Samel W. Ririhena
Universitas Musamus

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Telaah Empiris Pengelolaan Keuangan Dana Otonomi Khusus dan Dampaknya di Provinsi Papua dan Papua Barat Hendricus Lembang; Samel W. Ririhena
Musamus Accounting Journal Vol 2 No 1 (2019): Musamus Accounting Journal (MAJ)
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telaah Emperis Pengelolaan Keuangan dan Dampaknya di Provinsi Papua dan Papua Barat. Tujuan telaah ini adalah untuk menganalisa pengelolaan keuangan Dana Otonomi Khusus sebagai sumber pendanaan bagi peningkatan kesejahteraan penduduk asli Papua serta mengidentifikasi kelemahan dalam pengelolaan dana otonomi khusus bagi peningkatan kesejahteraan orang asli Papua di Provinsi Papua dan Papua Barat. Metode yang digunakan dengan pendekatan kualitatif dengan menggunakan data-data pendukung sejak implementasi otonomi khusus. Telaah ini berdasarkan studi pustaka (library research). Hasil telaah menemukan bahwa dana otonomi khusus sejak tahun 2002 berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah secara makro dan keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Dengan adanya dana ini maka ada peningkatan besaran penerimaan dalam postur APBD Provinsi maupun APBD kabupaten/kota yang signifikan untuk pembiayaan pembangunan di daerah. Namun penggunaaan dana otonomi khusus masih terdapat beberapa kelemahan yaitu 1) alokasi pendanaan tidak difokuskan sesuai amanat Undang-Undang Otonomi khusus yaitu pembiayaan prioritas pada sektor pendidikan minimal sebesar 30 persen dan pembiayaan kesehatan dan perbaikan gizi sebesar 15 persen. 2) capaian tujuan bersifat umum menjadi kabur (bias dan tidak memecahkan masalah fundamental, 3) pencairan dana otonomi khusus tidak pernah sesuai jadwal, 4) penyaluran dana otonomi khusus ke kabupaten/kota dibagi secara merata bukan secara proporsional kebutuhan daerah atas skala prioritas, 5) evaluasi dan pengawasan implementasi otonomi khusus lemah dari sisi regulasi dan tata kelola pelaksanaannya. Kata Kunci: Pengelolaan Keuangan, Dana Otonomi Khusus, Kesejahteraan
Telaah Empiris Pengelolaan Keuangan Dana Otonomi Khusus dan Dampaknya di Provinsi Papua dan Papua Barat Hendricus Lembang; Samel W. Ririhena
Musamus Accounting Journal Vol 2 No 1 (2019): Oktober: Musamus Accounting Journal
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/maj.v2i1.3032

Abstract

Telaah Emperis Pengelolaan Keuangan dan Dampaknya di Provinsi Papua dan Papua Barat. Tujuan telaah ini adalah untuk menganalisa pengelolaan keuangan Dana Otonomi Khusus sebagai sumber pendanaan bagi peningkatan kesejahteraan penduduk asli Papua serta mengidentifikasi kelemahan dalam pengelolaan dana otonomi khusus bagi peningkatan kesejahteraan orang asli Papua di Provinsi Papua dan Papua Barat. Metode yang digunakan dengan pendekatan kualitatif dengan menggunakan data-data pendukung sejak implementasi otonomi khusus. Telaah ini berdasarkan studi pustaka (library research). Hasil telaah menemukan bahwa dana otonomi khusus sejak tahun 2002 berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah secara makro dan keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Dengan adanya dana ini maka ada peningkatan besaran penerimaan dalam postur APBD Provinsi maupun APBD kabupaten/kota yang signifikan untuk pembiayaan pembangunan di daerah. Namun penggunaaan dana otonomi khusus masih terdapat beberapa kelemahan yaitu 1) alokasi pendanaan tidak difokuskan sesuai amanat Undang-Undang Otonomi khusus yaitu pembiayaan prioritas pada sektor pendidikan minimal sebesar 30 persen dan pembiayaan kesehatan dan perbaikan gizi sebesar 15 persen. 2) capaian tujuan bersifat umum menjadi kabur (bias dan tidak memecahkan masalah fundamental, 3) pencairan dana otonomi khusus tidak pernah sesuai jadwal, 4) penyaluran dana otonomi khusus ke kabupaten/kota dibagi secara merata bukan secara proporsional kebutuhan daerah atas skala prioritas, 5) evaluasi dan pengawasan implementasi otonomi khusus lemah dari sisi regulasi dan tata kelola pelaksanaannya. Kata Kunci: Pengelolaan Keuangan, Dana Otonomi Khusus, Kesejahteraan