This Author published in this journals
All Journal Jurnal Istiqro'
Fretty Welta
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Perempuan Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Melalui Bank Sampah Lemiyana Lemiyana; Fretty Welta
Jurnal Istiqro Vol 5 No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.442 KB) | DOI: 10.30739/istiqro.v5i2.424

Abstract

Masalah sampah tidak pernah habis dibahas karena sampah dihasilkan setiap hari. Akan tetapi, masalah tidak hanya sekedar memahami bagaimana cara mengelola sampah, tetapi juga harus disertakan dengan tindakan perilaku masyarakat. Dalam hal ini dibutuhkan peran perempuan dalam mengatasi persoalan sampah karena sebagai pengelola rumah tangga dapat berinteraksi dengan lingkungan dan sumber daya alam. Dengan begitu, para perempuan dapat membantu kesejahteraan keluarga dengan mengikuti kegiatan di Bank Sampah. Bukan hanya kesejahteraan dalam aspek material, tetapi juga dibutuhkan kesejahteraan dalam aspek spiritual yang dibutuhkan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberdayaan perempuan melalui bank sampah untuk kesejahteraan keluarga dalam perspektif Islam. Sebagai tempat penelitian, peneliti menunjukkan Bank Sampah “Sakura” yang berlokasi di Kelurahan Talang Kelapa Palembang. Pembahasan ini mengunakan studi deskriptif kualitatif. Pada penelitian ini pemilihan informan yang ditetapkan adalah pengurus dan anggota Bank Sampah “Sakura”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan melalui Bank Sampah untuk kesejahteraan keluarga telah dilakukan di Bank Sampah “Sakura”. Dilihat dari indikator pemberdayaan perempuan, perempuan dapat berperan aktif dalam kegiatan Bank Sampah “Sakura”. Dalam hal ini para perempuan mendapat izin suami untuk menjalankan kegiatan Bank Sampah. Meskipun belum mendapat upah yang maksimal, para perempuan memperoleh kesejahteraan spiritual dengan kebahagiaan. Para perempuan tidak menjadikan kegiatan ini sumber pendapatan keluarga, karena suami mereka bekerja dan menafkahi keluarga. Selain itu, konsep kesejahteraan Islam dan Maqasid Syariah telah terlihat dan dijalankan di Bank Sampah “Sakura”.