Siti Aminah
Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH SURFAKTAN NON-IONIK TERHADAP PERMEABILITAS USUS TIKUS PADA TRANSPOR SULFAMETOKSAZOL Siti Aminah; Nusratini Nusratini
Majalah Farmaseutik Vol 7, No 3 (2011)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1511.718 KB) | DOI: 10.22146/farmaseutik.v7i3.24059

Abstract

Surfaktan non-ionik merupakan bahan yang sering digunakan untuk meningkatkan kelarutan obat yang sukar larut pada sediaan per oral. Salah satu obat yang banyak digunakan pada berbagai infeksi dan kelarutannya kecil adalah sulfametoksazol. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh beberapa surfaktan non-ionik dengan berbagai panjang rantai karbon gugus hidrofobik terhadap kelarutan sulfametoksazol dan pengaruhnya terhadap permeabilitas dinding usus pada transpor sulfametoksazol. Penelitian ini dilakukan dengan menentukan kelarutan sulfametoksazol dalam dapar fosfat pH 6,5 dengan penambahan polisorbat 20, polisorbat 40, polisorbat 60 rentang konsentrasi 10 sampai dengan 40 mg% b/v pada suhu 37º C. Percobaan transpor sulfametoksazol dalam dapar fosfat isotonik pH 6,5 menggunakan Everted Small Intestine Sac Technique dengan penambahan polisorbat di bawah dan di atas harga CMC. Pemeriksaan kadar sulfametoksazol menggunakan spektrofotometer UV pada λ 258 nm. Hasil menunjukkan bahwa penambahan polisorbat 20, 40, 60 meningkatkan kelarutan sulfametoksazol (p
PENGARUH DAUN MURBEI (MORUS ALBA L.) TERHADAP FREKUENSI DENYUT JANTUNG DAN TEKANAN DARAH ARTERI PADA ANJING TERANESTESI Siti Aminah
Majalah Farmaseutik Vol 8, No 3 (2012)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.353 KB) | DOI: 10.22146/farmaseutik.v8i3.24073

Abstract

Murbei (Morus alba L.) merupakan tanaman yang banyak terdapat di Indonesia, ditanam orang di halaman dan dikebun-kebun sebagai tanaman buah-buahan atau tanaman yang digunakan untuk memelihara ulat sutera. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh sari daun murbei terhadap frekuensi denyut jantung dan tekanan darah arteri pada anjing. Serbuk daun murbei dibuat dari daun murbei dengan pengayakan 25 mesh. Sari daun murbei dibuat dari serbuk daun murbei 10 % dalam air pada suhu 90o C selama 0,5 jam, kemudian ditambah NaCl 0,9 % selanjutnya diberikan intra vena pada anjing teranestesi melalui v.mediana cubiti dengan dosis 0,1 cc/kg berat badan. Dalam penelitian ini ditentukan frekuensi denyut jantung dan tekanan darah arteri sebelum dan sesudah pemberian sari daun murbei serta ditentukan juga gambaran aktivitas listrik jantung pada pemberian sari daun murbei. Hasil menunjukkan bahwa sari daun murbei dapat menurunkan frekuensi denyut jantung dan tekanan darah arteri dengan sangat bermakna (p
ISOLASI FLAVONOID DAUN MURBEI (MORUS ALBA L.) SERTA UJI AKTIVITASNYA SEBAGAI PENURUN TEKANAN DARAH ARTERI PADA ANJING TERANESTESI Siti Aminah; Suwijiyo Pramono
Majalah Farmaseutik Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.445 KB) | DOI: 10.22146/farmaseutik.v9i1.24103

Abstract

Daun murbei (Morus alba Linn.) secara tradisional digunakan untuk menurunkan tekanan darah dan pada penelitian terdahulu endapan fraksi airnya telah terbukti memiliki efek penurunan tekanan darah arteri anjing teranestesi dan didalamnya terdeteksi senyawa flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi flavonoid yang bertanggung jawab terhadap aktivitas penurunan tekanan darah pada anjing teranestesi. Endapan air dekokta daun murbei difraksinasi dengan eter, etil asetat dan air. Isolasi flavonoid masing-masing fraksi dilakukan secara kromatografi kertas dengan fase gerak campuran tersier butanol, toluene, asam asetat, dan air dalam berbagai perbandingan. Pengujian aktivitas penurunan tekanan darah dilakukan dengan memberikan larutan isolat aktif 1% dalam larutan NaCl fisiologis secara intravena. Identifikasi isolat aktif dilakukan secara spektrofotometri UV-Vis. Hasil menunjukkan bahwa daun murbei mengandung 3 isolat yang bertanggung jawab terhadap aktivitas penurunan tekanan darah arteri anjing teranestesi, yaitu biflavonoid yang tersusun oleh flavon dengan 3’, 4’ dihidroksi dan auron dengan 5,4’ dihidroksi (21,66 % penurunan), senyawa kumarin yang struktur parsialnya mengarah pada eskuletin (24,30 %) dan flavonoid rutin (35,95 %).