Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Finansial Pengolahan Terasi Udang Skala Rumah Tangga oleh Isteri Nelayan di Binaloka Kelurahan Samkai Kabupaten Merauke Sajriawati Sajriawati; Astaman Amir
Musamus Journal of Agribusiness Vol 3 No 2 (2021)
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul analisis finansial pengolahan terasi udang skala rumah tangga oleh isteri nelayan di Binaloka Kelurahan Samkai Kabupaten Merauke, bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan keuntungan dari usaha pengolahan terasi udang. Penelitian dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan yaitu dari bulan September sampai Nopember 2020. Responden dari penelitian ini adalah 5 orang pengolah terasi udang skala rumah tangga. Responden dipilih berdasarkan metode purposive sampling dengan pertimbangan waktu dan biaya penelitian yang terbatas Analisis data dilakukan dengan menghitung biaya total, pendapatan usaha, dan keuntungan usaha. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan kesimpulan yaitu usaha pengolahan terasi udang skala rumah tangga oleh isteri nelayan di Binaloka Kelurahan Samkai Kabupaten Merauke memiliki nilai R/C Rasio sebesar 2,04 sehingga memiliki kategori layak atau menguntungkan. Adapun keuntungan yang diperoleh adalah sebesar Rp. 1.549.133 per produksi.
ANALISIS DAYA DUKUNG HIJAUAN PAKAN TERNAK DAN PEMETAAN WILAYAH POTENSIAL PENGEMBANGAN USAHA SAPI POTONG DI DISTRIK JAGEBOB KABUPATEN MERAUKE Suriani, Wa Ode; Ferdinand C Situmorang; Syetiel Maya Salamony; Astaman Amir
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1169

Abstract

Penelitian bertujuan menganalisis daya dukung hijauan pakan ternak (HPT) untuk mendukung pengembangan usaha sapi potong Distrik Jagebob, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. Permintaan daging sapi nasional yang meningkat belum diimbangi oleh produksi dalam negeri akibat keterbatasan pakan dan pengelolaan lahan yang belum optimal. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif analisis berbasis spasial dengan pemetaan melalui aplikasi Google Earth dan analisis zonasi potensi wilayah menggunakan Quantum GIS (QGIS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total luas wilayah pada lima kampung, yaitu Kartini, Jagebob Raya, Gurinda Jaya, Mimi Baru, dan Kamnosari mencapai 56.410 hektare, dengan luas lahan hijauan pakan ternak sebesar 4.747 hektare dan total produksi bahan kering mencapai 46.702 ton per tahun. Jenis tanaman dengan kontribusi tertinggi terhadap ketersediaan pakan adalah jerami kacang tanah, namun tingkat pemanfaatannya masih rendah dengan indeks termanfaatkan 0,3. Analisis Indeks Daya Dukung (IDD) menunjukkan bahwa Kampung Mimi Baru dan Kartini memiliki potensi tertinggi untuk pengembangan sapi potong, sedangkan Kamnosari dan Gurinda Jaya memiliki potensi rendah. Secara keseluruhan, kapasitas penambahan ternak mencapai 57.374,50 ST, menunjukkan potensi besar bagi pengembangan peternakan sapi potong berkelanjutan di Distrik Jagebob.
ANALISIS DAYA DUKUNG HIJAUAN PAKAN TERNAK DAN PEMETAAN WILAYAH POTENSIAL PENGEMBANGAN USAHA SAPI POTONG DI DISTRIK JAGEBOB KABUPATEN MERAUKE Suriani, Wa Ode; Ferdinand C Situmorang; Syetiel Maya Salamony; Astaman Amir
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1169

Abstract

Penelitian bertujuan menganalisis daya dukung hijauan pakan ternak (HPT) untuk mendukung pengembangan usaha sapi potong Distrik Jagebob, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. Permintaan daging sapi nasional yang meningkat belum diimbangi oleh produksi dalam negeri akibat keterbatasan pakan dan pengelolaan lahan yang belum optimal. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif analisis berbasis spasial dengan pemetaan melalui aplikasi Google Earth dan analisis zonasi potensi wilayah menggunakan Quantum GIS (QGIS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total luas wilayah pada lima kampung, yaitu Kartini, Jagebob Raya, Gurinda Jaya, Mimi Baru, dan Kamnosari mencapai 56.410 hektare, dengan luas lahan hijauan pakan ternak sebesar 4.747 hektare dan total produksi bahan kering mencapai 46.702 ton per tahun. Jenis tanaman dengan kontribusi tertinggi terhadap ketersediaan pakan adalah jerami kacang tanah, namun tingkat pemanfaatannya masih rendah dengan indeks termanfaatkan 0,3. Analisis Indeks Daya Dukung (IDD) menunjukkan bahwa Kampung Mimi Baru dan Kartini memiliki potensi tertinggi untuk pengembangan sapi potong, sedangkan Kamnosari dan Gurinda Jaya memiliki potensi rendah. Secara keseluruhan, kapasitas penambahan ternak mencapai 57.374,50 ST, menunjukkan potensi besar bagi pengembangan peternakan sapi potong berkelanjutan di Distrik Jagebob.