan yakni Belum Optimalnya Pemanfaatan Pembayaran Digital, Rendahnya Literasi Keuangan Pelaku UMKM, serta Rendahnya Pemahaman terhadap Risiko Pinjaman Online. Oleh karena itu, melalui kegiatan KKN Reguler Universitas Warmadewa menawarkan program kerja yakni Pembuatan dan Pendampingan Penggunaan QRIS, Sosialisasi Literasi Keuangan UMKM, Sosialisasi Pinjaman Online yang Aman dan Bertanggung Jawab. Melalui kegiatan KKN Reguler Universitas Warmadewa, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan layanan keuangan digital secara aman, bijak, dan produktif melalui penggunaan QRIS, penguatan literasi keuangan, serta pemahaman mengenai pembiayaan digital yang bertanggung jawab.