Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Meningkatkan Estimasi Reliabilitas Instrumen Pilihan Ganda dengan Memperhatikan Probabilitas Guessing Diah Oga Nusantari
Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA Vol 6, No 2 (2016): Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.222 KB) | DOI: 10.30998/formatif.v6i2.943

Abstract

Reliability coeficient is a number which refer to stability result of an instrument measurement. The higher coeficient of reliability, the hingher trusted result of the instrumen will be. The degree of confidence of an intsrument, is expressed by reliability coefisient. For multiple choice instrument, estimation of reliability mostly calculated by KR-20. KR 20 formula calculate estimation of reliability instrumen by using correct score method. This study aims to comphere estimation of reliability coefficient by using KR-20 formula and by considering guessing probability. Hopely by considering guessing factor, estimation of reliability coefficient will increased Key words: Instrument, Multiple choice, Reliability, Guessing probability 
EDUKASI PENGHIJAUAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH GUNA MENANAMKAN SIKAP CINTA LINGKUNGAN ANAK USIA DINI Silvia Septhiani; Diah Oga Nusantari; Ihwan Zulkarnain
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 12: Desember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah merupakan tempat belajar dan pembentukan karakter bagi peserta didik. Lingkungan sekolah yang asri tentunya dapat memberikan kenyamanan bagi peserta didik dalam belajar. Kegiatan penghijauan disekolah dapat dijadikan alternatif bahan ajar pembelajaran unsur lingkungan ke dalam setiap tema pembelajaran terutama di sekolah anak usia dini. Penggunaan media pot dalam menanam dapat mengatasi keterbatasan lahan dalam melakukan penghijauan disekolah. Lingkungan sekolah dapat lebih asri dengan banyaknya tanaman. Hal ini juga dapat memberikan kontribusi positif dalam perkembangan anak usia dini. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat melatih perkembangan motorik peserta didik sejak dini serta akan menumbuhkan rasa cinta lingkungan di masa depan.
Penguatan Kompetensi Digital melalui Pelatihan Pengintegrasian AI dalam Pembelajaran Matematika Zulkarnain, Ihwan; Diah Oga Nusantari
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/mqjbjt98

Abstract

Kemajuan teknologi pada era Society 5.0 memberikan dampak yang signifikan pada berbagai bidang, termasuk bidang pendidikan. Hal ini menuntut dunia pendidikan untuk beradaptasi melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam proses pembelajaran. Penggunaan AI dalam pendidikan membawa dampak positif dengan mendorong pembelajaran menjadi lebih efisien, efektif, dan mudah diakses.  Khususnya pada mata pelajaran matematika, integrasi AI diyakini mampu membantu mengatasi kesulitan konsep, meningkatkan motivasi belajar, serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan personal. Meskipun demikian, penggunaan AI dalam pembelajaran matematika juga menghadapi sejumlah tantangan.  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi dan pendampingan kepada guru dan siswa SMK YAPPA Depok mengenai pemanfaatan AI dalam pembelajaran matematika. Metode pelaksanaan mencakup survei kebutuhan, pelatihan penggunaan aplikasi AI, praktik langsung, pendampingan implementasi, dan evaluasi melalui observasi serta umpan balik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme tinggi dan memperoleh pemahaman yang lebih baik terkait teknologi AI serta penerapannya dalam memahami konsep matematika. Siswa mampu memanfaatkan berbagai aplikasi AI berbasis pembelajaran untuk mendukung proses belajar, sedangkan guru mulai mengintegrasikan AI dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Program ini berkontribusi dalam meningkatkan literasi teknologi serta membangun budaya belajar yang adaptif terhadap perubahan digital. Ke depan, diperlukan program lanjutan dan pendampingan berkelanjutan untuk memperkuat kompetensi guru dan siswa dalam menghadapi tantangan pendidikan digital