This Author published in this journals
All Journal Majalah Farmaseutik
Nurlaila Winarno
Gadjah Mada University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penggunaan Lean Hospital Untuk Meningkatkan Efisiensi Pelayanan Resep Rawat Jalan RSU PKU Muhammadiyah Delanggu Nurlaila Winarno; Marchaban Marchaban; Endang Yuniarti
Majalah Farmaseutik Vol 18, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/farmaseutik.v1i1.58990

Abstract

Instalasi Farmasi merupakan pintu terakhir dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit. Baik buruknya pelayanan di instalasi farmasi menentukan tingkat kepuasan pasien secara umum. Oleh karena itu instalasi farmasi selalu dituntut untuk meningkatkan mutu yang berfokus pada kepuasan pasien dengan cara mengeliminasi pemborosan (waste) yang terjadi dalam proses pelayanan. Pasien menunggu pelayanan untuk waktu yang lama merupakan waste. Adanya waste berupa waiting akan menurunkan tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan resep di depo farmasi rawat jalan dengan menurunkan waktu tunggu (lead time) menggunakan konsep lean hospital. Penelitian dilakukan dengan desain action research dengan pendekatan Partisipatory Action research (PAR). Gambaran proses pelayanan dipetakan dengan value stream mapping, gambaran adanya waste berupa waiting diperoleh dari  Focus Group Discussion (FGD) dengan petugas farmasi, dan pengukuran lead time dilakukan langsung di tempat penelitian. Perbaikan dilakukan dengan lean tools. Hasil penelitian setelah dilakukan perbaikan dengan konsep lean hospital terjadi peningkatan efisiensi pelayanan dilihat dari penurunan lead time dari 54’35” menjadi 39’23”. Pada pengukuran kepuasan pasien, secara keseluruhan pasien belum merasa puas terhadap pelayanan depo farmasi rawat jalan dengan nilai gap terbesar pada dimensi daya tanggap (responsiveness), kemudian diikuti dimensi berwujud (tangible), keandalan (reliability), empati (empathy) dan jaminan (assurance).