Dina Muliana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Yoghurt dari Kacang Komak dengan Ekstrak Kulit Buah Naga Dina Muliana; Iwan Doddy Dharmawibawa; Sri Nopita Primawati
BIOMA Vol 6, No 2 (2021): BIOMA: JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v6i2.5540

Abstract

Kacang komak berpotensi sebagai pangan alternatif pengganti kedelai dengan kandungan gizi yang tidak jauh berbeda, dan kadar lebih rendah. Yoghurt kacang komak adalah produk susu fermentasi dengan bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus, sehingga laktosa diubah menjadi asam laktat dan diperoleh keasaman, bau, dan rasa yang khas. Dengan penambahan pewarna alami dari kulit buah naga sebagai penganti pewarna sintesis untuk menambah daya tarik masyarakat agar ingin mencoba minuman yoghurt sari kacang komak. Tujuan peneliti adalah mengetahui pengaruh sari kacang komak dengan penambahan ekstrak kulit buah naga terhadap uji organoleptik, nilai pH dan untuk mengimplementasikan hasil penelitian yoghurt kacang komak dengan penambahan ekstrak kulit buah naga dalam upaya pembuatan brosur pangan. Desain penelitian yaitu rancangan acak lengkap dengan sampel sebanyak 25 panelis. Penelitian dilakukan sebanyak 6 perlakuan dengan 3 pengulangan. Data yang dikumpulkan adalah nilai pH. Uji sifat organoleptik menggunakan uji mutu hedonik. Nilai pH diukur menggunakan pH meter elektronik. Perlakuan sari kacang komak dilakukan dengan persentase 100%, 95%, 90%, 85%, 80%, 75%, dan 70% dengan konsentrasi ekstrak kulit buah naga 5%,10%, 15%, 20%, 25% dan 30%. Berdasarkan hasil validasi dari kedua validator terhadap brosur pangan yang disusun dinyatakan layak untuk digunakan.
ANALISIS WACANA KRITIS DALAM PODCAST DI CHANNEL YOUTUBE KOMPAS TV “UKT & IPI NAIK MAHASISWA MENJERIT! PENDIDIKAN JADI LADANG KOMERSIAL?” Sri Wahyuni Sihombing; Fitri Laura Simatupang; Dina Muliana; Novaria Sibarani; Malan Lubis; Mustika Wati Siregar
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana kritis dalam podcast di channel YouTube Kompas TV dengan judul "UKT & IPI NAIK MAHASISWA MENJERIT! PENDIDIKAN JADI LADANG KOMERSIAL?" melalui pendekatan analisis wacana kritis. Podcast ini membahas isu kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Iuran pengembangan institusi (IPI) yang memicu protes dari mahasiswa, serta mengangkat pertanyaan apakah pendidikan telah menjadi ladang komersial. Penelitian ini menggunakan model analisis wacana kritis Van Dijk yang meliputi tiga dimensi: teks, praktik wacana, dan praktik sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat berbagai bentuk ketidakadilan dan ketimpangan yang diungkapkan dalam diskusi, termasuk dominasi kekuasaan oleh institusi pendidikan dan pemerintah terhadap mahasiswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa wacana dalam podcast ini menggambarkan kompleksitas masalah pendidikan di Indonesia, di mana isu komersialisasi pendidikan menjadi sorotan utama. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami dinamika wacana kritis terkait isu pendidikan dan memperkuat argumen bahwa media dapat menjadi alat penting dalam menyoroti dan mengkritisi kebijakan publik yang kontroversial