Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP KETAHANAN NASIONAL MASYARAKAT DI KABUPATEN BANGKALAN : SEBUAH PENDEKATAN MODEL SISTEM DINAMIK Ahmadi Ahmadi; Adi Bandono; Nur Safrudin
JOURNAL ASRO Vol 8 (2017): Jurnal Analisis Sistem & Riset Operasi
Publisher : Indonesian Naval Technology College - Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut - STTAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (957.423 KB)

Abstract

Dalam rangka mencapai tujuan nasional bukanlah perkara yang mudah. Ancaman, hambatan, gangguan, dan tantangan akan senantiasa mengiringi. Sehingga diperlukan suatu kemampuan untuk menghadapi faktor penghalang tersebut. Hal inilah yang dikenal dengan ketahanan nasional. Di era globalisasi seperti saat ini teknologi informasi (TI) merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi ketahanan nasional. Penggunaan teknologi informasi seperti pisau dibelah dua, satu sisi berdampak positif dan satu sisi berdampak negatif. Dampak positif TI akan meningkatakan ketahanan nasional, sebaliknya dampak negatif akan menurunkan ketahanan nasional. Pada penelitian ini akan dibahas dampak TI terhadap ketahanan nasional dengan Kabupaten Bangkalan sebagai lokasi penelitian. Dalam penilaian ketahanan, variabel pokok yang digunakan adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM), partisipasi politik masyarakat (PPM), toleransi dan kerukunan masyarakat (TKM), dan keamanan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Decision Making Trial Evaluation and Laboratory (DEMATEL) untuk mendapatkan hubungan keterkaitan antar variabel, dalam bentuk grup dispatcher dan grup receiver, dan pendekatan sistem dinamik untuk menganalisa dampak TI terhadap ketahanan nasional di wilayah Kabupaten Bangkalan dengan menerapkan dua skenario kebijakan antara lain; skenario menurunkan prosentase pengakses pornografi (skenario 1) dan skenario peningkatan prosentase pengguna sosial media (skenario 2). Hasil simulasi menunjukkan bahwa skenario 2 memiliki dampak yang paling baik terhadap variabel output dari sistem pada penelitian ini. Nilai ketahanan wilayah Kabupaten Bangkalan bernilai 0,77 pada periode akhir simulasi. Sedangkan skenario 1 mengakibatkan nilai ketahanan wilayah Kabupaten Bangkalan 0,76.