Yang Yang Merdiyatna
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

STRUKTUR, KONTEKS, DAN FUNGSI CERITA RAKYAT KARANGKAMULYAN Yang Yang Merdiyatna
E- ISSN : 2684-8
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.813 KB) | DOI: 10.33751/jurnal salaka.v1i2.1283

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi keingintahuan peneliti terhadap cerita rakyat. Peneliti mengkaji cerita rakyat yang berada di daerah Karangkamulyan Kabupaten Ciamis. Penelitian ini bertujuan mengkaji dari aspek struktur, konteks, dan fungsi. Penelitian ini pun mendeskripsikan tokoh atau sosok yang muncul dari cerita, konteks, dan fungsinya. Hasil deskripsi tersebut memunculkan tokoh yang patut dijadikan panutan atau pelajaran bagi generasi muda sekarang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis. Hasil kajian struktur menunjukkan fakta cerita tentang tokoh karuhun atau leluhur, putra mahkota kerjaaan, serta tokoh lainnya yang pantas untuk menjadi teladan. Tokoh tersebut mencerminkan leluhur bangsa pada umumnya dan Sunda pada khususnya yang sangat visioner dan sangat memperhatikan kepentingan bersama. Hasil kajian konteks menunjukkan cerita memiliki konteks dalam penuturan. Hasil kajian fungsi menunjukkan adanya fungsi tertentu terhadap masyarakat. Dengan demikian, kajian terhadap cerita rakyat di daerah Karangkamulyan ini menunjukkan adanya karakter tokoh yang pantas dijadikan teladan, konteks cerita dengan daerah Karangkamulyan yang memiliki keterkaitan, dan fungsi yang memiliki pengaruh terhadap masyarakat. Kata Kunci: Cerita Rakyat, Struktur, Konteks, dan Fungsi.
Nilai-nilai Budaya dalam Cerita Rakyat Karangkamulyan Yang Yang Merdiyatna
Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jsalaka.v4i2.6807

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi keingintahuan penulis terhadap nilai budaya yang terkandung dalam cerita rakyat. Nilai budaya yang menjadi rujukan adalah lima nilai budaya dari Kluckhohn. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis, yaitu mendeskripsikan fakta-fakta yang kemudian disusul dengan analisis. Selain itu, memberikan pemahaman dan penjelasan secukupnya. Dalam hal ini, data dideskripsikan untuk menemukan konsep-konsep dari nilai budaya. Hasil kajian menunjukkan cerita rakyat Karangkamulyan mengandung nilai-nilai budaya. Nilai budaya yang terkandung mecakup tiga hal, yaitu: hakikat hidup manusia (hubungan manusia dengan penciptanya), hakikat hubungan manusia dengan sesamanya (hubungan manusia dengan sesama makhluk), dan hakikat karya manusia (hubungan manusia dengan karyanya). Dengan hasil kajian tersebut, penulis menyimpulkan bahwa nilai-nilai budaya itu tercermin dari tokoh dalam cerita-cerita rakyat Karangkamulyan. Nilai-nilai budaya yang berhasil digali tersebut sangat mencerminkan kearifan masyarakat pada zaman dahulu, sehingga sangat bermanfaat jika diberikan kepada generasi muda. Dengan demikian, generasi muda dapat mengambil pelajaran dari cerita rakyat yang dipelajari.  
Nilai-nilai Budaya dalam Cerita Rakyat Karangkamulyan Yang Yang Merdiyatna
Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.443 KB) | DOI: 10.33751/jsalaka.v4i2.6807

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi keingintahuan penulis terhadap nilai budaya yang terkandung dalam cerita rakyat. Nilai budaya yang menjadi rujukan adalah lima nilai budaya dari Kluckhohn. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis, yaitu mendeskripsikan fakta-fakta yang kemudian disusul dengan analisis. Selain itu, memberikan pemahaman dan penjelasan secukupnya. Dalam hal ini, data dideskripsikan untuk menemukan konsep-konsep dari nilai budaya. Hasil kajian menunjukkan cerita rakyat Karangkamulyan mengandung nilai-nilai budaya. Nilai budaya yang terkandung mecakup tiga hal, yaitu: hakikat hidup manusia (hubungan manusia dengan penciptanya), hakikat hubungan manusia dengan sesamanya (hubungan manusia dengan sesama makhluk), dan hakikat karya manusia (hubungan manusia dengan karyanya). Dengan hasil kajian tersebut, penulis menyimpulkan bahwa nilai-nilai budaya itu tercermin dari tokoh dalam cerita-cerita rakyat Karangkamulyan. Nilai-nilai budaya yang berhasil digali tersebut sangat mencerminkan kearifan masyarakat pada zaman dahulu, sehingga sangat bermanfaat jika diberikan kepada generasi muda. Dengan demikian, generasi muda dapat mengambil pelajaran dari cerita rakyat yang dipelajari.  
STRUKTUR, KONTEKS, DAN FUNGSI CERITA RAKYAT KARANGKAMULYAN Yang Yang Merdiyatna
Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Vol 1, No 2 (2019): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.813 KB) | DOI: 10.33751/jsalaka.v1i2.1283

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi keingintahuan peneliti terhadap cerita rakyat. Peneliti mengkaji cerita rakyat yang berada di daerah Karangkamulyan Kabupaten Ciamis. Penelitian ini bertujuan mengkaji dari aspek struktur, konteks, dan fungsi. Penelitian ini pun mendeskripsikan tokoh atau sosok yang muncul dari cerita, konteks, dan fungsinya. Hasil deskripsi tersebut memunculkan tokoh yang patut dijadikan panutan atau pelajaran bagi generasi muda sekarang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis. Hasil kajian struktur menunjukkan fakta cerita tentang tokoh karuhun atau leluhur, putra mahkota kerjaaan, serta tokoh lainnya yang pantas untuk menjadi teladan. Tokoh tersebut mencerminkan leluhur bangsa pada umumnya dan Sunda pada khususnya yang sangat visioner dan sangat memperhatikan kepentingan bersama. Hasil kajian konteks menunjukkan cerita memiliki konteks dalam penuturan. Hasil kajian fungsi menunjukkan adanya fungsi tertentu terhadap masyarakat. Dengan demikian, kajian terhadap cerita rakyat di daerah Karangkamulyan ini menunjukkan adanya karakter tokoh yang pantas dijadikan teladan, konteks cerita dengan daerah Karangkamulyan yang memiliki keterkaitan, dan fungsi yang memiliki pengaruh terhadap masyarakat. Kata Kunci: Cerita Rakyat, Struktur, Konteks, dan Fungsi.
Relevansi Muatan Materi Sastra dalam Buku Teks Bahasa Indonesia SMP Kurikulum Merdeka dengan Profil Pelajar Pancasila Dewi Anggraini; Yang Yang Merdiyatna
PENTAS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11 No 2 (2025): PENTAS: November 2025
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/pentas.v11i2.11301

Abstract

The Merdeka Curriculum emphasizes learning flexibility, student differentiation, and character development through the implementation of the Pancasila Student Profile. In this context, textbooks play an essential role as a medium for shaping values, knowledge, and skills. Literary works in Indonesian language learning function not only as reading materials but also as media for developing moral and aesthetic sensitivity. This study aims to analyze the literary content in the Grade VIII Indonesian language textbook of the Merdeka Curriculum and its relevance to the six dimensions of the Pancasila Student Profile. Using a qualitative approach and content analysis method on two short stories and eight poems, the results show that 53 out of 184 pages (28.80%) contain literary materials. The literary texts contribute to fostering students’ sense of humanity, faith, and creativity. The most dominant dimensions represented are “Faith in God Almighty and Noble Character” and “Creativity,” while “Mutual Cooperation” and “Global Diversity” are less represented.