Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi pengembangan usaha mikro kecil dan menengah masyarakat adat Bhuyakha distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura. Metode yang digunakan yakni analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan UMKM di wilayah adat Bhuyakha belum dikembangkan secara optimal. Analisis Faktor internal menunjukkan bahwa wilayah adat Bhuyakha memiliki sumber daya alam yang memadai, telah terbentuknya masyarakat hukum adat, serta terkasesnya dana perlingungan sosial dari pemerintah. Sedangkan kelemahan yang ada pada pelaku industri yakni kualitas sumber daya manusia yang rendah, modal usaha sangat minim, volume produksi dan pangsa pasar sempit, lokasi usaha kurang strategis serta teknologi produksi yang digunakaman masih manual. Dilain pihak, analisis faktor ekstenal menunjukka bahwa wilayah ini sangat strategis mengembangkan UMKM karena beberapa peluang yakni menjadi Pintu Gerbang Provinsi Papua, Penyelenggaraan program Tahunan (Festival Danau Sentani) dan tempat penyelenggaraan Pekan Olah Raga Nasional ke XX tahun 2020. Selain peluang tersebut, para pelaku industri juga akan dihadapkan pada sejumlah ancaman yakni potensi kehadiran pelaku UMKM baru sangat luas, dan kebijakan pemerintah daerah yang kurang berpihak kepada pelaku UMKM masyarakat adat Bhuyakha di masa yang akan datang. Kata Kunci: UMKM, Analisis SWOT