Risti Suryantari
Jurusan Fisika, Fakultas Teknologi Informasi Dan Sains Universitas Katolik Parahyangan, Bandung

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Problem Solving dengan Metode Identifikasi Variabel berdasarkan Skema: Tinjauan terhadap Formulasi Hukum Pertama Termodinamika Risti Suryantari
Jurnal Fisika Indonesia Vol 17, No 49 (2013)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.432 KB) | DOI: 10.22146/jfi.24409

Abstract

Metode identifikasi variabel berdasarkan skema merupakan  salah satu metode problem solving dalam fisika terkait formulasi.  Metode ini telah diterapkan bagi formulasi kecepatan relativistik, serta panjang dan waktu relativistik. Pada penelitian kali ini akan diterapkan metode serupa bagi topik termodinamika,. Hukum Pertama Termodinamika melibatkan tiga variabel yaitu kalor, usaha dan perubahan energi dalam. Terdapat dua jenis proses dalam sistem termodinamika , yaitu kalor dan usaha diberikan pada sistem atau dihasilkan oleh sistem. Pada berbagai buku referensi, hal tersebut dicirikan dengan tanda positif dan negatif. Permasalahan yang ditemui adalah kemungkinan terjadinya kesalahan pada perhitungan, terutama jika  siswa tidak menentukan tanda positif atau negatif tersebut dengan benar. Skema akan membantu siswa dalam menyelesaiakan soal terkait formulasi ini, tanpa harus memikirkan tanda positif atau negatif pada variabel kalor dan usaha. Metode ini akan diterapkan pada contoh-contoh soal sederhana dan diimplementasikan terhadap mahasiswa Program Studi Fisika Universitas Katolik Parahyangan Bandung. Hasil penelitian menunjukkan seluruh mahasiswa dapat menyelesaikan soal dengan benar dan berpendapat bahwa metode ini lebih mudah untuk dipahami. Guru atau para pengajar fisika dapat menggunakan metode ini sebagai variasi dalam pembelajaran, sehingga formulasi tidak lagi dianggap sulit dalam fisika.
ANALISIS CITRA PERMUKAAN THERMOCHROMIC LIQUID CRYSTAL BERDASARKAN NILAI STATISTIK HUE Risti Suryantari; - Flaviana
Jurnal Fisika Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v4i1.3865

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengamati perbedaan citra pada permukaan Thermocromic Liquid Crystal (TLC) R25C5W akibat perubahan temperatur. Metode yang digunakan untuk analisis adalah pengolahan citra berbasis morfologi matematika menggunakan perangkat lunak Matlab2013a. Citra asli yang diperoleh dalam bentuk RGB dikonversi menjadi HSV (hue, saturation, value), dengan mengambil komponen hue saja. Proses utama yang digunakan adalah opening dengan struktur elemen (SE) line. Berdasarkan analisis visual pada citra akhir hasil pengolahan citra, tampak bahwa terdapat perbedaan setiap citra untuk berbagai temperatur berdasarkan tingkat kecerahannya. Secara kuantitatif perbedaan tersebut dapat dilihat dari nilai statistiknya. Nilai max dan mean citra hue semakin meningkat seiring dengan meningkatnya temperatur.
GLCM Texture Feature Selection for Alzheimer's Detection: A Combination of Statistical Tests, Decision Tree, and Random Forest Cindyawati, Cindyawati; Suryantari, Risti; Sulungbudi, Janto V.
International Journal of Artificial Intelligence Research Vol 9, No 1.1 (2025)
Publisher : Universitas Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29099/ijair.v9i1.1.1509

Abstract

Alzheimer’s disease is a progressive neurodegenerative disorder that leads to a gradual decline in memory and cognitive function, most commonly affecting individuals over the age of 65. Early detection is essential to enable timely interventions, slow disease progression, and improve quality of life. This study aimed to identify the most dominant texture features from brain MRI images using the Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) for feature extraction. The extracted features were analyzed through non-parametric statistical tests and machine learning algorithms, including Decision Tree and Random Forest, and validated with cross-validation procedures to ensure robustness. The findings revealed that contrast at 90° consistently emerged as the most significant feature, capturing vertical texture variations associated with brain atrophy, while correlation at 135° provided additional discriminatory power by representing disrupted pixel intensity relationships. In combination, these features enhanced the accuracy of classification models, outperforming other GLCM parameters. The results emphasize that careful selection of texture features improves both accuracy and stability in distinguishing between Alzheimer’s and non-Alzheimer’s brains. This study demonstrates that image-based machine learning frameworks can serve as reliable tools to support early detection of Alzheimer’s disease, offering valuable implications for clinical practice and guiding future research on efficient, non-invasive diagnostic approaches.
Aplikasi Thermochromic Liquid Crystal Untuk Mengamati Perpindahan Kalor Pada Permukaan Logam Risti Suryantari; Flaviana Flaviana
INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Vol 7, No 1 (2017): April
Publisher : Department of Physics, Sebelas Maret University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/ijap.v7i1.2292

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengamati peristiwa perpindahan kalor pada area permukaan logam yang bersentuhan dengan permukaan lembaran Thermochromic Liquid Crystal (TLC) R30C5W, melalui citra permukaan TLC selama proses pemanasan logam. Logam dipanaskan dengan pemanas celup, sehingga kalor akan terdistribusi hingga mencapai permukaan logam. Apabila permukaan logam tersebut bersentuhan dengan permukaan TLC, maka kalor akan berpindah dari permukaan logam ke permukaan TLC, dan ditunjukkan dengan terjadinya perubahan warna pada permukaan TLC. Citra asli yang diperoleh dalam bentuk RGB dikonversi menjadi HSV (hue, saturation, value), lalu diambil komponen hue saja, dan kemudian citra hue diproses menggunakan Matlab2014a untuk mendapatkan citra yang lebih baik. Hasil menunjukkan, seiring dengan meningkatnya temperatur permukaan logam, nilai mean hue semakin meningkat. Selain itu, nilai hue sepanjang garis tengah lingkaran pada permukaan TLC, cukup merata di bagian tengahnya (lingkaran dalam) namun semakin berkurang di tepinya (tepi kanan dan kiri), yang menunjukkan semakin jauh dari tepi permukaan logam maka energi kalornya semakin berkurang, karena terjadi perpindahan kalor pada tepi permukaan logam ke udara di sekitarnya. Kata kunci: Thermochromic Liquid Crystal (TLC), hue, perpindahan kalor.