Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rancang Bangun Alat Penguji Karakteristik Pengaman Arus Lebih Berkapasitas Maximum Sutedjo, ; Indhana Sudiharto,
Teknika Vol 11, No 1 (2010)
Publisher : Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Mini Circuit Breaker (MCB) dan Thermal Over Load(TOR) merupakan pengaman gangguan arus lebih pada jaringan listrik, karena MCB dan TOR memiliki kinerja yang baik untuk mengamankan jaringan listrik dari gangguan arus lebih. MCB maupun  TOR perlu diuji secara berkala untuk mengetahui karakteristik kondisi terbaru peralatan tersebut. Sehingga dapat diketahui karakteristik waktu kerja yang baru. Prinsip utama pengujian karakteristik MCB atau peralatan pengaman arus lebih yang lain  adalah mengalirkan arus  yang bervariasi ke peralatan tersebut, sehingga akan diketahui karakteristik waktu kerjanya. Pada umumnya pengujian karateristik MCB melakukan pembebanan secara manual, merubah arus dengan cara merubah beban dan menghitung waktu dengan pencatat waktu secara terpisah. Pada penelitian ini dibuat rangkaian pengontrol gelombang penuh satu fasa yang difungsikan sebagai peralatan penguji karakteristik pengaman arus lebih yang bekerja secara otomatis. Rangkaian yang dapat digunakan rangkaian pengontrol gelombang penuh satu fasa dengan beban resistif. Komponen utama adalah dua buah SCR (Silicon Controlled Rectifier) yang dirangkai secara bidirectional. Dan mikrokontroller sebagai pengatur besarnya arus yang diinjeksikan dan mencatat waktu kerja/trip peralatan yang diuji
Pengaruh Penambahan Proporsi Superplasticizer Terhadap Sifat Mekanik Beton Sonia Herdiani Putri; Alfi Firmantoro; Ignatius Sudarsono; Sutedjo
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/c0493n32

Abstract

Beton merupakan material utama konstruksi yang masih memiliki kelemahan pada kuat tekan dan permeabilitas. Inovasi dengan penambahan Superplasticizer diharapkan mampu meningkatkan kualitas beton. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana pengaruh variasi dosis Superplasticizer (1%, 1,5%, dan 2% dari berat semen) terhadap kuat tekan dan permeabilitas beton dibandingkan beton normal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan membuat 48 sampel beton silinder dan kubus yang diuji kuat tekan pada umur 7, 14, dan 28 hari serta permeabilitas pada umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan Superplasticizer mampu meningkatkan kuat tekan dan menurunkan permeabilitas, sehingga dapat menghasilkan beton yang lebih kuat, kedap air, dan tahan lama.