Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERENCANAAN STRUKTUR BETON BERTULANG PADA GEDUNG SEKOLAH 5 LANTAI MENGGUNAKAN METODE STATIK EKUIVALEN DENGAN DAKTILITAS PENUH - Masherni; Desi Susanto
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2015): November 2015
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v5i1.149

Abstract

Seiring dengan meningkatnya pembangunan di kota-kota besar di Indonesia, maka diikuti pula dengan meningkatnya teknologi konstruksi. Persediaan lahan yang sempit di perkotaan mendorong dibangunnya gedung-gedung bertingkat yang efektif, efesien, kuat secara teknis serta memperhatikan unsur ekonomis. Dalam merencanakan sebuah bangunan gedung bertingkat sangat diperlukan pengetahuan dalam perencanaan struktur, sehingga bangunan tidak mengalami kehancuran struktur yang dapat merobohkan bangunan tersebut. Perhitungan bangunan gedung dapat dilakukan dengan berbagai cara baik manual maupun memakai sistem komputerisasi. Untuk perhitungan secara manual dapat menggunakan cara seperti metode kani dan takabeya. Sedangakan untuk perhitungan secara komputerisasi dapat dilakukan dengan menggunakan program ETABS yang kesemuaanya itu tidak lepas dari peraturan-peraturan yang berlaku seperti : Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung  (SNI 03 – 2847 – 2002), Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Banguanan Gedung (SK SNI T – 15 – 1991 - 03), Pedoman Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Rumah dan Gedung (SKBI – 1.3.53.1987), serta peraturan-peraturan lain yang sejenis. Dari hasil perhitungan struktur bangunan gedung berdasarkan metode dan peraturan-peraturan di atas, didapat hasil berupa gambar rencana struktur beton dilengkapi dengan detail-detail yang diperlukan. Ketelitian perhitungan, ketepatan dalam asumsi pembebanan merupakan faktor yang penting untuk diperhatikan dalam perencanaan struktur bangunan.
PERHITUNGAN STRUKTUR BETON GEDUNG SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH METRO PUSAT (KAMPUS 2) - Masherni
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2014): Mei 2014
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v3i2.184

Abstract

The result of structural building calculation based on the method and rules above, it gain the product design of structural concrete planning that very detail. The carefulness calculating, accuracy in a load assumption as a crussial factor which has notice on structural building planning.
ANALISA AGREGAT KASAR SEBAGAI VARIABEL BAHAN CAMPURAN BETON MENGGUNAKAN METODE SNI DAN ACI (Studi Kasus Beton Mutu K-300) - Masherni
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2015): Mei 2015
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v4i2.144

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan maksud dan tujuan adalah untuk mengetahui dan membandingkan kuat tekan beton yang dapat dicapai menggunakan agregat kasar sumber Padang Ratu, Tegineneng dan Tanjungan. Selain itu juga untuk mengetahui kualitas agregat kasar yang bersumber dari daerah Padang Ratu, Tegineneng dan Tanjungan sebagai bahan campuran beton dengan metode SNI dan ACI. Untuk membandingkan nilai kuat tekan beton yang dihasilkan menggunakan agregat kasar yang bersumber dari daerah Padang Ratu, Tegineneng dan Tanjungan korelasinya terhadap pencapaian mutu beton K-300 atau setara dengan 24,90 Mpa.Penelitian ini menggunakan sampel Uji Silinder diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Pengujian dilakukan saat umur 7, 14, 21 dan 28 dan setiap umur terdiri dari 3 benda uji. Sehingga dibutuhkan 72 benda uji. Dengan 3 variasi penggunaan agregat kasar dari 3 quarry yaitu Tanjungan, Padang Ratu dan Tegineneng menggunakan metode SNI dan ACI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas agregat mempengaruhi mutu beton yang dihasilkan. Hubungan kuat tekan beton dengan umur beton menunjukkan bahwa semakin bertambahnya umur beton, kuat tekan beton meningkat juga. Dari hasil penelitian, beton yang mencapai kuat tekan rencana adalah pada campuran beton  menggunakan agregat kasar Tanjungan dengan umur 28 hari yaitu : 26,55 Mpa (Metode ACI) dan 301,01 Kg/cm2 (Metode SNI).
ANALISA AGREGAT KASAR SEBAGAI VARIABEL BAHAN CAMPURAN BETON MENGGUNAKAN METODE SNI DAN ACI (Studi Kasus Beton Mutu K-275) - Masherni
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2014): November 2014
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v4i1.179

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan maksud dan tujuan adalah untuk menganalisa dan membandingkan kuat tekan beton yang dapat dicapai menggunakan agregat kasar sumber Padang Ratu, Tegineneng dan Tanjungan. Selain itu juga untuk mengetahui kualitas agregat kasar yang bersumber dari daerah Padang Ratu, Tegineneng dan Tanjungan sebagai bahan campuran beton dengan metode SNI dan ACI. Untuk membandingkan nilai kuat tekan beton yang dihasilkan menggunakan agregat kasar yang bersumber dari daerah Padang Ratu, Tegineneng dan Tanjungan korelasinya terhadap pencapaian mutu beton K-275 atau setara dengan 22,825 Mpa. Penelitian ini menggunakan sampel Uji Silinder diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Pengujian dilakukan saat umur 7, 14, 21 dan 28 dan setiap umur terdiri dari 3 benda uji. Sehingga dibutuhkan 72 benda uji. Dengan 3 variasi penggunaan agregat kasar dari 3 quarry yaitu Tanjungan, Padang Ratu dan Tegineneng menggunakan metode SNI dan ACI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas agregat mempengaruhi mutu beton yang dihasilkan. Hubungan kuat tekan beton dengan umur beton menunjukkan bahwa semakin bertambahnya umur beton, kuat tekan beton meningkat juga. Dari hasil penelitian, beton yang mencapai kuat tekan rencana adalah pada campuran beton  menggunakan agregat kasar Tanjungan dengan umur 28 hari yaitu : 23,10 Mpa (Metode ACI) dan 277,42 Kg/cm2 (Metode SNI).
PERBANDINGAN KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN AGREGAT KASAR PRODUKSI SUKADANA DAN TANJUNGAN - Masherni
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2013): November 2013
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v3i1.191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sampai sejauh mana pengaruh penggunaan agregat kasar yang berasal dari daerah Tanjungan dan Sukadana terhadap kuat tekan beton. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen.