Sudjianto Sudjianto
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Struktur dan Pemakaian Keigo dan Perbandingannya dengan Undak Usuk Basa Sunda Muhammad Adji Pangestu; Sudjianto Sudjianto
IDEA : Jurnal Studi Jepang Vol 3, No 1 (2021): Idea : Jurnal Studi Jepang
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.314 KB) | DOI: 10.33751/idea.v3i1.3328

Abstract

Penelitian ini menganalisis tentang struktur dan pemakaian keigo dan perbandingannya dengan undak usuk basa Sunda, yaitu antara sonkeigo dengan lemes keur ka batur, dan kenjougo dengan lemes keur ka sorangan. Analisis perubahan strukturnya dilihat dari bagaimana suatu kata berubah menjadi ragam bahasa dengan tingkat honorifik yang lebih tinggi. Sedangkan analisis pemakaiannya diamati berdasarkan faktor-faktor penggunaanya seperti usia, status sosial dan sebagainya. Objek dalam penelitian ini adalah susunan pembentuk kalimat dan hal yang melatarbelakangi penggunaan keigo dan undak usuk basa yang dihubungkan dengan keadaan sosial masyarakat Jepang dan Sunda
Pragmatic Transfer in Intermediate Japanese Learners' Apology Speech Act Nuria Haristiani; Devy Christinawati; Sudjianto Sudjianto
Journal of Japanese Language Education and Linguistics Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jjlel.v7i1.15260

Abstract

This study aims to investigate the apology speech act strategy employed by Japanese language learners at the intermediate level and the pragmatic transfer from L1 to L2 that occurs. The data for this study were gathered using the Discourse Completion Test (DCT), which examined four apology situations focusing on the relationships with the interlocutors. The subjects of this study were 53 intermediate Japanese learners. The collected data were then classified into eight strategies or semantic formulas. The pragmatic transfer in the learner's expression was divided into pragmalinguistic transfer and sociopragmatic transfer. This study found that several factors were related to the pragmatic transfer. First, learners translate L1 phrases literally to the L2, which leads to pragmalinguistic transfer. Second, many variations and combinations in Japanese words and sentences are difficult compared with expressions in Indonesian, especially in the "kasu-kariru" and "motte iku-motte kuru" context. Third, applying a pragmatic function from L1 to the L2, which leads to sociopragmatic transfer. This study is expected to give reference in speech act study, and help understanding interlanguage pragmatic of second language learners.
Analisis Tindak Tutur Yang Mengandung Implikatur Dalam Drama Ansangu Shinderera Byouin Yakuzaishi No Shohousen Saepul Abdul Ajis; Sudjianto Sudjianto; Helen Susanti
IDEA : Jurnal Studi Jepang Vol 5, No 1 (2023): Idea : Jurnal Studi Jepang
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/idea.v5i1.7893

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai jenis-jenis tindak tutur yang mengandung implikatur yang terdapat dalam drama Ansangu Shinderera Byouin Yakuzaishi No Shohousen. Fokus utama dari skripsi ini yaitu mengidentifikasi dialog pada drama yang masuk ke dalam lima kualifikasi tindak tutur menurut Searle yang terdapat maksud tersirat (implisit). Teori yang digunakan dalam skripsi ini adalah teori pragmatik yang mengkaji mengenai apa yang dimaksudkan oleh seseorang dalam tuturannya ketika berkomunikasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Simpulannya adalah dalam drama Ansangu Shinderera Byouin Yakuzaishi No Shohousen ditemukan lima jenis tindak tutur ilokusi yang diklasifikasikan oleh Searle dan mengandung implikatur dengan maksud melarang, menolak, menyatakan kemampuan, keinginan, permintaan, permohonan, menyindir, dan perintah.
Penggunaan Keigo dalam Bahasa Jepang untuk Bisnis Yuniarsih Yuniarsih; Sudjianto Sudjianto; Fitri Fauziyyah
Chi'e: Journal of Japanese Learning and Teaching Vol 10 No 1 (2022): CHI'E Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang (Journal of Japanese Learning and Teaching
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/chie.v10i1.53104

