Putu Wahyu Dianny Wijayanti
Universitas Udayana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGGUNAAN UNGKAPAN MEMINTA MAAF DAN BERTERIMA KASIH SEBAGAI RESPON DALAM BAHASA JEPANG SERTA PENDEKATAN YANG TEPAT DALAM PEMBELAJARANNYA Putu Wahyu Dianny Wijayanti
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 2 No 8 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Agustus
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.787 KB)

Abstract

Salah satu bentuk respon yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari adalah permintaan maaf dan berterima kasih. Dalam bahasa Jepang, sering digunakan ungkapan sumimasen dan arigatou gozaimasu. Selain kedua ungkapan tersebut, terdapat beberapa ungkapan lainnya yang dapat digunakan sebagai permintaan maaf dan berterima kasih. Ungkapan-ungkapan tersebut memiliki makna yang sama, tetapi digunakan dalam konteks yang berbeda. Dalam mengajarkan respon ini kepada pemelajar bahasa Jepang, ada baiknya tidak hanya mengajarkan ungkapan-ungkapan tersebut dengan cara menerjemahkan, tetapi menggunakan sebuah pendekatan agar pemelajar bahasa Jepang dapat memahami makna dan penggunaan ungkapan tersebut dalam konteks yang tepat. Dengan menganalisis ungkapan-ungkapan permintaan maaf dan terima kasih yang digunakan sebagai respon dengan cara deskriptif kualitatif, dapat disimpulkan bahwa ungkapan tersebut memiliki persamaan makna, tetapi digunaan dalam konteks tuturan yang berbeda. Selain itu, ungkapan sumimasen juga memiliki makna kontekstual dan digunakan untuk berterima kasih. Jadi, mengajarkan ungkapan-ungkapan tersebut dengan pendekatan semantik dan pragmatik dirasa tepat untuk dilakukan.