Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Modal Fisik dan Sumber Daya Manusia terhadap Indeks Inklusif di Indonesia Reza Rizki Ramadhan; Yaya Setiadi
Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 17, No 2 (2019): Jurnal Ekonomi Pembangunan
Publisher : Department of Development Economics, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29259/jep.v17i2.9797

Abstract

Economic growth figures are one indicator to assess economic success. During the period of 2011-2017, Indonesia's economic growth rate was quite good, with at an average of 5,4 percent per year. However, these conditions have not been matched by a significant reduction in the level of poverty and inequality, and the level of employment has not been optimized. This indicates that the growth that has occurred has not been inclusive. This study to find out how the level of inclusive growth in Indonesia, measured by the inclusiveness index and the factors of development of physical capital and human resources that influence. The method of this study use panel data regression approach. The findings show that in the period 2011-2017, the level of inclusiveness index value in Indonesia is in the middle category. The variable of physical capital development in the form of government capital expenditure is statistically significant influencing the inclusiveness index in Indonesia, while the value of private capital investment has no significant effect. Human resource development variables, in the form of LFPR, RLS, and health complaints were statistically significant for the inclusiveness index in Indonesia, while government spending on education and health not significantly affected the inclusiveness index in Indonesia.
KETAHANAN BERSEKOLAH PENDUDUK USIA 7-18 TAHUN DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2017 Boy Ampristi; Yaya Setiadi
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2019 No 1 (2019): Seminar Nasional Official Statistics 2019
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.307 KB) | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2019i1.187

Abstract

Pendidikan memegang peranan penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terutamanya dalam pengembangan Sumber Daya Manusia yang berkualitas. Pendidikan diperlukan untuk mendorong percepatan pembangunan nasional serta pembangunan daerah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Selain itu pendidikan merupakan salah satu tujuan dari Sustanaible Development Goals (SDGs) pada tujuan keempat. Pemerintah sudah mengupayakan perbaikan pendidikan melalui berbagi program, salah satunya program wajib belajar. Namun belum sepenuhnya mengatasi permasalahan dalam bidang pendidiakan. Salah satu daerah yang mengalami permasalahan tersebut adalah Provinsi Jawa Tengah. Hal ini digambarkan dari angka putus sekolah tertinggi diwilayah barat Indonesia, rata-rata lama sekolah terendah di wilayah barat Indonesia dan terendah ke lima secara nasional, banyaknya penduduk yang hanya menamatkan pendidikan dasar dan menurunya tingkat partisipasi sekolah. Selain itu, terdapat kesenjangan pendidikan antara daerah perdesaan dan perkotaan. Penelitian ini menggunakan metode analisis ketahanan hidup distribusi Gompertz untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan bersekolah penduduk daerah perdesaan dan perkotaan usia 7-18 tahun di Provinsi Jawa Tengah tahun 2017. Berdasarkan hasil penelitian, untuk daerah perdesaan terdapat lima variabel bebas yang signifikan, yakni: bantuan KIP, pendidikan KRT, lapangan usaha KRT, status kemiskinan dan status orangtua. Sementara itu, untuk daerah perkotaan terdapat tiga variabel bebas yang signifikan, yakni: pendidikan KRT, status kemiskinan dan status orangtua.
Pengaruh Modal Fisik dan Sumber Daya Manusia terhadap Indeks Inklusif di Indonesia Reza Rizki Ramadhan; Yaya Setiadi
Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 17 No. 2 (2019): Jurnal Ekonomi Pembangunan
Publisher : Department of Development Economics, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29259/jep.v17i2.9797

Abstract

Economic growth figures are one indicator to assess economic success. During the period of 2011-2017, Indonesia's economic growth rate was quite good, with at an average of 5,4 percent per year. However, these conditions have not been matched by a significant reduction in the level of poverty and inequality, and the level of employment has not been optimized. This indicates that the growth that has occurred has not been inclusive. This study to find out how the level of inclusive growth in Indonesia, measured by the inclusiveness index and the factors of development of physical capital and human resources that influence. The method of this study use panel data regression approach. The findings show that in the period 2011-2017, the level of inclusiveness index value in Indonesia is in the middle category. The variable of physical capital development in the form of government capital expenditure is statistically significant influencing the inclusiveness index in Indonesia, while the value of private capital investment has no significant effect. Human resource development variables, in the form of LFPR, RLS, and health complaints were statistically significant for the inclusiveness index in Indonesia, while government spending on education and health not significantly affected the inclusiveness index in Indonesia.
Analisis Multilevel Faktor-Faktor yang Memengaruhi Prevalensi Hipertensi di Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2023 Raddin Aqilah; Yaya Setiadi
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Universitas Mulawarman Vol. 6 (2026): Tranformasi Pembelajaran Matematika melalui Pendekatan Deep Learning dalam Mewujudkan
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular yang menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia. Provinsi Kalimantan Tengah mencatat prevalensi hipertensi tertinggi di Indonesia pada tahun 2023, yakni sebesar 38,7 persen pada penduduk usia 15 tahun ke atas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi status hipertensi di provinsi tersebut dengan menggunakan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Analisis dilakukan secara deskriptif dan inferensia menggunakan regresi logistik biner multilevel. Hasil menunjukkan bahwa usia ≥ 60 tahun, perempuan, obesitas, konsumsi makanan manis, dan konsumsi makanan berlemak secara signifikan memengaruhi prevalensi hipertensi pada level individu. Pada level wilayah, PDRB per kapita berasosiasi positif, sementara akses air minum layak berasosiasi negatif terhadap prevalensi hipertensi. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi dan langkah-langkah yang tepat dalam upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi, khususnya di Provinsi Kalimantan Tengah.