Majalah Farmaseutik
Vol 7, No 3 (2011)

PENGARUH SURFAKTAN NON-IONIK TERHADAP PERMEABILITAS USUS TIKUS PADA TRANSPOR SULFAMETOKSAZOL

Siti Aminah (Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada)
Nusratini Nusratini (Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada)



Article Info

Publish Date
09 May 2017

Abstract

Surfaktan non-ionik merupakan bahan yang sering digunakan untuk meningkatkan kelarutan obat yang sukar larut pada sediaan per oral. Salah satu obat yang banyak digunakan pada berbagai infeksi dan kelarutannya kecil adalah sulfametoksazol. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh beberapa surfaktan non-ionik dengan berbagai panjang rantai karbon gugus hidrofobik terhadap kelarutan sulfametoksazol dan pengaruhnya terhadap permeabilitas dinding usus pada transpor sulfametoksazol. Penelitian ini dilakukan dengan menentukan kelarutan sulfametoksazol dalam dapar fosfat pH 6,5 dengan penambahan polisorbat 20, polisorbat 40, polisorbat 60 rentang konsentrasi 10 sampai dengan 40 mg% b/v pada suhu 37º C. Percobaan transpor sulfametoksazol dalam dapar fosfat isotonik pH 6,5 menggunakan Everted Small Intestine Sac Technique dengan penambahan polisorbat di bawah dan di atas harga CMC. Pemeriksaan kadar sulfametoksazol menggunakan spektrofotometer UV pada λ 258 nm. Hasil menunjukkan bahwa penambahan polisorbat 20, 40, 60 meningkatkan kelarutan sulfametoksazol (p

Copyrights © 2011






Journal Info

Abbrev

majalahfarmaseutik

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

Majalah Farmaseutic accepts submission concerning in particular fields such as pharmaceutics, pharmaceutical biology, pharmaceutical chemistry, pharmacology, and social ...