Abstract

This study aims to describe politeness when performing speech acts in business using Leech's theory of politeness principles. The research object is the speech data of business people when interacting within one company or between companies. The research method used is descriptive qualitative research because it aims to describe linguistic phenomena naturally. Politeness is a rule of behavior determined and mutually agreed upon by a particular community, so politeness is also an agreed requirement in social behavior. In their interactions, business people must be polite. This is reflected in his speech with the perpetrator of the speech act. The study results indicate that in addition to being grammatically correct in terms of the form of Keigo itself, it must pay attention to language politeness. In general, using Keigo in business conversations in various social speech contexts emphasizes simplicity and respect. In addition, it also prioritizes wisdom and sympathy.
Undergraduate thesis proposal writing: Problems and causes Novia Hayati; Via Luviana Dewanty; Sudjianto Sudjianto
Inovasi Kurikulum Vol. 21 No. 2 (2024): Inovasi Kurikulum, May 2024
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v21i2.63241

Abstract

Writing a research proposal is one of the requirements for university students to be able to write an undergraduate thesis. It requires high academic writing skills that most students find challenging. Even so, this skill can still be taught as long as lecturers have knowledge of students’ abilities and difficulties in writing. This qualitative study is conducted to serve this purpose. They involve two data collection methods: document analysis and Focused Group Discussion (FGD). This case-study research investigated problems and causes in writing a research proposal faced by students studying Program Japanese Language at a public university in Bandung in writing a research proposal. The results were analyzed from general and specific factors as follows: generally, their problems lie in the lack of students’ knowledge of systematicity, components, and elements supporting the components of a research proposal. Further, three factors were responsible for the causes of the problems, including low-quality references, insufficient information provided in the teaching materials and the teaching, and less exposure and effort on readings. The results of identifying the problems and causes will be used as a reference for developing teaching materials for writing research proposals in the Research Methodology Course.   Abstrak Sebagian besar mahasiswa jenjang pendidikan Sarjana menganggap penulisan proposal cukup menantang karena membutuhkan keterampilan menulis akademis yang tinggi. Pengetahuan tentang menulis akademik memegang peranan penting untuk membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan dan meminimalisir kesulitan mereka dalam menulis proposal penelitian skripsi. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan melibatkan dua jenis metode pengumpulan data yaitu analisis dokumen (dokumen proposal penelitian) dan Focus Group Discussion (FGD). Penelitian studi kasus ini menyelidiki apa yang menjadi penyebab permasalahan dalam penulisan proposal penelitian yang dihadapi mahasiswa Program Studi Bahasa Jepang di salah satu perguruan tinggi negeri di Bandung. Dokumen dan data FGD dianalisis berdasarkan faktor umum dan faktor khusus, dan memiliki hasil sebagai berikut; permasalahan secara umum terletak pada kurangnya pengetahuan mahasiswa mengenai sistematika, komponen, dan unsur pendukung komponen proposal penelitian; sedangkan permasalahan khusus yang ditemukan adalah kesulitan mahasiswa dalam menentukan tema atau topik, mengorganisasikan ide dan teks, dan menggunakan fitur-fitur kebahasaan. Lebih jauh lagi, terdapat tiga faktor yang menjadi penyebab permasalahan-permasalahan tersebut, yaitu rendahnya kualitas referensi, kurangnya informasi yang diberikan dalam bahan ajar dan pengajaran, serta kurangnya upaya dalam membaca. Hasil identifikasi masalah dan penyebab yang didapat dari penelitian ini akan dijadikan acuan pengembangan bahan ajar penulisan proposal penelitian pada Mata Kuliah Metodologi Penelitian. Kata Kunci: Proposal penelitian; masalah; mata kuliah metodologi penelitian; menulis; skripsi