Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Model Team-Based Learning dan Model Problem-Based Learning Secara Daring Berpengaruh terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Emy Dwi Nursulistyo; Siswandari Siswandari; Jaryanto Jaryanto
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i1.32321

Abstract

Kemampuan berpikir kritis siswa rendah ditandai dengan siswa dalam memberikan penjelasan sederhana, mempertimbangkan kredibilitas sumber informasi dan memberikan alasan terhadap pengambilan keputusan sesuai dengan persoalan atau fenomena yang dihadapi masih kurang. Siswa kesulitan untuk mengidentifikasi, mempertimbangkan dan mengacu pada suatu asumsi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif eksperimen. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI AKL SMKN I Karanganyar yang terdiri dari 105 siswa. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas XI AKL I dan XI AKL III yang masing-masing berjumlah 35 siswa dengan menggunakan purposive sample berdasarkan nilai rata-rata pretest. Pengumpulan data menggunakan tes berbentuk essay. Data dianalisis dengan uji prasyarat analisis berupa uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengaruh penerapan model Team-Based Learning dan model Problem-Based Learning secara daring terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dilihat melalui hasil pengujian Independent Sample T-Test yang menunjukkan kemampuan berpikir kritis siswa yang diajar menggunakan model Team-Based Learning memiliki rata-rata lebih tinggi 6,52 poin (rata-rata posttest) dibandingkan dengan model Problem-Based Learning yang dilakukan secara daring. Jadi dapat disimpulkan penerapan model Team-Based Learning lebih dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dibandingkan model Problem-Based Learning.
EVALUASI EFISIENSI BIAYA DAN PROFITABILITAS PASCA PENERAPAN MESIN PRESS HIDROLIK PADA UMKM TEMPE GEMBUS FATHONI Labbaika Dwi Ayu Rahmawati; Emy Dwi Nursulistyo
Jurnal Akuntansi Vol 12, No 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurakun.v12i2.2662

Abstract

ABSTRAK Penerapan teknologi tepat guna pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sering kali hanya dinilai dari aspek peningkatan produktivitas fisik, tanpa evaluasi mendalam terhadap implikasi finansialnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efisiensi biaya produksi dan tingkat profitabilitas pasca penerapan mesin press hidrolik pada UMKM Industri Tempe Gembus Fathoni di Kampung Purwogondo, Kelurahan Kartasura. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif kuantitatif dengan membandingkan data keuangan sebelum dan sesudah investasi teknologi selama periode Juli hingga September 2025. Sumber data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemilik dan karyawan serta pencatatan laporan arus kas operasional sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan mesin press hidrolik berhasil meningkatkan efisiensi biaya produksi sebesar 30% melalui pengurangan alokasi tenaga kerja dan waktu pemerasan ampas tahu. Penurunan biaya operasional dikombinasikan dengan peningkatan kapasitas produksi mendorong kenaikan laba bersih secara signifikan sebesar 151%. Lebih lanjut, rasio margin laba bersih operasional melonjak dari 33% menjadi 64%. Penelitian ini membuktikan secara empiris bahwa investasi teknologi sederhana yang terarah mampu memberikan dampak finansial yang signifikan bagi keberlanjutan ekonomi sektor pangan tradisional.Kata kunci: Akuntansi Biaya, Efisiensi Biaya, Margin Laba, Profitabilitas, Investasi Teknologi UMKMABSTRACTThe application of appropriate technology in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) is often assessed solely in terms of increased physical productivity, without an in-depth evaluation of its financial implications. This study aims to evaluate production cost efficiency and profitability levels following the implementation of a hydraulic press at the Fathoni Tempe Gembus MSME in Purwogondo Village, Kartasura Subdistrict. The method used was a quantitative descriptive case study comparing financial data before and after the technology investment during the period from July to September 2025. Data sources were obtained through in-depth interviews with the owner and employees, as well as records of simple operational cash flow statements. The results show that the use of the hydraulic press successfully increased production cost efficiency by 30% by reducing labor allocation and the time required to press tofu residue. The reduction in operating costs, combined with increased production capacity, led to a significant 151% increase in net profit. Furthermore, the operating net profit margin ratio jumped from 33% to 64%. This study empirically demonstrates that targeted investments in simple technology can have a significant financial impact on the economic sustainability of the traditional food sector.Keywords: Cost Accounting, Cost Efficiency, Profit Margin, Profitability, Technology Investment in MSMEsĀ 
Biological Assets Accounting for Patchouli MSMEs: Enhancing Financing and Exports Putri Nugrahaningsih; Zaim Arif Eko Saputro; Galuh Tiaramurti; Labbaika Dwi Ayu Rahmawati; Denty Arista; Emy Dwi Nursulistyo; Bayu Seto
Jurnal Riset dan Aplikasi: Akuntansi dan Manajemen Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Riset dan Aplikasi: Akuntansi dan Manajemen
Publisher : Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jraam.v8i2.003

Abstract

Purpose: this article observes the transformation of Patchouli MSMEs accounting through introduction of PSAK 241 and its contribution towards access to finance and export capacity upgrading.Method: qualitative case study using in-depth interviews, direct observation, and documentation as sources of data.Results: implementing PSAK 241 will enhance the quality of financial reporting because it can appropriately present Biologic Assets and increasing the trust from financing Institutions as well as business partners.Novelty: deep analyze at PSAK 241 implementation in small business farm with biological assets like patchouli.Contribution: provide practical guidance to help MSMEs comply with accounting regulations. Abstrak: Akuntansi Aset Biologis untuk UMKM Patchouli: Peningkatan Pembiayaan dan EksporTujuan: untuk mengamati transformasi akuntansi UMKM Patchouli melalui pengenalan PSAK 241 dan kontribusinya terhadap akses ke pembiayaan serta peningkatan kapasitas ekspor.Metode: studi kasus kualitatif menggunakan wawancara mendalam, pengamatan langsung, dan dokumentasi sebagai sumber data. Hasil: dengan menerapkan PSAK 241, pelaporan keuangan akan menjadi lebih berkualitas karena dapat secara tepat menyajikan Aset Biologis, yang meningkatkan kepercayaan dari lembaga pembiayaan serta mitra bisnisKebaruan: melakukan analisis mendalam terhadap PSAK 241 pada usaha kecil di sektor pertanian yang memiliki aset biologis seperti patchouli.Kontribusi: memberikan panduan praktis untuk membantu UMKM mematuhi peraturan akuntansi.