Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH STATUS GIZI PRAKONSEPSI DENGAN BERAT BADAN LAHIR BAYI PADA IBU BERSALIN DI KOTA PADANG Fanny Ayudia; Arfianingsih Dwi Putri
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 12, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v12i1.982

Abstract

Indonesia saat ini masih banyak masalah kesehatan yang terjadi pada perempuan seperti Kekurangan Energi Kronik (KEK), Anemia dan HIV. Begitu Juga dengan Kondisi Kesehatan Bayi Baru Lahir seperti Premature, BBLR dan cacat bawaan. Berdasarkan Riskesdas (2018), Kekurangan energi kronik pada ibu hamil sebesar 17,3% sedangkan pada Wanita Usia subur tidak hamil sebesar  14,5 %. Angka kejadian anemia pada ibu hamil meningkat dari  37,1 % pada tahun 2013 menjadi 48,9 % Pada Tahun 2018. Begitu Juga dengan Kondisi Bayi Baru Lahir dengan prematur sebesar 29,5 % dan BBLR sebesar 6,2%.Bayi Baru Lahir di Sumatera Barat, dengan kejadian BBLR sebesar 4,6 %, PB < 48 cm sebesar 19,8 %. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh status Gizi selama kehamilan yang buruk. Banyak penelitian yang membuktikan bahwa untuk mendapatkan hasil bayi yang sehat seperti berat badan lahir yang normal, dapat dilakukan intervensi perbaikan status gizi sebelum hamil.Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif dengan rancangan Desain penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan Retrospektif. Populasi adalah seluruh ibu bersalin yang berada di kota padang. Dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Analisa Data menggunakan uji Korelasi Regresi pada tingkat kemaknaan p< 0,05.Dari hasil penelitian didapatkan bahwa  ada hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara IMT prakonsepsi dengan berat badan lahir bayi (r=0,883; p= 0,000). Hasil analisis terdapat pengaruh dengan r2 sebesar 0,780, yang artinya status gizi prakonsepsi berpengaruh sebesar 78% terhadap Berat Badan Lahir bayi.